Akademisi Ingatkan Pilkada di Sulteng Jangan Jadi Klaster Penyebaran Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Akademisi Ingatkan Pilkada di Sulteng Jangan Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Selasa, 23 Juni 2020 | 11:07 WIB
Oleh : John Lory / JEM

Palu, Beritasatu.com - Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengingatkan kepada penyelenggara pilkada di Sulteng agar benar-benar mempersiapkan tahapan penyelenggara pemilihan kepala daerah untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, sehingga pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di daerah ini.

“Pilkada di masa Covid-19 harus dipersiapkan sebaik mungkin karena jangan sampai pilkada jadi klaster penyebaran virus corona,” kata pakar Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untad, Irwan Waris, Selasa (23/6/2020).

Dia mengatakan, penyelenggara pemilu perlu mengantisipasi beberapa tahap penting yang biasanya menghadirkan masa dengan jumlah banyak. Seperti tahap pendaftaran dan penetapan pasangan bakal calon kepala daerah.

Selain itu, tahapa kampanye juga menjadi tahapan yang rawan karena biasanya melibatkan banyak orang.

Karena itu menurut Irwan, aspek keselamatan dan kesehatan harus menjadi perhatian penyelenggara pemilu sehingga penyebaran virus corona dapat diminimalisasi.

“Tahapan pendaftaran, penetapan bakal calon menjadi calon, dan pelaksanaan kampanye perlu didukung dengan ketersediaan instrumen digital dan elektronik untuk membatasi kumpulan masa,” ujarnya.

Sementara itu, Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Sulteng mencatat, hingga Senin (22/6/2020) terdapat penambahan pasien positif covid sehingga total pasien positif di Sulteng sebanyak 176 kasus.

Dari jumlah itu, 132 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia. Sedangkan 40 lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit yang menangani pasien covid di Sulteng.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Abaikan Protokol Kesehatan, Pasar Tradisional di Bengkulu Rentan Penularan Covid-19

Jajaran Polda Bengkulu, akan terus menerus melakukan sosialisasi dan imbuan kepada masyarakat agar patuh terjadap protokol kesehatan.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Waspadai Sampah APD di Teluk Jakarta

Pada Maret-April 2020 naik menjadi 16 persen

NASIONAL | 23 Juni 2020

Ini Sepak Terjang Freestyler Ardhi Andryadi

Freestyler sepak bola Ardhi Andryadi ini aktif mewakilkan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Kaltara Optimalkan Empat Proyek Prioritas Dorong Perekonomian

Pembangunan PLTA ini juga masuk ke dalam proyek strategis nasional

NASIONAL | 23 Juni 2020

Kempora Akan Gelar Extreme Sport Video Challenge

Extreme Sport Video Challenge ini akan dimulai pada 6 Juli mendatang.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Hadiri Webinar I'M Gen Z, Menpora Bahas Diundurnya PON Papua

Menpora Zainudin Amali menyatakan PON Papua diundur lantaran penyelesaian venue dan tempat penginapan terhambat akibat Covid-19.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Menpora Angkat Bicara Soal Polemik PSSI dan Shin Tae-yong

Menpora menyatakan pihaknya tidak ingin ikut campur terkait persoalan PSSI dengan pelatih Shin Tae-Yong.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Persyaratan Usia dalam PPDB Diatur Permendikbud

Untuk itu, permasalahan usia yang terjadi dalam sistem PPDB DKI Jakarta sebetulnya sesuai dengan apa yang tertera dalam Permendikbud tersebut.

NASIONAL | 22 Juni 2020

Kemdikbud Akan Lakukan Relaksasi Kurikulum

Dengan begitu, guru tidak fokus pada ketuntasan kurikulum melalui pelatihan daring dan seminar.

NASIONAL | 22 Juni 2020

Kemdikbud: Selama Belajar di Rumah, Jumlah Jam Belajar Siswa Berkurang

Biasanya siswa hanya belajar dua jam sehari dan dalam seminggu maksimum hanya empat hari sehingga siswa kehilangan pengalaman belajar.

NASIONAL | 22 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS