Prioritaskan Solo dan Semarang Raya, Jateng Tingkatkan Kapasitas Tes 4.991 Per Hari
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Prioritaskan Solo dan Semarang Raya, Jateng Tingkatkan Kapasitas Tes 4.991 Per Hari

Senin, 20 Juli 2020 | 15:49 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus menggenjot kapasitas tes massal Covid-19. Saat ini, kapasitas tes di Jateng ditingkatkan dari 2.000 menjadi 4.991 tes perhari.

"Karena pusat memerintahkan tes massal diperbanyak, maka kami meningkatkan target tes sebanyak 4.991 per hari. Makanya hari ini saya kumpulkan untuk membicarakan kapasitas lab serta pemenuhan kebutuhan lainnya," kata Ganjar, usai memimpin rapat percepatan penanganan Covid-19 di Gedung B, Lantai 5, kompleks Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/7/2020).

Dalam rapat tersebut, hadir pula wakil gubernur Jateng, ketua DPRD Jateng dan jajaran Forkompimda lainnya.

Rencananya, peningkatan tes massal itu akan mulai dilakukan pada Rabu pekan ini. Untuk daerah yang menjadi prioritas adalah Semarang Raya dan Solo Raya.

"Kenapa daerah itu yang jadi prioritas, karena masukan dari tim ahli kami terkait peningkatan kasus di daerah-daerah itu yang cukup tinggi. Selain itu, tentu potensi Pantura yang cukup bahaya juga menjadi perhatian," tegasnya.

Mengenai kapasitas laboratorium di Jateng, menurut Ganjar, sangat mencukupi. Kapasitas dari seluruh lab di Jateng bisa menangani 8000 spesimen dalam sehari.

"Saat ini kalau dihitung masih 51 persen dari kapasitas itu yang digunakan. Maka kalau targetnya menjadi 5000, kita masih bisa. Bahkan kalau ditingkatkan lagi, kita bisa maksimal 8.000 spesimen," jelasnya.

Meski begitu, penyiapan sarana prasana juga tetap akan diperhitungkan. Kebutuhan reagen dan barang habis pakai akan tetap dijaga serta penambahan sumber daya manusianya.

"Termasuk evaluasi SOP para tenaga medis kita yang menangani lab ini. Sebab, faktanya di tenaga laboratorium kita ada yang positif covid. Artinya, siapa saja bisa terkena penyakit ini meskipun sudah dijaga maksimal," imbuhnya.

Pihaknya memerintahkan seluruh Bupati/Wali Kota untuk melakukan testing massal. Beberapa daerah seperti Banyumas sudah bagus dalam pelaksanaan program ini.

"Saya minta teman-teman Bupati/Wali Kota terus lakukan testing massal. Jangan hanya rapid, tapi PCR tes. Itu bisa dilakukan dengan cara mengejar siapa saja yang memiliki hubungan erat, dekat dan sosial dengan kasus positif. Kalau satu orang dimungkinkan berhubungan dengan 28 orang sesuai hitungan ahli begitu, maka ini bisa dikejar dan petanya ketahuan," tuturnya.

Dia juga meminta program Jogo Tonggo tetap dioptimalkan. Program ini bisa membantu untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di daerah.

"Bantuan dari masyarakat bawah ini penting untuk menjaga. Mereka-mereka yang memiliki penyakit bawaan seperti jantung, kanker, hipertensi, gula dan sebagainya tolong dijaga. Jangan keluar rumah dulu, karena mereka rentan," tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menerangkan, kapasitas lab Jateng masih cukup untuk memenuhi target peningkatan pemeriksaan itu. Selain lab yang sudah ada, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa tempat untuk dijadikan laboratorium PCR.

"Beberapa laboratorium baru sedang kami siapkan, seperti Balai POM dan Universitas Kristen Satya Wacana yang sudah siap untuk dioptimalkan. Ditambah beberapa rumah sakit yang sudah memiliki fasilitas PCR dan tinggal ditingkatkan kapasitasnya," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Program Jogo Tonggo yang Digagas Ganjar Menuai Pujian

Komisi VIII Bukhori Yusuf mengatakan, program Jogo Tonggo yang diprakarsai Ganjar sangat menarik dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 20 Juli 2020

Positif Covid-19, Uskup Agung Medan Ajak Masyarakat Rajin Olahraga

Uskup Agung mengungkapkan kondisi kesehatannya masih stabil dan baik meski dinyatakan positif terpapar virus corona.

NASIONAL | 20 Juli 2020

Progres Bendungan Leuwikeris 59,52%, Kempupera Targetkan Selesai 2021

Kempupera tengah membangun Bendungan Leuwikeris di Provinsi Jawa Barat. Progres saat ini mencapai 59,52 persen dan ditargetkan selesai tahun 2021.

NASIONAL | 20 Juli 2020

Jaksa Heran Hakim Tunda Sidang PK Djoko Tjandra Setelah 3 Kali Mangkir

Jaksa Kejari Jaksel, Ridwan Ismawanta, mengaku tak mengetahui secara pasti alasan Majelis Hakim memutuskan menunda sidang PK yang diajukan Djoko Tjandra.

NASIONAL | 20 Juli 2020

Akhyar Nasution Berharap Didukung PDIP di Pilwalkot Medan

Akhyar Nasution masih mengharapkan bisa diusung oleh PDI Perjuangan (PDIP) dalam Pilwalkot Medan, 9 Desember 2020.

NASIONAL | 20 Juli 2020

5 Orang Ditemukan Tewas Hanyut di Sungai Bahapal, Simalungun

Mereka pergi untuk mandi - mandi di Sungai Bahapal. Saat itu, arus sungai sangat deras.

NASIONAL | 20 Juli 2020

PK Joko Tjandra Dinilai Tidak Memenuhi Syarat Hukum

Djoko Tjandra tidak memenuhi kriteria terpidana karena tidak pernah dieksekusi.

NASIONAL | 20 Juli 2020

Jateng Tak Berlakukan Denda bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Dikatakan Ganjar, ada beragam usulan sanksi, mulai dari push up, hingga membersihkan tempat umum.

NASIONAL | 20 Juli 2020

Hattrick Mangkir, Djoko Tjandra Malah Minta Sidang PK Digelar Daring

Djoko Soegiarto Tjandra kembali mangkir atau tidak hadir dalam persidangan permohonan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (20/7/2020).

NASIONAL | 20 Juli 2020

Tes Psikologi SIM Dianggap Bisa Turunkan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan

Selain merupakan amanah undang-undang, tes psikologi juga merupakan suatu kebutuhan untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

NASIONAL | 20 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS