Polda Jatim Bongkar Praktik Aborsi Ilegal Bertarif Tarif Rp 1 Juta
INDEX

BISNIS-27 448.452 (3.2)   |   COMPOSITE 5112.19 (37.88)   |   DBX 973.986 (6.52)   |   I-GRADE 139.714 (1.75)   |   IDX30 428.304 (3.04)   |   IDX80 113.764 (0.79)   |   IDXBUMN20 291.927 (4.03)   |   IDXG30 119.182 (0.33)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.94)   |   IDXQ30 124.656 (1.32)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.88)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.56)   |   IDXV30 107.478 (0.59)   |   INFOBANK15 831.648 (12.44)   |   Investor33 374.125 (3.04)   |   ISSI 151.171 (0.22)   |   JII 550.867 (-0.03)   |   JII70 188.056 (0.12)   |   KOMPAS100 1022.34 (5.53)   |   LQ45 789.815 (5.28)   |   MBX 1412.7 (10.01)   |   MNC36 280.331 (1.92)   |   PEFINDO25 282.464 (3.74)   |   SMInfra18 241.575 (0.89)   |   SRI-KEHATI 316.512 (3.1)   |  

Polda Jatim Bongkar Praktik Aborsi Ilegal Bertarif Tarif Rp 1 Juta

Rabu, 26 Juni 2019 | 12:58 WIB
Oleh : Aries Sudiono / JEM

Surabaya, Beritasatu.com - Tim Unit III Subdit V Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar kasus jasa layanan aborsi ilegal dan menangkap tujuh tersangka. Para tersangka terdiri dari seorang perempuan tenaga medis berinisial LP (28) warga Maspati Surabaya, RM (26) perempuan pembantu LP asal Tawangsari Sidoarjo, laki-laki MS (32) penyandang dana, juga MB (34) laki-laki beserta dua orang perempuan VN (26) dan apoteker FT (32) selaku pemasok obat dan alat kesehatan, serta seorang pasien perempuan berinisial TS (32) yang sengaja menggugurkan kandungannya.

“Mereka itu lima orang warga Surabaya, satu warga Sidoarjo dan satu orang lagi warga Sukoharjo, Jawa Tengah,” ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep, didampingi Kasubdit III Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Amran Asmara, Selasa (25/6/2019) sore.

Menurut hasil pemeriksaan, pelaku utama kasus aborsi adalah LP yang ditetapkan sebagai tersangka yang membuka praktik aborsi, baik di rumah maupun kamar hotel di Surabaya dengan menggunakan obat-obatan.

Informasi pertama masuk ke Tipidter Ditreskrimsus pada Maret 2019 yang lalu tentang praktik aborsi ilegal, karena pelakunya bukan tenaga ahli dokter kandungan atau dokter bedah. Lebih dari itu aborsi yang dilakukan di rumah dan atau kamar hotel itu tanpa memiliki izin dari instansi berwenang. Sesudah melakukan pengintaian dan penyelidikan, baru April, petugas melakukan penggeledahan di kamar 1.120 Hotel Great Diponegoro di Jalan Raya Diponegoro 215 Surabaya.

Dalam praktiknya, tersangka LP warga Maspati Surabaya itu menggunakan obat Chromalux Musoprostol tablet 200 Mcg, Cytotec Misoprostol tablet 200 ug, dan lnvitec Misoprostol tablet 200 Mcg. Ramuan obat-obat ini yang menyebabkan janin dalam kandungan gugur. Tidak pernah ada korban ibu pemilik janin yang mengalami gangguan kesehatan pascaaborsi.

Amran menyatakan masih terus mengembangkan penyelidikan atas kasus tersebut karena adanya dugaan kemungkinan pelaku lain. Dalam pengungkapan kasusnya, selain menangkap tujuh tersangka, penyidik juga telah memeriksa 11 orang saksi yang menggunakan jasa layanan aborsi tersebut. Sekarang ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif.

Sementara itu TS mengaku terpaksa menggugurkan kandungannya akibat keterbatasan ekonomi. Perempuan berambut panjang ini juga mengungkapkan, jika janin yang dikandungnya bukan dari hasil hubungan gelap.

“Semata-mata karena tekanan ekonomi keluarga yang tidak mencukupi jika saya punya anak. Makanya ketika baru usia satu bulan, saya menggugurkannya,” ujar TS asal Sukoharjo, Jateng.

Tersangka LP mengaku melayani praktik layanan aborsi selama dua tahun terakhir tanpa operasi. Usia bayi dalam kandungan yang diaborsi maksimal berumur tiga bulan. Dalam sekali layanan, dia mematok tarif Rp 1 juta. Kepada polisi, LP mengaku sudah menggugurkan sebanyak 20-an bayi dalam kandungan yang tidak dikehendaki pasangan.

Menurut AKBP Amran Asnara, pasa tersangka dijerat pelanggaran Pasal 83, Pasal 194 UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, serta Pasal 56 KUHP, Pasal 346 KUHP, dan Pasal 346 KUHP.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyebab Harga Ayam Merosot, Jateng Tertibkan Peternak Ilegal

Terjadinya oversupply tersebut, tidak terlepas dari munculnya sejumlah peternak ilegal dan tidak terdeteksi.

NASIONAL | 26 Juni 2019

2019, Polri Catat Kasus Hoax Meningkat Tajam

Kalau tahun lalu itu satu tahun ada 52 kasus. Tahun ini dari Januari sampai Juni sudah ada 51 kasus hoax.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Khofifah Kembali Tak Hadir untuk Bersaksi di Sidang Jual-Beli Jabatan

Dari sembilan saksi, hanya tujuh orang yang hadir di persidangan.

NASIONAL | 26 Juni 2019

JK Ajak Masyarakat Sama-sama Lawan Narkoba

Wapres JK mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi Narkoba. Sebab, BNN tidak bisa kerja sendiri dan butuh bantuan seluruh masyarakat.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Peredaran Narkotika Sasar Generasi Millenial

Peredaran Narkotika Sasar Generasi Millenial

NASIONAL | 26 Juni 2019

Sekolah Negeri Wajibkan Seragam Muslim, Ombudsman DIY Minta Surat Edaran Direvisi

Penggunaan kata mewajibkan diganti dianjurkan,belum cukup. Karena secara terminologi, kata dianjurkan masih sama artinya dengan diwajibkan.

NASIONAL | 26 Juni 2019

BNN Minta Kejaksaan Segera Eksekusi Mati Bandar Narkoba

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengaku sudah meminta Kejaksaan Agung segera mengeksekusi para bandar narkoba yang putusan hukumnya berkekuatan hukum tetap.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Hadir di Pengadilan Tipikor, Menag Bakal Bersaksi di Sidang Jual Beli Jabatan

Lukman bakal bersaksi untuk terdakwa Kakanwil Kemag Jatim Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kemag Gresik Muafaq Wirahadi.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Kasus Gratifikasi Bowo Sidik, KPK Periksa Bupati Minahasa Selatan

Tim penyidik bakal menggali keterangan Christiany mengenai asal-usul gratifikasi.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Curah Hujan di Sulteng Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada Bencana

“Yang tinggal di bantaran sungai jangan lengah karena sewaktu-waktu banjir bisa mengancam keselamatan jiwa,” ujar Bartholomeus Tandigala.

NASIONAL | 26 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS