Rumah Makan di Bengkulu Tak Patuhi Protokol Kesehatan Didenda Rp 1 Juta
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Rumah Makan di Bengkulu Tak Patuhi Protokol Kesehatan Didenda Rp 1 Juta

Selasa, 15 September 2020 | 12:24 WIB
Oleh : Usmin / JEM

Bengkulu, Beritasatu.com - Pemprov Bengkulu mengingatkan usaha rumah makan dan restoran untuk patuh pada protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di daerah ini.

"Bagi rumah makan dan restoran di Bengkulu, tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, maka akan diberikan sanksi dengan sesuai Pergub No 22 Tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan sebesar Rp 1 juta sekali pelanggaran. Pergub ini sudah kita berlakukan di wilayah Bengkulu," tegas Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni kepada Beritasatu.com, di Bengkulu, Selasa (15/9/2020).

Herwan mengingatkan para pemilik restoran dan rumah makan di Bengkulu, agar meningkatkan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah jangan sampai ada pengunjung yang datang terpapar virus corona.

Ia mengatakan, restoran dan rumahkan memilik potensi besar sebagai tempat penularan virus corona. Karena itu, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan secara ketat di setiap restoran dan rumah makan yang ada di Bengkulu.

Adapun protokol kesehatan yang wajib dipenuhi pengusaha rumah makan dan restoran di Bengkulu, antara lain menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun cair di depan warung atau restoran, tempat duduk sesuai dengan stadar jaga jarak, tamu memakai masker dan tidak ada tamu berketuman di dalam restoran dan rumah makan.

Herwan mengatakan, sikap tegas penerapan denda hingga Rp 1 juta diberlakukan Satgas Penanganan Covid-19 Bengkulu, untuk mencegah munculnya klaster restoran dan rumah makan di daerah ini. Sebab, di beberapa kota besar di Tanah Air, sudah muncul klaster restoran dan rumah makan.

Karena itu, Satgas Penanganan Covid-19 Bengkulu, mengimbau pemilik rumah makan dan restoran yang ada di daerah ini untuk taat menerapkan protokol kesehatan kepada setiap tamu yang datang untuk makan dan minum.

"Bagi tamu yang masuk tanpa masker dan tidak mencuci tangan sebaiknya diusir keluar sebelum menggunakan masker dan cuci tangan. Kita lebih mencegah sebelum mengobati dan mengatasi virus corona di klaster restoran da rumah makan," kata Herwan.

Sebab, orang yang datang ke restoran dan rumah makan setiap hari cukup banyak, sehingga ada tamu yang terpapar Covid-19, maka petugas kesehatan bekerja keras untuk melakukan tracing terhadap orang-orang yang sempat kontak fisik dengan pasien Covid-19 tersebut.

"Jadi, kita minta benar kepada pemilik rumah makan dan restoran di Bengkulu, untuk taat menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita sama-sama aman dari penyebaran Covid-19 dari klaster restoran dan rumah makan," ujarnya.

Data kasus Covid-19 di Bengkulu, sampai saat ini tercatat sebanyak 466 orang, pasien dinyatakan sehat sebanyak 237 kasus dan pasien meninggal dunia sebanyak 30 orang. Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri di rumah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

YLKI Hanya Satu, Tidak Punya Cabang di Mana pun

Jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh lembaga konsumen yang mencatut nama YLKI, sebaiknya dilaporkan pada pihak berwajib.

NASIONAL | 15 September 2020

Mahasiswa Masuk DIY Wajib Didata

"Kalau ada mahasiswa yang ternyata membawa Covid-19 dan kita tidak punya datanya, bagaimana akan tracing," kata Sultan.

NASIONAL | 15 September 2020

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Bengkulu

"Saya terpaksa membeli gas di warung Rp 25.000/tabung karena saya membutuhkan bahan bakar ini untuk masak di rumah," kata Anita, warga Bengkulu.

NASIONAL | 15 September 2020

134.708 UMKM di DIY Lolos Menerima Bantuan Hibah Produktif dari Pemerintah

Namun pelaku usaha mikro dan ultra mikro tetap masih bisa mendaftarkan usahanya baik melalui tingkat kelurahan, kabupaten, maupun provinsi.

NASIONAL | 15 September 2020

Gubernur Sumut Akan Tutup Kembali Tempat Hiburan Malam

Meski penutupan ini merupakan kewenangan bupati dan wali kota, Edy Rahmayadi akan mengambil sikap tegas.

NASIONAL | 15 September 2020

Covid-19, Akses ke 4 Kabupaten dan 1 Kota di Kep Nias Akan Ditutup

Di pulau yang berada di tengah lautan tersebut, ada empat kabupaten dan satu kota dengan total jumlah penduduk 800.000 jiwa.

NASIONAL | 15 September 2020

Baznas Raih Dua Penghargaan di GIFA 2020

Baznas meraih penghargaan untuk kategori "Organisasi Zakat Dunia dengan Pendistribusian Zakat Terbaik" dan "Leadership Role".

NASIONAL | 15 September 2020

Kasus Jiwasraya, Direktur Maxima Bantah Kendalikan 13 MI

Tidak mungkin bisa mengatur MI. Apalagi dari ke 13 MI itu, ada sejumlah nama besar.

NASIONAL | 15 September 2020

Cegah Klaster Pilkada, Ini Saran dari M. Qodari

UU Pilkada masih mengatur pelaksanaan pilkada dengan kondisi tanpa adanya pandemi, tanpa adanya bencana alam seperti saat ini.

NASIONAL | 17 September 2020

Uji Klinis Vaksin, Gubernur dan Forkopimda Jabar Jalani Penyuntikan Kedua

Kunjungan ini ketiga dari lima kunjungan. Kunjungan ketiga ini juga puncak, penyuntikan dosis terakhir dari percobaan vaksin Covid-19

NASIONAL | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS