Banjir Terjang Desa Buntu Pane di Asahan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Banjir Terjang Desa Buntu Pane di Asahan

Rabu, 29 April 2020 | 14:46 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Asahan, Beritasatu.com - Bencana alam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter melanda Dusun XI Aek Pola, Desa Buntu Pane, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (29/4/2020).

Banjir karena meluapnya Sungai Silau akibat curah hujan yang tinggi, mengakibatkan puluhan rumah warga terendam. Ratusan hektare lahan pertanian milik masyarakat juga dilaporkan mengalami kerusakan.

"Banjir terjadi karena curah hujan sangat tinggi di daerah kami ini. Hujan turun berjam-jam. Kondisi ini membuat air sungai meluap ke pemukiman penduduk," ujar Kepala Desa Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon.

Simbolon mengatakan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI dan Polri, sudah turun ke lokasi banjir tersebut. Petugas turun untuk membantu masyarakat.

"Kita masih melakukan pendataan atas jumlah rumah warga yang terendam, termasuk lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir tersebut. Masyarakat korban banjir sudah dievakuasi," katanya.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang pemukiman penduduk di Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aek Nafas, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut).

Tidak ada laporan korban jiwa akibat musibah bencana alam tersebut. Namun, banjir yang terjadi itu membuat jalan lintas sumatera (Jalinsum) di daerah itu tidak bisa dilalui. Ketinggian air lebih dari satu meter.

"Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi di daerah tersebut. Kondisi ini membuat air di Sungai Aek Natas meluap," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labura, Jesman Sijabat.

Sijabat mengatakan, petugas BPBD bersama TNI/Polri sudah turun ke lokasi banjir tersebut. Pihaknya juga membawa dua unit perahi karet untuk menyusuri kawasan pemukiman penduduk yang terendam air.

"Rendaman air sudah mulai surut, dan kendaraan maupun angkutan bisa melalui jalinsum. Jalan ini sebelumnya tidak bisa dilalui, sehingga kendaraan terpaksa terhenti sepanjang tiga kilometer," katanya.

Sijabat mengimbau, masyarakat supaya tetap mengantisipasi potensi banjir susulan. Soalnya, curah hujan masih tinggi di daerah tersebut. Masyarakat diminta mengungsi jika hujan lebat kembali turun.

"Kami juga menyiapkan petugas BPBD dengan berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri untuk memantau setiap perkembangan di lapangan. Kita sudah menyiapkan skema evakuasi termasuk mendirikan posko dan dapur umum," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Upaya PT KAI Bertahan di Tengah Penurunan Pendapatan Akibat Pandemi Covid-19

PT KAI berusaha bertahan di tengah hantaman minimnya pemasukan akibat kebijakan PSBB dan larangan mudik demi mencegah penyebaran virus "corona" atau Covid-19.

NASIONAL | 29 April 2020

Jaringan Teroris Jatim-Banten Gunakan Strategi JI

Kelompok JI diyakini tidak pernah mati dan selalu beradaptasi dengan zaman dengan tujuan akhir membangun khilafah.

NASIONAL | 29 April 2020

Dirlantas: Kalau Sayang Keluarga Jangan Mudik

Polisi telah berupaya menyekat baik jalur tol, arteri hingga jalan alternatif atau jalur tikus yang ada. Namun, tidak mungkin 100 persen semua jalur tersekat.

NASIONAL | 29 April 2020

Pemerintah Siapkan 5 Skema Program Pemulihan Ekonomi untuk UMKM

Bantuan modal kerja darurat ini harus betul-betul dirancang agar UMKM merasakan dan mendapatkan skema bantuan modal darurat ini.

NASIONAL | 29 April 2020

Jokowi Bagikan Sembako Langsung ke Rumah Warga, Ini Penjelasan Istana

Menurut pihak Istana, Jokowi membagikan sembako kepada masyarakat dengan mematuhi aturan PSBB yakni menjaga jarak dan memakai masker.

NASIONAL | 29 April 2020

Tak Patuh Anjuran Pemerintah, Medan Jadi Episentrum Penyebaran Covid-19

Masalah ini terjadi karena masyarakat kita masih mengabaikan anjuran pemerintah.

NASIONAL | 29 April 2020

Picu Penyebaran Covid-19, Seluruh Jemaah Asal Jambi yang Pulang dari Gowa Harus Diperiksa

Kapolda Jambi meminta Gugus Tugas Covid-19 memeriksa seluruh warga Jambi yang pernah mengikuti kegiatan keagamaan tablig akbar di Kabupaten Gowa, Sulsel.

NASIONAL | 29 April 2020

Direksi Pelni: Kerugian Akibat Pandemi Covid-19 Bisa Sampai Rp 862 Miliar

Dirut PT Pelni Purwarisya L Tobing memperkirakan perusahaan itu akan merugi hingga Rp 862 miliar akibat penurunan pendapatan sebagai dampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 29 April 2020

Penularan Virus Corona di Jambi Sudah Transmisi Lokal

Terjadinya penyebaran virus corona melalui transmisi lokal tersebut membuat pandemi ini cepat meluas dan jumlah pasien positif corona meningkat drastis.

NASIONAL | 29 April 2020

Mendag: Stok Pangan Cukup, Tinggal Masalah Distribusi

Menurut Mendag Agus Suparmanto, harga berbagai bahan pokok dipastikan stoknya hingga minggu keempat April masih cukup dan harganya pun relatif stabil.

NASIONAL | 29 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS