Sri Sultan: Rest Area Tol Solo-Yogya-Bawen Harus Dikelola Pemda
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Sri Sultan: Rest Area Tol Solo-Yogya-Bawen Harus Dikelola Pemda

Kamis, 21 November 2019 | 15:46 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamangku Buwono (HB) X menegaskan bahwa pembangunan jalan tol yang melintasi Yogyakarta harus memenuhi berbagai syarat, salah satunya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami enggak mau tol justru membunuh pertumbuhan ekonomi, tetapi harus bisa mendorong pertumbuhan,” kata Sultan Rabu (20/11/2019).

Dengan demikian, menempatkan rest area menjadi faktor penting pembangunan tol Solo-Yogya -Kulonprogo-Bawen agar bisa melindungi pelaku ekonomi kecil, karena menurut Sultan, sangat tidak mungkin, UMKM akan mendapat akses di rest area, jika tidak menjadi wewenang Pemda.

“Enggak mungkin UMKM bisa jualan di rest area selama rest area itu menjadi bagian dari jalan tol. Yang bisa sewa, pasti perusahaan besar. Kami tidak setuju kalau seperti itu,” ucap Sultan.

Pemda DIY akan berinvestasi membangun rest area di sekitar pintu masuk dan keluar tol Solo-Yogya-Kulonprogo-Bawen di wilayah DIY dan akan menampung produk UMKM.

“Kalau enggak mau dikelola Pemda, enggak usah bangun tol di Yogya. Itu harus dilakukan. Kami enggak mau jadi kaya tempat lain. Begitu ada tol, perekonomian rakyat kecil mati,” kata Sultan.

Sementara itu, terpisah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Yogya-Bawen dan Yogya-Solo, Totok Wijayanto mengatakan pembangunan rest area di jalur tol Yogya-Solo masih belum dipastikan. Rest area nantinya tidak dalam tol kecuali jalur yang melintasi Klaten.

"Namun, dimana pastinya rest area untuk wilayah Yogyakarta, kami juga belum tahu karena pembangunan rest area sendiri dari Pemda DIY," ungkap Totok.

Totok juga menegaskan, bahwa tidak benar jika di dalam rest area akan didirikan hotel, supermarket, dan berbagai macam fasilitas lainnya.

“Konsep rest area untuk Yogya sudah bagus. Didesain agar masyarakat pengguna jasa tol bisa singgah di perkotaan untuk belanja, wisata, atau istirahat," ujarnya.

Sementara itu terkait bidang tanah warga yang akan terdampak pembangunan jalan tol, Totok menyatakan jika tidak ada keberatan dari warga, ganti rugi pembebasan lahan diberikan dalam waktu 14 hari setelah ada kesepakatan harga.

Harga tanah akan ditentukan oleh tim penilai berdasarkan kelengkapan dokumen lahan.

Tim dari Badan Pertanahan Negara (BPN) akan mengukur luas bidang lahan terdampak. Tim appraisal juga akan menginventarisasi luas, bentuk dan bahan bangunan, hingga jenis dan jumlah tanaman yang terdampak.

Tahap sosialisasi pembangunan jalan tol kepada masyarakat dijadwalkan berlangsung mulai Desember 2019 hingga Februari 2020. Sosialisasi diawali dari Desa Bokoharjo (Prambanan), Desa Tamanmartani, Selomartani, Tirtomartani, Purwomartani (Kalasan), dan Desa Condongcatur, Caturtunggal, Maguwoharjo (Depok) selama periode Desember-Januari.

Kemudian pada Januari 2020, sosialisasi akan menyasar Desa Sariharjo (Ngaglik), Desa Tlogoadi, Tirtoadi, Sinduadi, Sendangadi (Mlati), dan Trihanggo (Gamping). Sementara, wilayah yang akan dilintasi tol Jogja-Bawen menerima sosialisasi selama Januari sampai dengan Februari 2020. Wilayah itu meliputi Desa Banyurejo, Tambakrejo, Sumberejo (Tempel), Desa Margokaton, Margodadi, Margomulyo (Seyegan), dan Desa Tirtoadi (Mlati).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Prayitno mengatakan tim persiapan pembangunan jalan tol juga bertugas mengantisipasi spekulan tanah.

Seluruh perangkat desa tidak mengumbar data atau menduplikasi data. “Saya yakin data tersebut tidak akan diduplikasi. Para kepala desa juga sudah menandatangani perjanjian untuk tidak menduplikasi data,” kata dia.

Setelah memberikan sosialisasi kepada perangkat desa, Pemda DIY juga akan mengganti status tanah dari Letter C menjadi sertifikat atau mengganti sertifikat.

“Tim sudah memiliki tabel dan seluruh data status serta kepemilikan tanah yang masuk dalam proyek tersebut, termasuk data-data izin mendirikan bangunan (IMB) untuk menentukan nilai ganti untungnya. Kalau IMB baru diurus, tentu kami juga punya data tanggal pembuatannya,” kata Krido.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

TBBM Rewulu dan Boyolali Uji Coba Penggunaan B30 pada Produk Gasoil

Produk B0 atau produk dengan komposisi solar murni nantinya akan digunakan hanya pada produk Pertamina Dex.

NASIONAL | 21 November 2019

Datangi Warga, Ganjar Pastikan Gunung Merapi Aman Hingga Radius 3 Km

Namun Ganjar mewanti-wanti agar masyarakat tidak mendekat hingga radius 3 km dari puncak.

NASIONAL | 21 November 2019

Mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi Akan Berbasis Manajemen Talenta

Saat ini perlu dilakukan mutasi JPT nasional karena adanya masalah kesenjangan pembangunan serta disparitas kinerja organisasi.

NASIONAL | 21 November 2019

Semua Kebudayaan Menjadi Tuan Rumah di Semarang

Di banyak pertemuan, menurut Tubagus, para pegiat seni dan kebudayaan seringkali menyebut bahwa Semarang itu kota tanpa identitas.

NASIONAL | 21 November 2019

Kursus Pranikah Diusulkan Dibarengi Tes Kesehatan Calon Pengantin

Kursus pranikah ini sangat penting guna meletakkan dasar-dasar membina rumah tangga sesuai agama masing-masing.

NASIONAL | 21 November 2019

Rp 12 Triliun Dana Transfer untuk Jateng Masih Prioritaskan Pendidika dan Infrastruktur

Dana transfer dialokasikan sebagian besar untuk pendidikan, infrastruktur, kesehatan serta gaji pegawai.

NASIONAL | 21 November 2019

Pemerintah Indonesia dan Malaysia Teken MoU Demarkasi dan Survei Batas Internasional

MoU Demarkasi dan Survei Batas Internasional antara Malaysia (Sabah dan Serawak) dan Indonesia (Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat).

NASIONAL | 21 November 2019

Natal dan Tahun Baru, Volume Penumpang Kapal Diperkirakan 1,19 Juta Orang

Untuk Nataru 2020 prediksi jumlah penumpang naik 1,84 persen menjadi 1,19 juta penumpang.

NASIONAL | 21 November 2019

Saan Mustopa: Temuan KPPOD Jadi Momen Kemdagri Sisir Perda Penghambat Investasi

Menurut Saan momentumnya sangat tepat. Sebab Presiden Jokowi sendiri sudah maju dengan gagasan "omnibus law".

NASIONAL | 21 November 2019

Limbah Alkohol, Batik dan Peternakan Babi Cemari Bengawan Solo

Setidaknya, terdapat 142 industri kecil alkohol, 37 industri tahu, puluhan industri batik serta industri peternakan.

NASIONAL | 21 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS