Menteri LHK Siti Nurbaya: Saya Bangga Jadi Anak Polisi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Menteri LHK Siti Nurbaya: Saya Bangga Jadi Anak Polisi

Jumat, 10 Juli 2020 | 18:06 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang untuk kali kedua dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menduduki kursi menteri yang sama, mengungkapkan kebanggaannya sebagai putri seorang polisi Angkatan 45, meski pangkat ayahnya tidak tinggi.

"Saya berada di sini kembali mengenang masa kecil saya, sangat membanggakan dan membahagiakan menjadi bagian keluarga besar TNI/Polri," ujar Siti Nurbaya di hadapan keluarga besar FKPPI dalam acara penyerahan bantuan berupa paket sembako yang diberikan oleh Presiden Jokowi, Jumat (10/7/2020).

Bantuan diberikan kepada pensiunan, purnawirawan, warakawuri, dan masyarakat kompleks Perumahan Polri yang terdampak pandemi Covid-19), yang dilakukan di Aula Komplek Polri Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

Betapa kuat ingatan pada sang ayah yang berhasil mendidik anak-anaknya, Siti Nurbaya mengatakan,“Ayah selalu menanamkan karakter yang kuat kepada kami anak-anaknya yang jumlahnya delapan. Ayah tidak pernah marah, tetapi menanamkan disiplin yang sangat kuat pada kami. Kalau ayah sudah melirik saja, kita tahu, itu pertanda ada sesuatu yang harus kita kerjakan," kata Siti.

Masih menceritakan sosok ayah-ibunya, Siti Nurbaya mengungkapkan, ketika di rumah, di ruang tamu, di situ ada pohon sirih gading. Ketika ayah tahu ada daun yang jatuh dan jatuh bukan karena patah tapi karena daun sudah tua, dia hanya menanyakan, “Tadi siapa yang lewat disini ? Mengapa ada daun yang potel ? Artinya ada seseorang yang berada di situ dan perlu dicek mengapa ada orang disitu ? kata Siti sambil menambahkan bahwa sesuatu yang terjadi di sekitar kita patut diketahui atau dicurigai dengan kewaspdaan yang tinggi. “Ini pesan kuat yang saya ambil dalam hidup.," ujar Siti Nurabaya.

Menteri Siti juga menceritakan kalau sejak kecil, ketika masa sekolah dasar (SD), seringkali ikut ibunya, Sri Banon, asal Lampung, untuk mengikuti kegiatan Bhayangkari. Misalnya dalam acara-acara antara kegiatan lomba tentang keluarga yang ideal dengan antara kain salah satu ukurannya adalah keberhasilan rapor sekolah anak-anak.

“Keluarga ayah dan ibu saya sering menang lomba sebagai keluarga yang baik karena anak-anak ayah dan ibu nilai sekolahnya bagus-bagus, hehhehe,” kata Siti Nurbaya sumringah.

Sang ayah yang asli Betawi ini, pensiun dari dinas kepolisian tahun 1977, tak lama setelah mantan Kapolri Hoegeng pensiun. “Ayah sangat mengagumi Pak Hoegeng. Dialah sosok polisi yang menjadi idola ayahnya karena Pak Hoegeng dikenal bersih, disiplin, sederhana, dan pengabdiannya yang besar untuk negara,” ujar Siti Nurbaya.

Kepada kader FKPPI, Siti Nurbaya yang kini dipercaya sebagai ketua Dewan Pertimbangan DPP FKPPI memberi semangat kepada kader FKPPI dan menyatakan harus bangga menjadi keluarga besar FKPPI.

“Saya percaya, keluarga besar TNI-Polri ini merupakan modal besar bagi bangsa Indonesia untuk maju, sebab sejak kecil sudah ditanamkan berbagai hal yang baik dan karakter yang kuat,” katanya disambut tepuk tangn hadirin.

Perhatian Presiden

Lebih lanjut mengenai paket bantuan, Menteri Siti menyampaikan Presiden RI menyiapkan berbagai bantuan untuk masyarakat, yang salah satunya berupa paket sembako."Ini menjadi bukti bahwa Bapak Presiden memiliki perhatian besar dan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat," ungkapnya.

Pada kegiatan pemberian paket sembako bahan kebutuhan pokok itu, hadir Wakil Ketua FKPPI Pusat Indra Bambang Utoyo, Sekjen FKPPI Anna Sentot, serta perwakilan dari Kementerian Sosial, TNI, Polri, dan Pemda DKI Jakarta. Hadir pula pengurus dan anggota FKPPI serta warga perumahan, keluarga besar purnawirawan Polri di Komplek Polri Munjul.

Wakil Ketua FKPPI Pusat Indra Bambang Utoyo mengatakan kegiatan ini merupakan yang ke-12 dilakukan oleh FKPPI.
"Kami sengaja mengundang Menteri-Menteri yang merupakan anak dari anggota TNI/Polri. Kebetulan pelaksanaan kali ini di

Kompleks Polri, dan Ibu Menteri Nurbaya ini anaknya Polisi," kata Indra sambil menambahkan bahwa di tengah kesibukan luar biasa sebagai menteri, Siti Nurbaya masih menyempatkan diri untuk hadir bersama keluarga besar FKPPI.

Bantuan dari Presiden RI yang diserahkan ini merupakan bantuan formal yang disalurkan melalui Kementerian Sosial, berupa bahan pangan pokok. Menurut Indra masih banyak bantuan dari PresidenJoowi yang akan diserahkan kepada keluarga besar TNI-Polri



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mantan Panglima NII: Paham Khilafah Sudah Menyasar ke Mana-mana

Pembacaan sumpah NKRI mendapat interupsi dari anggota yang hadir karena memasukan kata-kata khilafah.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Sumut Bertambah 112 Orang

Sebanyak 526 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, 116 orang meninggal dunia dan selebihnya masih dirawat.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Romli Atmasasmita: Pembinaan Ideologi Pancasila Harus Diatur UU

Pembinaan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara sangat penting bagi setiap warga negara, aparatur negara hingga pemerintah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Viral Video Ketua DPRD Kota Cirebon Hapus Kata “Khilafah”, Mantan Ketum Adeksi: Patut Dipertanyakan

Rekaman video pembacaan sumpah ikrar setia Pancasila dan NKRI oleh DPRD Kota Cirebon mendapat sorotan karena menghilangkan kata khilafah.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Wakil Ketua DPR: Kejar Kemungkinan Dalang di Balik Maria Pauline

Maria diharapkan kooperatif dengan penegak hukum dan bersedia membuka tabir gelap selama dia melarikan diri 17 tahun terakhir.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Bobby Nasution Sudah "Kantongi Tiket" di Pilkada Medan

Partai Golkar langsung bekerja dengan menggerakkan mesin partai setelah Bobby Nasution, secara resmi mendapatkan dari Ketum Airlangga Hartarto.

NASIONAL | 10 Juli 2020

KPK Sita Dokumen Proyek Kasus Suap Bupati-Ketua DPRD Kutim

KPK menyita sejumlah dokumen terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (10/7/2020).

NASIONAL | 10 Juli 2020

Dijerat Dua Pasal, Maria Pauline Terancam Penjara Seumur Hidup

Maria Pauline Lumowa dijerat Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor dan Pasal 3 Ayat 1 UU No 25/2003 tentang pencucian uang.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Pasien Positif Covid-19 di Bantul Memaksa Pulang ke Madura

Pasien tersebut diperbolehkan pulang setelah menandatangani surat pernyataan.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Secapa AD, Politikus PKS Minta Berlakukan PSBB

PSBB masih dibutuhkan karena masyarakat belum bisa menjalankan norma adaptasi kebiasaan baru.

NASIONAL | 10 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS