Datangi Warga, Ganjar Pastikan Gunung Merapi Aman Hingga Radius 3 Km
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Datangi Warga, Ganjar Pastikan Gunung Merapi Aman Hingga Radius 3 Km

Kamis, 21 November 2019 | 15:21 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Magelang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memastikan kondisi masyarakat Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, aman paskadilanda hujan abu Gunung Merapi, Minggu (17/11/2019). Namun Ganjar mewanti-wanti agar masyarakat tidak mendekat hingga radius 3 km dari puncak.

"Sekarang kondisi sudah relatif aman. Masyarakat diimbau agar tidak masuk dalam radius tiga kilometer," kata Ganjar, saat mengunjungi warga, Rabu (20/11/2019).

Menurut Ganjar, selain sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu, masyarakat Desa Sumber juga sudah memahami apa yang mesti dilakukan saat saat Merapi meletus. Selain itu perangkat desanya juga selalu siap siaga mengondisikan warga maupun melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

Warga juga telah beberapa kali melakukan pelatihan kebencanaan karena desa yang terletak 11 km dari puncak Merapi itu memiliki dua sister village, yaitu Desa Pucungsari, Kecamatan Grabag dan Desa Paten, Kecamatan Dukun.

"Ini cara yang efektif untuk membuat desa tangguh bencana. Tadi warga kita tanya, tidak apa-apa pak cuma kecil kok. Itu kondisi sosiologis yang membuat kita tenang, karena mereka tahu kemana mereka mesti menyelamatkan diri jika seandainya terjadi yang besar," katanya.

Selain masyarakat sudah memahami, kesiapsiagaan bencana juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Saat ini di sekitar Gunung Merapi telah terpasang setidaknya belasan CCTV dan 24 seismik.

Nanik Humaida, dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTK) mengatakan letusan Gunung Merapi yang akhir-akhir ini memang kecil.

"Jadi baiknya kita menanggapi secara proporsional saja. Letusan kemarin abunya sangat tipis. Tidak membahayakan penduduk sekitar maupun penerbangan. Juga berlangsungnya sebentar," katanya.

Secara teoritis, Gunung Merapi mengalami letusan besar dengan kurun waktu 50 sampai 100 tahun sekali. Nanik mengatakan terakhir kali Merapi mengalami letusan besar pada tahun 2010. Setidaknya sampai tahun 2060 baru akan terjadi lagi letusan yang besar.

"Sekarang kubah kawahnya hanya berkapasitas 400 ribu kubik. Itu sangat kecil dibanding dengan kapasitas kawah yang mencapai 10 juta. Sedangkan jika meletus, Merapi hanya mampu melontarkan material 50 persen dari kubah kawah. Jadi kalau sekarang meletus radiusnya tidak mencapai 3 km," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi Akan Berbasis Manajemen Talenta

Saat ini perlu dilakukan mutasi JPT nasional karena adanya masalah kesenjangan pembangunan serta disparitas kinerja organisasi.

NASIONAL | 21 November 2019

Semua Kebudayaan Menjadi Tuan Rumah di Semarang

Di banyak pertemuan, menurut Tubagus, para pegiat seni dan kebudayaan seringkali menyebut bahwa Semarang itu kota tanpa identitas.

NASIONAL | 21 November 2019

Kursus Pranikah Diusulkan Dibarengi Tes Kesehatan Calon Pengantin

Kursus pranikah ini sangat penting guna meletakkan dasar-dasar membina rumah tangga sesuai agama masing-masing.

NASIONAL | 21 November 2019

Rp 12 Triliun Dana Transfer untuk Jateng Masih Prioritaskan Pendidika dan Infrastruktur

Dana transfer dialokasikan sebagian besar untuk pendidikan, infrastruktur, kesehatan serta gaji pegawai.

NASIONAL | 21 November 2019

Pemerintah Indonesia dan Malaysia Teken MoU Demarkasi dan Survei Batas Internasional

MoU Demarkasi dan Survei Batas Internasional antara Malaysia (Sabah dan Serawak) dan Indonesia (Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat).

NASIONAL | 21 November 2019

Natal dan Tahun Baru, Volume Penumpang Kapal Diperkirakan 1,19 Juta Orang

Untuk Nataru 2020 prediksi jumlah penumpang naik 1,84 persen menjadi 1,19 juta penumpang.

NASIONAL | 21 November 2019

Saan Mustopa: Temuan KPPOD Jadi Momen Kemdagri Sisir Perda Penghambat Investasi

Menurut Saan momentumnya sangat tepat. Sebab Presiden Jokowi sendiri sudah maju dengan gagasan "omnibus law".

NASIONAL | 21 November 2019

Limbah Alkohol, Batik dan Peternakan Babi Cemari Bengawan Solo

Setidaknya, terdapat 142 industri kecil alkohol, 37 industri tahu, puluhan industri batik serta industri peternakan.

NASIONAL | 21 November 2019

Kasus Suap Distribusi Pupuk, KPK Kembali Periksa Dirut Petrokimia Gresik

Nama Rahmad Pribadi kerap muncul dalam persidangan perkara ini.

NASIONAL | 21 November 2019

Danseskoal Terbitkan Buku “Indonesia Navy, Global Maritim Fulcrum and ASEAN”

TNI AL dituntut untuk berbenah diri mengantisipasi dinamika lingkungan strategis dan perkembangan teknologi yang memengaruhi pola dan macam operasi militer.

NASIONAL | 21 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS