Mau Mudik Aman, Ini yang Perlu Diperhatikan

Mau Mudik Aman, Ini yang Perlu Diperhatikan
DIRJEN HUBLA: PEMUDIK DIIMBAU BELI TIKET KAPAL LEBIH AWAL
Dina Manafe / EAS Kamis, 23 Mei 2019 | 13:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mudik di saat Idulfitri sepertinya sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia. Namun, masih banyak orang yang tidak peduli pada kesehatan mereka kala euforia mudik, alhasil banyak orang yang tumbang di jalan kala mudik. 

Untuk itulah Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo, menganjurkan para pemudik memperhatikan beberapa tip untuk menjaga kesehatan selama arus mudik 2019.

Menurut Bambang, pertama yang perlu dilakukan sebelum mudik, sebaiknya memeriksakan kesehatan terlebih dahulu. Apalagi, jika selama ini ada yang punya keluhan terhadap penyakit tertentu.

"Jangan abaikan hal ini, meski Anda merasa sehat dan prima. Siapkan obat-obatan pribadi yang kira-kira Anda butuhkan selama perjalanan maupun di tempat tujuan," kata Bambang.

Kendaraan yang akan dipakai mudik juga harus diperiksa kondisinya agar layak dan tidak membahayakan penumpang dan mobil lainnya di jalur mudik.

Jaga makanan yang akan dimakan agar terhindar dari berbagai penyakit. Makanan pedas dan bersantan sebaiknya dihindari. Bagi pengemudi sebaiknya lebih memperbanyak makan buah-buahan, seperti jeruk, pisang, mangga, belimbing atau apel. Kurangi makanan tinggi kalori dan lemak agar stamina selama berkendara tetap terjaga. Istirahatlah yang cukup, karena kurang istirahat bisa memicu timbunya penyakit dan tidak fit.

Kedua, pada saat mudik, jalur mudik bisa dipadati puluhan ribu kendaraan. Semua bergegas untuk cepat sampai ke tujuan. Kondisi ini tentu tidak saja memicu kelelahan fisik tapi juga mental. Karenanya, jagalah emosi dan konsentrasi selama perjalanan agar dapat memperhatikan rambu-rambu lalu lintas selama berkendara.

"Pemudik khususnya pengemudi diimbau berisitirahat setelah mengemudi 4 jam perjalanan. Pasalnya, bila seseorang telah mengemudikan kendaraannya lebih dari 4 jam maka akan terjadi penurunan kesigapan tubuh maupun respons tubuh, sehingga rawan untuk terjadi kecelakaan," kata Bambang. 

Dianjurkan untuk mencari tempat istirahat atau rest area, dan usahakan mengambil beberapa waktu untuk istirahat/tidur minimal 15-30 menit. Bila diperjalanan sakit, segera mencari pos kesehatan yang terdekat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama pemerintah berpartisipasi dan mendukung kelancaran mudik pada tahun ini. Bersama-sama memperhatikan keselamatan masing-masing. Pesan saya, bagi para pemudik, pengemudi, dan masyarakat umum, agar dapat mudik sehat, aman dan selamat,” kata Bambang.

Berikut beberapa tip aman yang dianjurkan Bambang untuk pemudik:

1. Siapkan fisik yang sehat
2. Periksa kelayakan kendaraan
3. Tidak meminum obat obatan/ minuman yang menyebabkan kantuk
4. Beristirahat setelah mengemudi 4 jam, selama 15 menit, Demikian pula dengan pengemudi motor. Istirahat setiap 2 jam. Lakukan peregangan, agar kita kembali segar.
5. Jangan paksakan bila sudah mengantuk
6. Displin dan patuh rambu lalu lintas
7. Kendalikan kecepatan kendaraan pada kondisi jalanan rusak, bergelombang saat hujan dan cuaca buruk
8. Kendaraaan tidak melebihi muatan yang layak
9. Gunakan masker dan lindungi diri dari polusi udara
10. Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal
11. Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum makan
12. Konsumsi makanan dan minuman yang sehat
13. Buanglah sampah pada tempatnya
14. Tidak buang air kecil/besar sembarangan , gunakan toilet yang tersedia
15. Bila sakit manfaatkan pos kesehatan terdekat



Sumber: BeritaSatu.com