Menteri LHK: Antisipasi Karhutla Tetap Prioritas di Tengah Pandemi Corona
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Menteri LHK: Antisipasi Karhutla Tetap Prioritas di Tengah Pandemi Corona

Sabtu, 25 April 2020 | 19:48 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menegaskan, tim satuan tugas (satgas) di lapangan tetap bekerja keras mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juni-Juli, terutama pada wilayah Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

''Karhutla tetap jadi prioritas kerja pemerintah. Sebagaimana arahan Bapak Presiden, meski kita menghadapi masa sulit karena penyebaran virus corona atau Covid-19, namun pelayanan prioritas tidak boleh terganggu. Kerja lapangan dan koordinasi tim supervisi tetap jalan mengantisipasi karhutla, terutama di wilayah rawan,'' kata Siti Nurbaya, Jumat (24/4/2020).

Siti Nurbaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada tim lapangan, terutama pada anggota Manggala Agni KLHK, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), BMKG, unsur pemda lainnya, swasta, Masyarakat Peduli Api (MPA), yang terus menerus masih tetap bekerja di tengah situasi pandemi.

Tim satgas lapangan ini tidak hanya bekerja di titik terdepan saat terjadi karhutla, namun juga rutin turun melakukan sosialisasi bahaya karhutla dan penyebaran Covid-19 secara door to door (ke rumah warga).

''Saya ucapkan terimakasih atas dedikasinya, tetap jaga kesehatan dan keselamatan tim. Saya terus mengikuti laporan dari lapangan ini setiap hari,'' kata Siti Nurbaya.

Sementara untuk mengantisipasi ancaman karhutla di musim kemarau serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi di tingkat satgas nasional, Menteri LHK juga langsung memimpin rapat antisipasi Karhutla 2020 secara virtual, sehari sebelumnya atau Kamis (23/4/2020).

Rapat dihadiri Wakil Menteri LHK, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan jajaran eselon I dan II lintas instansi terkait.

''Untuk karhutla, kita tidak bisa menunggu, harus dari sekarang upaya antisipasi seperti TMC (Tekhnologi Modifikasi Cuaca) dilakukan. Kita sudah menyurati para kepala daerah di awal Maret, dan meminta semua pihak termasuk swasta dan pemangku kawasan untuk waspada karhutla,'' tegas Siti Nurbaya.

El Nino Netral
Sementara pada kesempatan itu Kepala BMKG Dwi Korita mengungkapkan bahwa Indonesia pada tahun ini mengalami El Nino Netral dengan tingkat kekeringan pada musim kemarau lebih tinggi dibandingkan normalnya.

“Awan hujan masih tersedia sekitar bulan April-Mei, sehingga ini waktu yang paling tepat untuk menyelenggarakan TMC pada beberapa provinsi rawan karhutla untuk mengisi embung dan membasahi gambut,” jelas Korita.

Sedangkan Kepala BPPT Hammam Riza, mengungkapkan, pelaksanaan TMC akan lebih efisien apabila menggunakan pesawat berkapasitas besar milik TNI.

BPPT sudah melaksanakan TMC di Provinsi Riau dengan pelaksanaan sebanyak 27 sorti, menghasilkan hujan hampir setiap hari dengan volume 97,8 juta M3, sehingga titik panas di Riau pernah berkurang hingga nihil. Namun tantangan karhutla di provinsi ini dinilai masih sangat besar saat nanti datang musim kemarau. Untuk meningkatkan upaya pencegahan karhutla, beberapalangkah prioritas akan dilakukan KLHK. Di antaranya dengan berkoordinasi kepada gubernur di provinsi rawan karhutla sebagai kepala Satgas Dalkarhutla Provinsi, utamanya dalam hal antisipasi kekeringan pada lahan gambut.

Selain itu, mengupayakan TMC untuk pembasahan lahan gambut yang rencananya dilaksanakan mulai awal Mei di lokasi yang teridentifikasi berulangkali terjadi karhutla yaitu Riau (Bengkalis, Pelalawan), Sumatera Selatan (Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir), dan Jambi (Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur).

Selanjutnya berkoordinasi dengan para pihak untuk melaksanakan TMC, mengaktifkan sektor swasta, dan melakukam sosialisasi kepada masyarakat tani hutan untuk upaya pencegahan pembukaan lahan tanpa membakar. Hal terpenting lainnya, memberikan peringatan yang lebih tegas kepada pemegang izin yang lokasinya secara berulang terjadi karhutla.

Berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level =80%, hotspot per tanggal 1 Januari-23 April 2020 sebanyak 737 titik. Sedangkan pada periode yang sama tahun 2019 jumlah hotspot sebanyak 1.177 titik. Artinya terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 440 titik atau 37,38 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Larangan Mudik, Petugas Penyekatan Tol Awasi Pelat Nomor Hingga Kartu Karyawan

Petugas penyekatan kendaraan di sejumlah pintu tol menyeleksi pelintas perbatasan wilayah dengan mengecek plat nomor polisi hingga kartu identitas penumpang.

NASIONAL | 25 April 2020

Ramadan Tahun ini Lengang Tanpa Kehadiran Pasar Bedug di Jambi

Ramadan di Kota Jambi tahun ini tak semarak tahun-tahun sebelumnya dikarenakan tidak dibukanya pasar bedug yang biasanya menjual berbagai menu buka puasa.

NASIONAL | 25 April 2020

Mahasiswa Perantau di Bengkulu Dapat Bantuan Sembako

Hanya saja besar bantuan sembako bagi mahasiswa perantau tidak sama dengan warga yang sudah berkeluarga.

NASIONAL | 25 April 2020

Pasien Positif Covid-19 di Bali yang Berhasil Sembuh Bertambah 13 Orang

Tambahan sebanyak 13 orang pasien positif virus corona (Covid-19) berhasil sembuh di Bali, Sabtu (25/4/2020).

NASIONAL | 25 April 2020

Surabaya Akan Berlakukan Jam Malam Mulai Selasa Depan

Jam malam di Surabaya akan diberlakukan mulai Selasa (28/4/2020) pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB.

NASIONAL | 25 April 2020

Mahfud MD: Cegah Covid-19 Lebih Penting daripada Raih Pahala Sunah

Mencegah penularan penyakit Covid-19 lebih penting daripada berlomba meraih pahala sunah, misalnya menjalankan salat tarawih bersama di masjid.

NASIONAL | 25 April 2020

Menko Polhukam: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia

Mahfud MD mengatakan bahwa larangan mudik sebagai bentuk dari upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL | 25 April 2020

Kemparekraf Siapkan Dinamika Perubahan Global Sektor Pariwisata

Whisnutama mengakui sektor pariwisata saat ini menghadapi tantangan berat imbas dari Covid-19.

NASIONAL | 25 April 2020

Bersatu Melawan Covid-19, PYC Bagikan APD dan Sembako

Di Jakarta, PYC menyalurkan APD ke Rumah Sakit (RS) Tamansari, RS Pelni, RS Koja, dan Klinik Utama Rawat Inap Prima Medika Ciledug.

NASIONAL | 25 April 2020

Tak Bisa Mudik, 150 Mahasiswa Undip Bertahan Tanpa Uang Kiriman

Ke-150 mahasiswa Undip tersebut tinggal di rumah susun mahasiswa.

NASIONAL | 25 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS