Gubernur Jabar: 60 Persen Wilayah Bisa Memulai Kenormalan Baru
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Gubernur Jabar: 60 Persen Wilayah Bisa Memulai Kenormalan Baru

Jumat, 29 Mei 2020 | 11:30 WIB
Oleh : Adi Marsiela / JEM

Bandung, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan sekitar 60 persen kabupaten dan kota sudah bisa memulai kenormalan baru.

Dia merujuk pada grafik indeks reproduksi Covid-19 yang dibuat tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia yang selama dua hari memperlihatkan indeks 0,97.

“Sehingga dijadikan percontohan tahap awal untuk proses adaptasi kebiasaan baru,” kata Ridwan lewat akun instagram pribadinya, Kamis, 28 Mei 2020 malam.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ungkap Ridwan, menyatakan wilayah yang bisa mempertahankan indeks reproduksi Covid-19 selalu di angka 1 selama 14 hari, maka penyebaran virus corona bisa dikategorikan terkendali. “Dan new normal atau adaptasi kebiasaan baru bisa dilakukan dengan hati-hati,” tambah Ridwan.

Meski belum mengumumkan wilayah mana saja yang direkomendasikan lebih awal memulai kenormalan baru, Ridwan menyatakan, hal tersebut bakal dilakukan perlahan, bertahap, dan hati-hati. “Rumah ibadah dan industri dulu baru toko, resto retail, mal. Dan Jawa Barat terus dilakukan pelacakan atau pengetesan massif dengan mobile test lab setiap hari,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menyatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi diperpanjang seperti tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.287-Hukham/2020.

Keputusan tentang Perpanjangan PSBB Tingkat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Covid-19 itu ditandatangani Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Kamis, 28 Mei 2020. Perpanjangan ini merupakan kelanjutan dari pemberlakuan PSBB proporsional tingkat Provinsi Jawa Barat 19-29 Mei 2020.

“Kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dari 30 Mei-4 Juni 2020. Sementara di luar Bodebek, perpanjangan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 30 Mei sampai dengan 12 Juni 2020,” kata Setiawan seperti dikutip dalam pernyataan tertulisnya, Kamis, 28 Mei 2020 malam.

Setiawan menyatakan, keputusan perpanjangan PSBB berdasarkan hasil evaluasi dan dikonsultasikan dengan sejumlah ahli, baik epidemiolog dan ekonom.

“Perpanjangan PSBB Bodebek mengikuti kebijakan pemerintah DKI Jakarta. Hal itu karena Bodebek menjadi daerah penyangga Ibu Kota. Jadi, kebijakannya harus sejalan agar penanggulangan Covid-19 optimal,” terang Setiawan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membagi lima level kewaspadaan buat 27 kabupaten dan kota berdasarkan delapan parameter. Masing-masing, adalah, indeks laju orang dalam pemantauan (ODP), laju pasien dalam pengawasan (PDP), laju kesembuhan, laju kematian, laju reproduksi kasus, laju transmisi, laju pergerakan, dan risiko geografis.

“Besok (hari ini-red) provinsi akan mengeluarkan nilai tingkat kewaspadaan di kabupaten dan kota, yang mana status PSBB tersebut akan dilakukan oleh masing-masing daerah secara proposional sesuai dengan level kewaspadaan dalam skala mikro. Kondisi new normal tentu saja akan tergantung dari level kewaspadaan itu,” terangnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wisata Labuan Bajo Terapkan Sistem Registrasi Online

Sistem digital pariwisata terpadu yang terintegrasi dalam satu big data.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Proyek Strategis Nasional Bidang Ekonomi Jadi Prioritas

Agenda-agenda strategis yang berdampak besar bagi kehidupan rakyat juga tidak boleh dilupakan.

NASIONAL | 29 Mei 2020

BKD DKI Bantah Ada Dinas yang Tidak Dipangkas Tunjangannya

Pegawai yang memiliki keahlian dalam penanganan Covid-19 tetap mendapatkan THR.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kemko Maritim: 500 TKA Tiongkok Percepat Pembangunan Smelter

Mulai 2014, investasi di sektor hilirisasi nikel untuk stainless steel mulai mengalir.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kejagung Periksa 48 Pejabat dan Staf KONI Soal Korupsi Dana Hibah

Sebanyak 155 dari 715 saksi dan dua ahli telah diperiksa dalam penyidikan kasus ini.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Transaksi Online, KLHK Tahan Penjual Kantong Semar ke Taiwan

Kantong semar spesies Nepenthes clipeata sangat berisiko punah.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kantor Staf Presiden Salurkan Bantuan Robot untuk Melawan Covid-19

Robot itu memiliki kemampuan mengeluarkan sinar ultraviolet dari enam lampu yang dipasangkan.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 di DIY kembali Zero

DIY zero kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

New Normal di Kerinci, Prioritaskan Sektor Perkebunan dan Pangan

Pemprov Jambi utamakan sektor pariwisata dan perkebunan dalam memasuki aktivis New Normal.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Pertamina MOR IV dan Pemda Dirikan 10 Pertashop untuk Tingkatkan Ekonomi Desa

Pertamina bangun 10 unit Pertashop di Jateng.

NASIONAL | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS