Mahasiswa Sulteng Tolak Pengerukan Danau Poso
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Mahasiswa Sulteng Tolak Pengerukan Danau Poso

Senin, 23 Desember 2019 | 17:49 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tengah di Yogyakarta menolak proyek pengerukan Danau Poso. Sikap mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta itu disampaikan melalui unjuk rasa yang dilakukan di titik 0 Kilometer, Kota Yogyakarta, Minggu (22/12/2019).

Sikap tersebut disampaikan menyusul program penataan Sungsi Danau Poso sepanjang 12,8 kilometer yang dilakukan PT Poso Energy, perusahaan milik keluarga Jusuf Kalla.

Diketahui, Poso Energy merupakan pemilik pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Poso I & Poso II bersumber dari air Danau Poso. PT Poso Energy memasok listrik ke jaringan distribusi PLN wilayah Suluteng & PLN Wilayah Sulselra.

Salah satu kegiatan dari program penataan danau yang ditentang para mahasiswa adalah pengerukan Sungai Danau Poso.

Dalam aksi protes yang diikuti puluhan mahasiswa tersebut, mereka mengajukan beberapa tuntutan. Di antaranya, pemerintah harus mengkaji ulang pengerukan Danau Poso.

"Kami meminta lembaga-lembaga ilmiah seperti LIPI harus melakukan kajian terhadap dampak ekologis pengerukan Danau", tutur Andi Azis kordinator aksi.

Azis menganggap pengerukan Danau Poso akan mengancam keanekaragaman hayati salah satu danau terbesar di Sulawesi tersebut.

Para demonstran mendesak pemerintah segera menghentikan pengerukan dan reklamasi di sungai Danau Poso. Karena kegiatan-kegiatan tersebut merugikan warga di sekitar danau.

"Saya menolak Danau Poso yang menjadi sumber kehidupan masyarakat banyak, tetapi dimanfaatkan demi kepentingan Poso Energy", tegas Else, seorang peserta aksi, yang dihubungi dari Jakarta.

Mahasiswi UKDW Yogyakarta ini menganggap pengerukan sebagai bagian dari privatisasi Danau Poso.

"Praktik ini hanya menguntungkan kaum kapitalis dan merugikan petani dan nelayan kecil di danau tersebut", urai Else.

Dalam siaran persnya, Aliansi Mahasiswa Sulteng menyebut bahwa salah satu kerugian yang dialami warga adalah ancaman terhadap tradisi Wayamasapi.

Catatan Suara Pembaruan, bahwa tradisi ini merupakan teknik penangkapan ikan di Danau Poso yang menggunakan bambu. Tradisi ini menjadi sumber utama matapencaharian warga di sana.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Konsep Nagara Rimba Nusa Jadi Pemenang Desain Ibu Kota Baru

Sibarani bersama timnya melakukan kajian komparasi dari beberapa desain ibu kota di beberapa negara.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Danone Indonesia Dukung Pemberdayaan Perempuan

Danone di Indonesia adalah perusahaan yang memberikan perhatian khusus terhadap pemberdayaan perempuan.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Kapolda Sebut Kasus Pembunuhan Hakim Akan Segera Terungkap

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin menyatakan dalam waktu dekat akan mengungkap kasus kematian Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Perjalanan Kereta Bogor-Sukabumi Terhenti Akibat Longsor

Longsor menimpa jalur rel Bogor-Sukabumi di kilometer 17.300 antara Stasiun Maseng menuju Stasiun Cigombong, Bogor.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Syamsuddin Haris Sebut Dewas KPK Efektif Awal 2020

Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris menyatakan bahwa Dewas KPK akan mulai efektif bekerja pada awal tahun 2020 mendatang.

NASIONAL | 23 Desember 2019

BNPB: Sepanjang 2019 Terjadi 3.721 Bencana

Hingga Senin (23/12/2019) pukul 10.00 WIB terjadi 3.721 bencana sepanjang 2019.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Antisipasi Ulah Spekulan, Polda Sumut Bentuk Satgas Pangan

Antisipasi Harga Kebutuhan Pokok, Polda Sumut Bentuk Satgas Pangan

NASIONAL | 23 Desember 2019

Gus Dur Baru Diharapkan Muncul lewat Lomba dan Pameran Foto

Lomba dan pameran tersebut sengaja digelar bukan sekadar untuk mengenang Gus Dur, tetapi untuk melestarikan warisan keilmuan dan keteladanan Gus Dur.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Hasto: Potensi Industri Rempah Besar

Keputusan Presiden Jokowi membentuk badan riset jadi momentum positif untuk mengangkat industri rempah nasional.

NASIONAL | 23 Desember 2019

Mendikbud: Guru, Faktor Utama PAUD Ideal

Walaupun kondisi itu penting (sarana dan prasarana), tapi kebatinan antara guru dan kualitas guru tersebut masih yang paling penting.

NASIONAL | 23 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS