Kemiskinan Bertambah, Pakar: Percepat Belanja APBD dan Ciptakan Aktivitas Ekonomi Baru
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kemiskinan Bertambah, Pakar: Percepat Belanja APBD dan Ciptakan Aktivitas Ekonomi Baru

Jumat, 17 Juli 2020 | 11:39 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun 35 kabupaten/kota di Jateng harus bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang kian bertambah berat beban hidupnya akibat pandemi Covid-19. Apalagi, temuan BPS mencatat bahwa Maret 2020, terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin, yang diduga kuat sebagai dampak dari pandemi tersebut.

Pakar ekonomi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Dr Angelina Ika Rahutami menegaskan, refoccusing APBD harus betul-betul digunakan bukan hanya untuk menjaga agar mereka dapat makan dan hidup dalam satu bulan ke depan, namun untuk menciptakan aktivitas-aktivitas ekonomi baru, sehingga mereka mampu melakukan self help atau kemandirian.

‘’Bantuan sosial saat ini penting, namun harus dikembangkan ke arah yang membuat mereka mampu menghidupi dirinya suatu saat kelak. Sehingga bila krisis akibat pandemi ini telah berakhir, maka persentase kemiskinan pun berangsur turun,’’ ujar Ika Rahutami, kepada Beritasatu.com, Kamis (16/72020).

Dia mengakui, Pemprov Jateng maupun pemkab/pemkot sudah menurut melakukan refocussing dan realokasi anggaran, hanya eksekusinya dinilai relatif lambat. Perlu adanya pengawasan dalam pencairan bansos termasuk ketepatan sasaran.

Terkait penambahan miskin baru saat pandemi, menurutnya, pemerintah perlu melihat secara lebih detail data pertambahan kemiskinan yang terjadi di desa atau di kota. Kemudian perlu dilihat pula apakah karena PHK (pemutusan hubungan kerja) atau kehilangan pendapatan akibat tak lagi bisa berdagang.

‘’Pendataan penting, karena obat kemiskinan tidak dapat seragam, walaupun kemiskinan ini muncul akibat pandemi,’’ tegasnya.

Dia juga menyatakan bahwa social capital menjadi hal yang esensial dlm setiap krisis seperti saat pandemi ini. Maka, masyarakat harus bergotong-royong dan saling jaga untuk mempertahankan kesiapan dan kemandirin dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru. Termasuk juga rumah tangga dalam kategori miskin. Mereka butuh dibekali keterampilan dan akses untuk kembali bangkit.

‘’Karena kemiskinan ini muncul akibat pandemi maka kohesivitas sosial menjadi penting. Kepedulian dan bela rasa. Jogo Tonggo yang sudah dilakukan di Jateng, adalah satu cara yang banyak membantu tetangga untuk tidak jatuh ke jurang kemiskinan,’’ tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menko PMK Apresiasi Gubernur Jatim Siapkan Rumah Pusat Observasi Covid-19

Sejak Mei hingga Juli 2020 sudah ada 645 orang yang diobervasi.

NASIONAL | 17 Juli 2020

Sekjen KY Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Covid-19

Sebelumnya, Tubagus dinyatakan sempat dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan.

NASIONAL | 17 Juli 2020

Ini 4 Faktor yang Buat Daya Saing Indonesia Merosot

Komponen yang mengalami penurunan paling drastis adalah efisiensi bisnis, yang menurun dari peringkat 20 di tahun 2019 menjadi 31 pada 2020.

NASIONAL | 17 Juli 2020

Dirjen Dikti: ASN Dikti Harus Pelopori Antikorupsi Pendidikan

ASN yang bekerja di dunia pendidikan harus memberi contoh yang baik pada peserta didik.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Rektor UMJ: Waspadai Gerakan Ubah Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

Indonesia sudah memiliki pengalaman dalam mencegah dan menindak terkait ideologi khilafah ini.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Siswa Tidak Naik Kelas, Kemdikbud: Sekolah Tidak Pahami Pedoman Belajar dari Rumah

Plt Irjen Kemdikbud mengatakan, seharusnya sekolah dan guru menaati Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Terkendala Belajar Online, Siswa SMA di Nganjuk Tidak Naik Kelas

Siswa tersebut tidak bisa mengikuti ujian penilaian akhir tahun (PAT) karena laptopnya rusak.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Kinerja Intelijen Kejaksaan Harus Dievaluasi

Menurut Ridlwan Habib, dari rentetan kasus Djoko Tjandra, sepanjang yang diketahuinya lebih kepada kelemahan mekanisme kejaksaan yang berjalan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Dua Penyerang Novel Dinyatakan Tidak Terbukti Berniat Sebabkan Luka Berat

PN Jakpus menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Rahmat Kadir Mahulette dan 1,5 tahun penjara kepada Ronny Bugis.

NASIONAL | 16 Juli 2020

BPBD DIY Siapkan Skema Mitigasi Merapi

Tim Respons Cepat (TRC) BPBD DI Yogyakarta telah mempersiapkan rencana kontigensi terkait evakuasi warga, bersamaan dengan kesiap-siagaan pada pandemi Covid-19.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS