Mahasiswa Masuk DIY Wajib Didata
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Mahasiswa Masuk DIY Wajib Didata

Selasa, 15 September 2020 | 11:14 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menyikapi terus meningkatkan pasien positif Covid-19 di DI Yogyakarta, bersamaan dengan dimulainya perkuliahan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan agar setiap mahahasiswa luar daerah didata dan dipantau kesehatannya.

Sultan menyatakan tidak melarang mahahasiswa kembali masuk ke DIY, namun semua pihak termasuk masing-masing kampus menerapkan pengawasan ketat, sekaligus memantau semua mahasiswa luar daerah.

"Silakan saja. Tapi kita minta data-data mahasiswa yang datang masuk Jogja Pass. Jadi kalau ada yang positif kita bisa melakukan tracing, yang penting itu," tegas Sultan, Senin (14/09/2020).

Dikatakan Sultan, mahasiswa luar daerah sama halnya dengan wisatawan yang bisa datang dari daerah mana saja. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara detail, termasuk riwayat perjalanan dan keluarganya.

"Kalau ada mahasiswa yang ternyata membawa Covid-19 dan kita tidak punya datanya, bagaimana akan tracing," kata Sultan.

Sementara itu, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta dikuatirkan memunculkan gelombang pemudik ke wilayah DIY. Namun sejauh ini, Public Manager Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto juga menyatakan belum adanya lonjakan penumpang termasuk di Stasiun Service Obligation yang harganya lebih murah, ,” ucapnya.

Seperti halnya di Stasiun Lempuyangan, KA Bengawan, yang memiliki jalur dari Pasar Senen, Jakarta dan berhenti di Yogya dan Solo belum begitu ramai penumpang.

Pada Sabtu (12/9/2020) jumlah penumpang yang turun di Lempuyangan ada 279 penumpang, dan belum ada informasi penghentian perjalanan kereta api dari Jakarta setelah Senin (14/9/2020) atau setelah berlaku PSBB.

Sedang Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Yogya, Windarto juga menyatakan, belum terjadi kenaikan lalu lintas kendaraan yang signifikan. Belum terjadi pelonjakan aktivitas di Terminal Bus, juga kendaraan pribadi akibat PSBB Jakarta.

Menurutnya, di setiap pintu masuk Yogya, tetap dilakukan penjagaan dan pemeriksaan protokol kesehatan.

Terpisah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman sedang melakukan kajian kondisi penyebaran Covid-19 menyusul rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Di Sleman sendiri kasus baru Covid-19 terus mengalami peningkatan seiring dengan masifnya uji swab yang dilakukan oleh Dinkes.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmaladewi mengatakan, terjadinya lonjakan kasus baru Covid-19 di Sleman akan memaksa Pemkab untuk lebih memperketat aturan yang sudah dikeluarkan. Tinggal bagaimana penegakan aturan tersebuat di lapangan.

"Semua aturan diperketat pelaksanaannya. Karena di Sleman sebetulnya dari sisi aturan sudah ada semua, sejak dari kegiatan di masyarakat, ASN, dunia usaha, dan lainnya," kata Shavitri.

Beragam peraturan yang dikeluarkan oleh Pemkab tersebut, katanya, bertujuan untuk menekan kasus baru agar penyebaran Covid-19 di wilayah Sleman tidak mengalami peningkatan.

"Pemkab sudah mengeluarkan Perbup No.37.1/2020 terkait penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19," katanya.

Antisipasi PSBB di Jakarta, masih menunggu keputusan dari Pemda DIY. Namun warga Sleman dari luar daerah yang kembali, tetap diwajibkan melaporkan kedatangannya ke Gugus Tugas Covid-19 tingkat Dusun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Bengkulu

"Saya terpaksa membeli gas di warung Rp 25.000/tabung karena saya membutuhkan bahan bakar ini untuk masak di rumah," kata Anita, warga Bengkulu.

NASIONAL | 15 September 2020

134.708 UMKM di DIY Lolos Menerima Bantuan Hibah Produktif dari Pemerintah

Namun pelaku usaha mikro dan ultra mikro tetap masih bisa mendaftarkan usahanya baik melalui tingkat kelurahan, kabupaten, maupun provinsi.

NASIONAL | 15 September 2020

Gubernur Sumut Akan Tutup Kembali Tempat Hiburan Malam

Meski penutupan ini merupakan kewenangan bupati dan wali kota, Edy Rahmayadi akan mengambil sikap tegas.

NASIONAL | 15 September 2020

Covid-19, Akses ke 4 Kabupaten dan 1 Kota di Kep Nias Akan Ditutup

Di pulau yang berada di tengah lautan tersebut, ada empat kabupaten dan satu kota dengan total jumlah penduduk 800.000 jiwa.

NASIONAL | 15 September 2020

Baznas Raih Dua Penghargaan di GIFA 2020

Baznas meraih penghargaan untuk kategori "Organisasi Zakat Dunia dengan Pendistribusian Zakat Terbaik" dan "Leadership Role".

NASIONAL | 15 September 2020

Kasus Jiwasraya, Direktur Maxima Bantah Kendalikan 13 MI

Tidak mungkin bisa mengatur MI. Apalagi dari ke 13 MI itu, ada sejumlah nama besar.

NASIONAL | 15 September 2020

Cegah Klaster Pilkada, Ini Saran dari M. Qodari

UU Pilkada masih mengatur pelaksanaan pilkada dengan kondisi tanpa adanya pandemi, tanpa adanya bencana alam seperti saat ini.

NASIONAL | 17 September 2020

Uji Klinis Vaksin, Gubernur dan Forkopimda Jabar Jalani Penyuntikan Kedua

Kunjungan ini ketiga dari lima kunjungan. Kunjungan ketiga ini juga puncak, penyuntikan dosis terakhir dari percobaan vaksin Covid-19

NASIONAL | 14 September 2020

Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Bengkulu Libatkan 816 Anggota TNI

Tegakkan Protokol kesehatan di Bengkulu libatkan TNI.

NASIONAL | 15 September 2020

Pemkot Bogor Menjaring 718 Pelanggar Protokol Kesehatan dan Kumpulkan Rp 32 Juta

Pemkot Bogor telah menjaring 718 pelanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS