Besok, Pemerintah Tawarkan ORI 018 Dengan Kupon 5,7%
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Besok, Pemerintah Tawarkan ORI 018 Dengan Kupon 5,7%

Rabu, 30 September 2020 | 16:02 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI 018, pada Kamis (1/10/2020).

Surat utang pemerintah tersebut akan ditawarkan dengan kupon sebesar 5,7% setiap tahunnya. Namun, kupon tersebut turun dibandingkan 0RI 017 yang mencapai 6,4% pada pertengahan Juni kemarin.

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2020), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menjelaskan, ORI 018 ditawarkan secara daring (online) atau e-SBN. Masa penawaran ORI 018 dimulai pada 1 Oktober 2020 dan ditutup 21 Oktober 2020 dengan masa jatuh tempo pada 15 Oktober 2023.

Adapun, pemerintah harus menyediakan kupon atau rate yang menarik dalam penerbitan obligasi negara agar dapat mencapai target penggalangan dana di tengah penyebaran pandemi Covid-19.

ORI018 sendiri merupakan obligasi negara tanpa warkat sehingga dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Namun, hanya antar-investor domestik atau lokal yang mengacu pada digit ketiga kode Nomor Tunggal Identitas Pemodal (SID).

Instrumen investasi ini memiliki holding period selama satu periode pembayaran kupon. Sehingga, ORI 018 baru dapat dipindahbukukan pada 15 Desember 2020. Investor ritel dapat membeli ORI 018 dengan nilai minimum sebesar Rp 1 juta dan maksimum Rp 3 miliar.

Nantinya, investor mendapatkan dana pembayaran kupon dari pemerintah pada tanggal 15 setiap bulannya. Pembayaran kupon pertama dilakukan 15 Desember 2020. Penetapan hasil penjualan akan dilakukan pada 23 Oktober 2020 dan settlement akan dilakukan pada 27 Oktober 2020.

Cara pemesanan pembelian ORI 018 secara daring dilakukan melalui empat tahap, yaitu registrasi atau pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan setelmen atau konfirmasi. Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik mitra distribusi (midis) yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.

Adapun mitra distribusi ORI 018 terdiri dari 16 bank umum antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, BTN, Bank Maybank, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC, Bank DBS, Bank HSBC, Bank UOB, Bank Commonwealth, Bank Danamon, dan Bank Victoria.

Selain itu, ORI018 juga dapat dibeli di tujuh perusahaan efek dan efek khusus seperti Trimegah Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Bareksa, Tanam Duit, dan Invisee. ORI 018 pun juga terdapat di tiga perusahaan peer-to-peer lending yakni Investree, Koinworks, dan Modalku.

Sebelum menawarkan ORI 018, akhir Agustus kemarin pemerintah sukses menjual sukuk ritel seri SR 013 dengan kupon 6,05% dalam rangka mendanai defisit anggaran terhadap PDB. Penjualan SR 013 ini tembus Rp 25,57 triliun dan menjadi penjualan surat utang tertinggi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WIKA Bangun Venue Turnamen Pacific Games 2023 di Solomon

Kepercayaan ini sekaligus membuktikan bahwa WIKA tetap mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 September 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.840

Kurs rupiah berada di level Rp 14.840 per dolar AS atau terapresiasi tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.845.

EKONOMI | 30 September 2020

Debat Capres AS Mengecewakan, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 turun 0,51 persen, DAX Jerman turun 0,69 persen, FTSE Inggris turun 0,25 persen, CAC Prancis turun 0,66 persen.

EKONOMI | 30 September 2020

Kembali Terkoreksi, IHSG Ditutup di 4.870

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,19 persen ke kisaran 4.870 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2020).

EKONOMI | 30 September 2020

Mayoritas Bursa Asia Melemah, Indeks Manufaktur Tiongkok Naik

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 1,5 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,2 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,17 persen, ASX 200 Australia turun 2,29 persen.

EKONOMI | 30 September 2020

Bank DKI Raih Penghargaan

Pencapaian Bank DKI tersebut didasarkan pada pencapaian sejumlah indikator kinerja keuangan pada 2019.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

BI: Jumlah Uang Beredar Meningkat 13%

Posisi uang beredar (M2) pada Agustus 2020 tercatat Rp 6.726,1 triliun atau meningkat 13,3% (yoy).

EKONOMI | 30 September 2020

Bank DKI Pacu Inovasi Layanan Perbankan di Masa Pandemi

Inovasi layanan perbankan yang dilakukan Bank DKI membuahkan hasil dengan meraih penghargaan Infobank Awards 2020.

EKONOMI | 30 September 2020

Rupiah Tertekan Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.857-Rp 14.899 per dolar AS.

EKONOMI | 30 September 2020

Visa, Shopee, dan Blibli Dorong Bisnis Online UKM

Di situasi saat ini, kolaborasi menjadi kunci dalam menstabilkan perekonomian, khususnya memperkuat pilar UKM.

EKONOMI | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS