Covid-19 Meningkat, Banten Terapkan PSBB untuk Semua Kabupaten/Kota Mulai 7 September
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Covid-19 Meningkat, Banten Terapkan PSBB untuk Semua Kabupaten/Kota Mulai 7 September

Senin, 7 September 2020 | 13:19 WIB
Oleh : Laurens Dami / JEM

Serang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk semua kabupaten/kota mulai hari ini 7 September 2020.

Hal ini dilakukan karena meningkatnya kasus baru Covid-19 di Banten selama beberapa pekan terakhir, di 8 kabupaten/kota. Peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 diduga akibat kurang disiplinnya masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan.

Gubernur Banten Wahidin Halim, menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti, Minggu (6/9/2020) bahwa zona risiko Covid-19 di setiap kabupaten/kota di Banten cenderung meningkat.

"Tidak ada rapat evaluasi PSBB tahap 10 atau perpanjangan PSBB ke 9 di Banten. PSBB segera diperpanjang dan sekarang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten," tegas Wahidin Halim, Senin (7/9/2020).

Wahidin mengatakan, sebelumnya Banten tidak pernah terpengaruh dengan kondisi maupun istilah apa pun. Yang terpenting tetap konsen terhadap penanggulangan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

"Berkali-kali saya ingatkan, adanya kelonggaran akan banyak pelanggaran. Mobilitas warga yang tidak terkontrol di satu daerah akan berefek pada wilayah lainnya. Dan saat ini banyak terjadi di Banten hingga kembali masuk ke zona risiko tinggi," kata Wahidn.

Untuk diketahui, Provinsi Banten sebelumnya telah menerapkan PSBB, sebanyak 9 tahap, atau diperpanjang sebanyak 8 kali. Namun, PSBB hanya diterapkan di Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Namun, melihat perkembangan akhir-akhir ini kasus Covid-19 cenderung meningkat signifikan di semua kabupaten/kota (8 kabupaten/kota), sehingga Pemprov Banten merasa perlu untuk menerapkan PSBB di semua kabupaten/kota.

Hal itu telah dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan. Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan, saat ini penerapan PSBB menjadi kewenangan daerah karena lebih memahami wilayahnya.

Karena itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengimbau kembali agar masyarakat Banten semakin menyadari dan peduli untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, semua pihak diharapkan agar mengimplementasikan Pergub Banten Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid 2019.

Pergub tersebut merupakan turunan dari Instruksi Presiden 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi, zona risiko dengan 15 indikator penilaian Covid-19 dengan cut off data tanggal 29 Agustus 2020, Kota Tangerang berada di angka 1.7; Kabupaten Tangerang 1.8; Kabupaten Lebak, Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon telah mencapai 1.9; dan Kota Serang berada di angka 2,1. Sementara Kabupaten Serang berada di angka 2,2 dan terakhir Kabupaten Pandeglang 2.4.

Dijelaskan Ati, selama PSBB tahap 9 telah terjadi penurunan disiplin kesadaran masyarakat terhadap wabah Covid-19, mobilitas masyarakat juga sudah tidak terkendali, serta belum optimalnya pelaksanaan protokol kesehatan. Sehingga, faktor-faktor tersebut menyebabkan adanya peningkatan kasus.

Namun Ati menegaskan, intensitas screening Covid-19 meningkat di 8 kabupaten/kota Provinsi Banten. Ati berharap agar dilakukan gerakan edukasi dan inovasi melalui solidaritas bersama seluruh komponen masyarakat dalam meningkatkan kesadaran bahaya wabah Covid-19.

Seperti diketahui jika zona risiko Covid-19 ditandai dengan indikator angka 0 - 1.8 masuk dalam zona merah dengan risiko tinggi; angka 1.9 - 2.4 merupakan zona orange risiko sedang; angka 2,5 - 3,0 zona kuning risiko rendah serta zona hijau yang merupakan zona tidak terdampak dan tidak tercatat kasus Covid-19 positif.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kasus Covid-19 secara akumulatif di Banten hingga Minggu (6/9/2020) sudah tembus angka 3.077 kasus, dengan perincian sebanyak 659 orang masih dirawat, sebanyak 2.272 orang yang dinyatakan sembuh dan meninggal sebanyak 146 orang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekolah Tatap Muka di Jateng Mulai Diterapkan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Tiga sekolah di Kota Tegal, yang melaksanakan simulasi, yakni SMAN 2, SMKN 2 dan SMA Pius dengan maksimal 100 siswa di masing-masing sekolah.

NASIONAL | 7 September 2020

Tuntaskan ITF Sunter, Aktivitas Usaha Bisa Berkembang

Mountrash siap memasok sampah sesuai syarat yang diberikan ITF.

NASIONAL | 7 September 2020

Hakim Terpapar Covid-19, Kantor Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Ditutup Sementara

Keputusan menutup kegiatan persidangan berdasarkan arahan dari Mahkamah Agung (MA).

NASIONAL | 7 September 2020

Pilkada 4 Daerah di Sumut Lawan Kotak Kosong

Empat dari 23 kabupaten maupun kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut), hanya diikuti oleh pasangan tunggal.

NASIONAL | 7 September 2020

Jokowi Perintahkan Mendagri Tegas di Klaster Pilkada

Presiden Jokowi meminta Mendagri dan Bawaslu memberikan peringatan keras kepada peserta Pilkada yang melanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 7 September 2020

Jokowi Minta Menteri dan Komite Fokus Pada Penanganan Covid-19

Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi nasional membaik pula. Artinya fokus pemerintah tetap nomor satu adalah kesehatan, yakni penanganan Covid-19.

NASIONAL | 7 September 2020

Pasangan Nasrul-Eki Pendaftar Terakhir di Pilkada Kabupaten Serang

Pasangan Nasrul-Eki melakukan doa bersama dan menggelar deklarasi dengan parpol pendukung sebelum mendaftarkan diri di KPU Serang.

NASIONAL | 7 September 2020

Meninggal di Hotel, Ketua DPRD Lebak Diduga Terkena Serangan Jantung

Petugas medis sempat memberikan pertolongan. Namun sejam kemudian, Didin Nurohmat meninggal dunia.

NASIONAL | 7 September 2020

Pilkada Kepahiang, Ribuan Warga Mengantar Hidayatullah-Zurdinata Mendaftar ke KPU

Hidayatullah mengharapkan dukungan dan doa dari masyarat Kepahiang.

NASIONAL | 7 September 2020

Belajar Tatap Muka di Bengkulu Berjalan Lancar

Guru dan pelajar wajib memakai masker dan jaga jarak, termasuk rajin mencuci tangan serta tidak terjadi kerumunan banyak orang.

NASIONAL | 7 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS