Ganjar Biayai Pendidikan Siswi Korban Bullying Purworejo
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Ganjar Biayai Pendidikan Siswi Korban Bullying Purworejo

Jumat, 14 Februari 2020 | 15:01 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus berupaya membujuk siswi korban bullying di salah satu sekolah di Purworejo untuk kembali ke sekolah. Siswi tersebut diusulkan pindah ke Sekolah Luar Biasa dengan semua biaya akan ditanggung pemerintah.

Ditemui usai rapat dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani di ruang dinas Gubernur, Jumat (14/2/2020), Ganjar menerangkan bahwa sampai saat ini pihaknya terus merayu agar si anak mau pindah sekolah.

"Rayuan kita kepada si anak ini, sampai tadi malam Insyaalah berhasil. Saya ingin, karena dia berkebutuhan khusus maka sekolahnya di tempat yang bisa memfasilitasi itu," ujarnya.

Menurutnya, ada satu sekolah luar biasa di Purworejo yang dapat menampung siswi korban bullying itu. Meskipun dia berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), karena luar biasa maka itu menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi.

"Sudah saya carikan tempat kos, sudah dicarikan sekolahnya di sekolah kita yang ada di sana. Sekarang saya sedang merayu orang tuanya untuk menyetujui. Sampai tadi malam, orang tuanya 80 persen sudah mau," tegasnya.

Untuk biaya, Ganjar menegaskan akan menanggung seluruh biayanya. Mengingat, orang tua siswi tersebut hanya bekerja sebagai buruh.

"Karena ini bapaknya buruh, kami menjamin agar pendidikannya bisa berjalan dan masa depannya bisa baik. Biaya dari kami semuanya, kami yang menjamin," tambahnya.

Sementara itu, CA, korban bullying ternyata sudah sejak lama mengeluh tidak mau sekolah.

Ibu korban menuturkan, sebelum kejafian itu viral, setiap hari anaknya itu tidak mau sekolah karena sering dibully oleh teman-temannya.

"Saya menyesal sekali karena tidak tahu apa yang terjadi pada anak saya. Sebelumnya tiap pulang sekolah selama berbulan-bulan, buku dan pensilnya selalu hilang. Malah saya marahi, kok tiap hari harus beli buku dan pensil. Bahkan kantong roknya sering robek karena temannya sering memaksa mengambil uang langsung dari saku roknya," cerita wanita yang sehari-hari bekerja di pabrik.

Kejadian itu sudah pernah dilaporkannya ke sekolah, namun belum ada tindakan.

"Mulai Senin besok, saya akan tunggui anak saya di sekolah. Saya rela berhenti bekerja demi anak saya menyelesaikan sekolah," ungkapnya.

Dikatakan, CA akan mulai masuk sekolah kembali Senin (17/2/2020). CA dan keluarganya memutuskan masih akan melanjutkan sekolah di SMP yang sama.

Keluarga berharap agar kejadian itu tidak terjadi lagi dan pihaknya menyerahkan pada proses hukum yang berlaku.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RUU Omnibus Law, Sekjen KLHK: Pemerintah Tetap Tindak Tegas Perusak Lingkungan

Menggunakan B3 atau kegiatan yang berdampak besar dan beresiko tinggi, tetap diterapkan pertanggungjawaban mutlak.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Presiden PKS Apresiasi Sikap Pemerintah Tolak Pulangkan Eks WNI Anggota ISIS

PKS ingin pemerintah memberi kebijakan khusus untuk anak-anak eks WNI anggota ISIS.

NASIONAL | 13 Februari 2020

Pengendara Mobil Tewas Terpanggang di Medan

"Tepat di dekat Pajus mobil tersebut menabrak pohon," kata Reza.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Tb Hasanuddin Kritik Moeldoko Umumkan Terbuka Tim Monitor Eks WNI Anggota ISIS

Bila dilakukan secara terang-terangan, kombatan ISIS ini pastinya akan bersembunyi dan menghindar.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Puan Terima Gelar Doktor Honoris Causa, Tjahjo Ucapkan Selamat

"Tidak salah Undip memberikan penghargaan atas kinerja Ibu Puan dengan anugerah doktor honoris causa," kata Tjahjo Kumolo.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Menkes Pastikan Semua WNI dari Tiongkok di Natuna Negatif Covid-19

Setelah upacara pelepasan di Natuna, mereka akan dipulangkan lewat Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Bingung Isi Hari Valentine? Ini 4 Kegiatan yang Bisa Dilakukan

Setiap orang bebas memberi makna Hari Valentine sesuai kepentingan dan kebutuhannya.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Upaya Selamatkan Buaya Berkalung Ban Terhambat Kerumunan Warga

Luasnya badan sungai dan kerumunan masyarakat yang terlalu ramai menyaksikan upaya penangkapan menghambat proses penyelamatan.

NASIONAL | 14 Februari 2020

65 Warga Jatim yang Dikarantina Akan Dipulangkan

Mereka dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan dan diperbolehkan kembali ke daerah asalnya masing-masing.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Siswa Didenda Nonton Barongsay, Ini Respons Kemdikbud

Jika hanya menyaksikan Barongsai Cap Go Meh diperbolehkan. Akan tetapi, untuk terlibat dalam ritual perayaan memang tidak diperbolehkan sesuai ajaran Islam.

NASIONAL | 14 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS