Pergub Covid-19 Diberlakukan di Jambi, Razia Masker Diintensifkan
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-2.16)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.27)   |   DBX 933.73 (-1.4)   |   I-GRADE 135.366 (-0.54)   |   IDX30 427.201 (-2.7)   |   IDX80 111.513 (-0.59)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.96)   |   IDXG30 118.405 (-0.5)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-2.17)   |   IDXQ30 125.347 (-0.87)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.42)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.29)   |   IDXV30 105.043 (-0.28)   |   INFOBANK15 803.622 (-0.35)   |   Investor33 371.182 (-1.16)   |   ISSI 148.056 (-0.55)   |   JII 539.107 (-4.67)   |   JII70 182.679 (-1.26)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.79)   |   LQ45 780.316 (-3.88)   |   MBX 1404.61 (-3.28)   |   MNC36 278.843 (-0.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.55)   |   SMInfra18 242.356 (-2.29)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.76)   |  

Pergub Covid-19 Diberlakukan di Jambi, Razia Masker Diintensifkan

Kamis, 17 September 2020 | 15:40 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JEM

Jambi, Beritasatu.com - Operasi yustisi untuk mendisiplinkan warga masyarakat melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 di seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Jambi diintensifkan, menyusul diberlakukannyaPeraturan Gubernur (Pergub) Jambi Nomor 35 tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19. Operasi yustisi tersebut ditandai dengan pelaksanaan razia masker secara intensif di jalan raya, pasar tradisional dan tempat keramaian lainnya.

“Razia masker di Kota Jambi dan di seluruh kabupaten di Provinsi Jambi pekan ini dilakukan setiap hari. Razia masker tersebut digelar rutin sebagai tindak lanjut keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Jambi Nomor 35 tahun 2020,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah di Jambi, Kamis (17/9/2020).

Menurut Johansyah, sesuai dengan pergub tersebut, setiap orang yang melanggar protokoler kesehatan Covid-19, termasuk tidak pakai masker di ruang publik akan dikenakan sanksi administrasi, denda materi atau uang dan sanksi daya paksa kepolisian.

Dijelaskan, sanksi administrasi yang diberikan kepada setiap orang yang tidak memakai masker di ruang publik atau tempat umum dikenakn teguran lisan dan tertulis, penahanan sementara kartu indentitas penduduk (KTP) dan denda Rp 50.000/orang. Sedangkan untuk perusahaan swasta yang mengabaikan protokoler kesehatan Covid-19 akan dikenakan sanksi penutupan sementara kegiatan usaha, pencabutan izin usaha dan denda jutaan rupiah.

“Kemudian sanksi daya paksa polisian, yaitu mewajibkan orang yang terjaring razia masker membersihkan fasilitas umum, menyanyikan lagu-lagu nasional, melakukan push-up dan berjanji tidak akan melanggar protokol kesehatan Covid-19,”ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Jambi, A Pani Saharuddin mengatakan, operasi yustisi (razia masker) yang dilakukan di Kota Jambi dan beberapa kabupaten sepekan terakhir menjaring hingga 200 orang yang tidak memakai masker. Para pelanggar protokoler kesehatan tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk dari tenaga pendidik dan aparatur sipil negara (ASN).

“Kami memberikan sanksi tegas terhadap setiap orang yang tidak menggunakan masker, yakni denda Rp 50.000/orang, membersihkan fasilitas umum seperti menyapu jalan dan push-up 10 kali. Hal ini kami lakukan member pelajaran kepada warga agar sadar bahaya penularan Covid-19 jika tidak memakai masker di luar rumah,”katanya.

Dijelaskan, pihaknya masih terus melakukan pemantauan kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokoler kesehatan Covid-19, khususnya penggunaan masker. Pemantauan tidak hanya dilakukan di pasar tradisonal dan jalan raya, tetapi juga di tempat-tempat wisata, perkantoran, sekolah, kegiatan sosial budaya, kegiatan transportasi dan kegiatan keagamaan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

20 Nakes Terpapar Covid-19, Nias Membutuhkan Alat Pelindung Diri

Sokhiatulo menyebutkan, pihaknya juga mengalami kendala dalam melakukan tes swab di tengah masyarakat.

NASIONAL | 17 September 2020

Ganjar Tolak Ide KPU Soal Konser Musik Saat Pilkada

"Konser musik boleh, asal virtual," tegas Ganjar.

NASIONAL | 17 September 2020

Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga Meningkat di Jambi

Meningkatnya kasus Covid-19 klaster keluarga di Jambi dipengaruhi kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dan kurang disiplin melaksanakan protokol kesehatan

NASIONAL | 17 September 2020

Bantu Pelayanan Warga, Pemkot Semarang Pesan Sebemot dan Sebevimot Robot Karya Undip

Robot menggantikan kehadiran wisudawan karena pandemi.

NASIONAL | 17 September 2020

Bobby Nasution: Pluralisme Dasar Kekuatan Percepatan Pembangunan

Bakal calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, pluralisme menjadi dasar kekuatan dalam mempercepat program pembangunan di Medan.

NASIONAL | 17 September 2020

Sejak Awal Tahun, Tim Tabur Kejagung Ringkus 72 Buronan Berbagai Kasus

Menurut Kapuspenkum Kejagung jika diakumulasi, Kejagung berhasil menyelamatkan ratusan miliar uang negara diselewengkan oleh para buronan tersebut.

NASIONAL | 17 September 2020

Hadapi Covid-19, Indonesia Butuh Manajemen Keamanan Nasional

Pandemi Covid-19 yang semula mengancam kesehatan, kini telah meluas menjadi ancaman lain. Tidak hanya ekonomi, Covid-19 juga telah mengancam keamanan nasional.

NASIONAL | 17 September 2020

Aturan Pakai Masker di Mobil Pribadi Perlu Disosialisasikan

Dengan sosialisasi yang baik, masyarakat akan memahami isi kebijakan itu.

NASIONAL | 17 September 2020

Pandemi Covid-19 Dikhawatirkan Ganggu Keamanan Nasional

Di Indonesia yang dikhawatirkan akan mengganggu sistem ketahanan.

NASIONAL | 17 September 2020

Baznas Bersama IPB Gelar Islamic Economics Winter Course 2020

Kegiatan ini mengangkat tema peran Islamic social finance atau keuangan sosial Islam dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

NASIONAL | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS