3 Perusahaan Klaster Baru Covid-19 di Semarang Ditutup
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

3 Perusahaan Klaster Baru Covid-19 di Semarang Ditutup

Kamis, 9 Juli 2020 | 21:44 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Tiga perusahaan di Kota Semarang mulai Kamis (9/7/2020) ditutup sementara selama tiga hari, untuk dilakukan pelacakan dan pembersihan sesuai protokol kesehatan. Ketiga perusahaan diidentifikasi telah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di wilayah ini.

“Terkait tiga perusahaan dilakukan pelacakan, Kamis (9/7/2020) ini, Disnaker Provinsi Jateng akan mengawal. Kita usulkan tutup tiga hari, setelah itu kenormalan baru sesuai protokol kesehatan. Hal itu ketat kita supervisi. Kalau tempat (perusahaan) strategis dan tak mungkin ditutup, maka lakukan pengurangan pegawai sebanyak-banyaknya dan kita supervisi,” tegas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kamis.

Langkah tersebut, kata Ganjar, juga berlaku untuk perusahaan di wilayah lain, seperti Jepara dan Rembang. Ganjar Pranowo meminta seluruh wilayah di Semarang Raya (Demak, Kendal, Kota/Kabupaten Semarang), melakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) serentak. Hal itu didasari kasus penularan Covid-19 yang masih terhitung tinggi.

“Melihat perkembangan di Semarang Raya yang tinggi, kita sampaikan ke wali kota (Semarang) untuk disampaikan juga ke bupati Semarang Raya agar dilakukan PKM bersama-sama,” ujar Ganjar.

Ia menyebut, langkah itu penting dilakukan untuk menekan persebaran Covid-19. Sebab, mobilisasi penduduk dari wilayah satelit, dari dan ke Kota Semarang, cukup tinggi.

“Kalau PKM di Kota Semarang diundur-undur (diperpanjang), tetapi yang masuk itu dari daerah satelit sekitarnya, komuter terjadi. Satu orang bawa penyakit, satu ketularan dari sini bawa ke sana. Maka saya minta dilakukan PKM bersama-sama, kepada bupati kota di Semarang Raya,” tuturnya.

Ganjar juga menyebut, kebijakan tersebut akan dilakukan di wilayah lain. Kriterianya, kawasan yang terdeteksi zona merah penularan Covid-19.

Pihaknya juga melakukan supervisi terhadap penanganan kasus klaster Covid-19 tiga perusahaan di Kota Semarang, yang menginfeksi ratusan karyawan. Pengawasan yang dilakukan meliputi penerapan protokol kesehatan serta jam masuk karyawan.

Sebelumnya, Pemkot Semarang memperpanjang PKM menyusul meningkatnya kasus positif Covid, menyusul klaster baru di tiga perusahaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr Abdul Hakam menjelaskan klaster baru Covid-19 itu ada di tiga perusahaan.

"Klaster ini lebih besar dari klaster Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong. Kita sebut saja di perusahaan A ditemukan 47 kasus, perusahaan B 24 kasus dan di perusahaan C ada 100-an kasus positif Covid-19," ujar Hakam, tanpa menyebutkan nama perusahaan dan jenis industrinya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wawan Klaim Telah Jadi Pengusaha sebelum Atut Jadi Gubernur Banten

Bos PT Balipacific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana kembali mengklaim sudah lebih dahulu menjadi pengusaha sebelum kakaknya, Ratu Atut Chosiyah menjadi Gubenur

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi Apresiasi Pemprov Kalteng Lakukan Tes Masif Covid-19

Menurut Jokowi, tes masif Covid-19 saja tidak cukup tetapi harus diiringi dengan melakukan pelacakan (tracing contact) yang agresif.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri Mampu Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Aparat TNI dan Polri menguatkan Kampung Tangguh Nusantara dengan program pemanfaatan lahan dan padat karya.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi: Hati-hati Kalau Ingin Membuka Sekolah

Presiden Jokowi memperingatkan kepala daerah untuk hati-hati untuk membuka kembali aktivitas masyarakat di berbagai sektor, terutama di bidang pendidikan

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Peninjauan tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja presiden di Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pers Bebas Lebih Baik daripada Pers Dikontrol

Dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia Ade Armando mengemukakan, kebebasan pers harus terus dijaga dan diperkuat.

NASIONAL | 8 Juli 2020

Kemenangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres Penuhi Aspek Dominasi dan Representasi

Tulisan di media sosial terkait putusan MA yang menarasikan skandal politik Pilpres adalah tudingan yang tidak akurat dan menyesatkan.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Data Pribadi Denny Siregar Bocor, KPN Minta Diusut Tuntas

Pimpinan perusahaan perlu memberikan sanksi tegas dan terukur kepada mereka yang terbukti melakukan pelanggaran.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Satgas Pamtas RI-PNG Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tanduk Rusa

Pelaku mengungkapkan dirinya membawa tanduk rusa tersebut dari PNG ke Indonesia melalui jalur tidak resmi, rencananya untuk dijual buat kebutuhan sehari-hari.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi Tunjuk Prabowo Pimpin Program Lumbung Pangan Nasional

Presiden Jokowi menunjuk Menhan Prabowo menjadi "leading sector" untuk program Lumbung Pangan Nasional

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS