Bahaya Kekurangan Vitamin dan Mineral Selama Puasa

Bahaya Kekurangan Vitamin dan Mineral Selama Puasa
Vitamin dan mineral memainkan peranan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh selama bulan puasa. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Rabu, 8 Mei 2019 | 15:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tantangan terhadap daya tahan tubuh bisa dialami saat menjalani puasa Ramadan karena terbatasnya asupan nutrisi, sementara menjalani aktivitas berintensitas sama dengan hari-hari biasa. Tanpa diimbangi asupan bergizi yang mengandung mikronutrien mencukupi seperti vitamin dan mineral, daya tahan tubuh dapat menurun dan risiko sakit pun meningkat. Karenanya, konsumsi gizi berimbang dan suplemen saat sahur menjadi kunci untuk menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Medical Advisor of PT Bayer Indonesia, Dr Suci Sutinah Diah Suksmasari, mengatakan Ramadan adalah bulan istimewa bagi Muslim di seluruh dunia. Namun, pada umumnya pola makan orang yang berpuasa di bulan Ramadan cenderung berubah dari pola makan sehari-hari.

"Ini bisa dilihat dari populernya jenis-jenis makanan tertentu seperti minuman atau makanan yang mengandung santan, gorengan, makanan dengan rasa atau bumbu yang kuat. Serta makanan dengan gula tinggi seperti kue-kue," ungkap dr Suci di Jakarta, Rabu (8/5).

Padahal, lanjut dia, Kekurangan vitamin dan mineral sangat berbahaya. Karena pada saat menjalankan puasa mempunyai efek langsung terhadap sistem kekebalan tubuh, terutama jika kekurangan Vitamin dan mineral seperti Vitamin C,Vitamin D dan Zinc. Vitamin dan mineral memainkan peranan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

"Selama bulan puasa, asupan vitamin dan mineral menurun jika dibandingkan dengan hari hari biasa. Vitamin C, D dan Zinc adalah vitamin dan mineral yang sering kurang asupannya di bulan puasa. Padahal Vit C Vit D dan zinc merupakan vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga kestabilan sistem kekebalan tubuh," ucap dr Suci.

Dr Suci mengatakan, guna mengantisipasi gangguan kecukupan asupan gizi selama berpuasa, selain protein, karbohidrat kompleks dan buah, tubuh juga membutuhkan tambahan asupan bernutrisi termasuk vitamin dan mineral. Untuk itu, pihaknyameluncurkan suplemen Redoxon Triple Action untuk mendukung ibadah puasa sehingga masyarakat Indonesia yang berpuasa dapat tetap sehat, aktif dan dapat menjalankan seluruh kegiatan Ramadhan.

"Varian baru itu mengandung tinggi vitamin C, vitamin D dan zinc untuk mendukung tiga lapis pertahanan daya tahan tubuh,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com