Menteri LHK: Intelektual Power Kunci Menjaga Sumber Daya Alam
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Menteri LHK: Intelektual Power Kunci Menjaga Sumber Daya Alam

Jumat, 11 September 2020 | 09:10 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menjaga hutan dan sumber daya alam (SDA) adalah perjuangan menjaga kehidupan bangsa dan negara. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutann (LHK) Siti Nurbaya pun meyakini bahwa intelektual power dan moral power adalah kunci dalam menjaga sumber daya alam tersebut.

Hal itu disampaikan pada lokakarya “Penguatan Peran Para Pihak dalam Implementasi Insinyur Profesional Kehutanan” dalam rangka Kongres Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA) 2020 yang dilakukan secara virtual, Kamis (10/9/2020).

Siti Nurbaya menyampaikan pentingnya membangun profesionalitas anak bangsa atas dasar kebutuhan kemandirian bangsa yang paling sering diindikasikan pada konteks ekonomi yang didalamnya terdapat peran penting insinyur profesional.

“Semua orang memiliki peran untuk menyuburkan tumbuh dan berkembangnya negara dalam perjalanan menuju kemajuan. Peran tersebut salah satunya adalah peran mengembangkan instrumen dan teknologi untuk membuat Indonesia Maju untuk shape the future,” ucap Siti Nurbaya.

Siti Nurbaya juga menegaskan bahwa upaya pelembagaan profesi insinyur hayati, khususya kehutanan perlu dipercepat dan menjadi perhatian secara sungguh-sungguh. Tidak ada pilihan lain karena UUD 1945 juga telah menegaskan pada Pasal 33 bahwa “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat” (ayat 3) dan “Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional” (ayat 4).

FOReTIKA merupakan Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia yang juga membahas isu-isu kebijakan pembangunan kehutanan, yaitu pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), Perhutanan Sosial, Konservasi SDA dan Keanekaragaman Hayati, struktur organisasi Kementerian LHK, susbtansi UU 5/1990 dan UU 41/1999, serta soal keagrariaan dan beberapa topik lainnya.

Tema yang diangkat FOReTIKA saat ini adalah tentang terwujudnya “link and match” antara pendidikan dan dunia kerja, standar kompetensi nasional pendidikan tinggi kehutanan dan salah satu topik utama yang diusung dalam pertemuan anggota FOReTIKA adalah penyediaan SDM Kehutanan yang handal terkait dengan insinyur profesional sebagai mandat dari Undang Undang No.11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Ketua FOReTIKA, Rinekso Soekmadi, menyampaikan pada pertemuan kali ini FOReTIKA mengemasnya dalam Kongres FOReTIKA 2020 dengan dua agenda khusus yaitu Lokakarya dengan tema besar yaitu “Penguatan Peran Para Pihak dalam Implementasi Insinyur Profesional Kehutanan” yang bekerjasama dengan Kementerian LHK dalam hal ini Badan Litbang dan Inovasi (BLI) dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM), juga dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya Direktorat Perguruan Tinggi, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Sedangkan agenda kedua dalam kongres ini adalah rapat pleno FOReTIKA yang akan diselenggarakan Selasa (15/9).

“Kami mengucapkan terima kasih karena selama ini dalam setiap pertemuan-pertemuan FOReTIKA hampir selalu didukung oleh Menteri LHK dan BP2SDM Kementerian LHK. Kami berharap kerjasama ini bisa semakin diluaskan dengan melibatkan Kemendikbud, khusunya Direktorat Pendidikan Tinggi,” ucap Rinekso.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang pada pertemuan virtual kali ini diwakili oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Profesor Nizam, menyampaikan bahwa profesi insinyur sangat dibutuhkan oleh setiap negara yang modern, maju, dalam membangun ekonomi, infrastruktur dan menjaga lingkungannya secara profesional.

Untuk itu, kata Nizam, insinyur sebagai profesi membutuhkan pendidikan profesi yang tentu berbeda dengan pendidikan tinggi. Pendidikan profesi adalah pendidikan yang benar-benar membawa marwah profesi yang memastikan bahwa sarjana kehutanan, sarjana teknik, memang fit dengan dunia profesinya.

“Melihat kebutuhan nasional akan insinyur-insinyur profesional yang sangat tinggi, Profesi inisyinyur ini hasrus terus dikawal agar dapat melahirkan para insinyur profesional sehingga negara ini tidak didominasi oleh insinyur dari negara lain,” jelas Nizam.




Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dugaan Penipuan, Jebolan Indonesian Idol 2012 Ditangkap

Ayla Zumella yang merupakan jebolan kontes menyanyi Indonesian Idol 2012 sudah ditetapkan sebagai tersangka penipuan arisan online.

NASIONAL | 11 September 2020

Guru Besar UI: Revisi UU Kejaksaan Mampu Cegah Aparat Penegak Hukum Jadi Alat Politik

Sesuai harapan masyarakat, revisi RUU Kejaksaan ini bertujuan untuk lebih melayani para pencari keadillan, melindungi dan menjaga demokrasi.

NASIONAL | 11 September 2020

Klaster Keluarga dan Perkantoran di Sumut Didominasi OTG

Meski terpapar virus corona namun kondisinya masih stabil, seperti orang sehat pada umumnya.

NASIONAL | 11 September 2020

KPK Indikasikan Belum Berencana Ambil Alih Kasus Red Notice Joko Tjandra

KPK belum berencana mengambil alih penanganan kasus dugaan suap hapusnya nama Djoko Tjandra dalam red notice Interpol.

NASIONAL | 11 September 2020

Ada Siswa Naik Angkot untuk Uji Coba Sekolah, Ganjar Minta Disdik Evaluasi

Padahal, uji coba sekolah tatap muka, hanya diperuntukkan untuk siswa yang berangkat pakai kendaraan sendiri atau diantar orang tua.

NASIONAL | 11 September 2020

Pilkada 2020, Polda Sumut Petakan Daerah Rawan Konflik

Polda Sumut juga menyiapkan pasukan cadangan mengantisipasi terjadinya konflik selama penyelenggaraan pilkada 2020.

NASIONAL | 11 September 2020

18 orang Terpapar Covid-19 dari Klaster Rumah Makan di Semarang

Mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung diisolasi di rumah dinas wali kota Semarang.

NASIONAL | 11 September 2020

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Sebanyak 23 Hari

Total libur nasional dan cuti bersama di 2021 menjadi 23 hari.

NASIONAL | 11 September 2020

Polri Siap Kawal Operasi Pendisplinan Protokol Covid-19

Polri bersama TNI, Satpol PP, kejaksaan serta hakim akan turun mengawal operasi pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 11 September 2020

Senin Depan, Calon Guru Penggerak Ikuti Seleksi Wawancara

Seleksi wawancara calon guru penggerak akan dilaksanakan pada 14 September hingga 26 September mendatang.

NASIONAL | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS