Wanita Diduga Sengaja Tularkan Covid-19 di Mal Sedang Jalani Karantina di Semarang
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Wanita Diduga Sengaja Tularkan Covid-19 di Mal Sedang Jalani Karantina di Semarang

Senin, 21 September 2020 | 11:26 WIB
Oleh : Stefy Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com – Tersiarnya kabar seorang warga Semarang terpapar Covid-19 yang berjalan-jalan dan sengaja menularkan virus kepada banyak orang, yang viral di media sosial (medsos), kini kasusnya telah ditindaklanjuti dan ditangani.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochammad Abdul Hakam saat dikonfirmasi Senin (21/9/2020) mengungkapkan, jika warga yang diketahui bernama Lisa telah dilakukan tindakan dengan karantina di tempat isolasi pasien Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

“Setelah percakapan WA (WhatsApp) itu viral di media sosial, kami melakukan penelusuran. Akhirnya diketahui lokasi dan orangnya. Hari Jumat (18/9/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, yang bersangkuran (Lisa) dibawa dengan ambulans siaga menuju Rumdin. Bu Lisa dan ke dua anaknya saat ini sudah selesai melakukan pemeriksaan dan administrasi kemudian sudah menempati tempat isolasim,’’ papar Hakam.

Hakam menjelaskan kejadian itu bermula dari percakapan WA antara Lisa dan tetangganya, Fina. Dalam percakapan tersebut, Fina mengatakan bahwa tetangganya Lisa yang sudah terkonfirmasi Covid-19, namun masih bepergian ke luar rumah.

“Sebenarnya beberapa waktu lalu, kami melalui Puskesmas Karanganyar sudah melakukan penanganan kepada keluarga Ibu Fina dan Ibu Lisa. Bu Lisa sendiri sebenarnya melakukan isolasi mandiri di rumah karena takut diisolasi di Rumdin, dan pihak Puskesmas Karangnyar mengizinkan dengan pamantauan ketat,’’ ujar Hakam.

Sedangkan untuk kondisi Ibu Fina, kata Hakam, saat ini diizinkan melakukan isolasi mandiri di rumah, karena masih merawat ibunya yang juga positif dan baru saja pulang dari rumah sakit.

‘’Bu Fina ini anak tunggal jadi tidak punya saudara yang bisa merawat ibunya. Pertimbangan dari sisi psikologisnya juga ibu kandung bi Fina ini masih kurang stabil setelah mengetahui suaminya meninggal beberapa hari lalu, jadi butuh dukungan. Namun masyarakat sudah tidak perlu khawatir, karena isolasi mandiri yang dijalani bu Fina dalam pengawasan ketat oleh warga dan pihak puskesmas setempat,’’ tegas Hakam.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Resmi, Hari Ini Kemdikbud Terbitkan Juknis untuk Bantuan Kuota

Kemdikbud akhirnya meresmikan peraturan petunjuk teknis untuk bantuan kuota data internet 2020.

NASIONAL | 21 September 2020

Kasus Korupsi Djoko Tjandra Cs Kembali Dilimpahkan ke Kejagung

Berkas perkara Tipikor yang dilimpahkan hari ini itu adalah milik Djoko, Irjen Napoleon Bonaparte, dan Prasetijo Utomo.

NASIONAL | 21 September 2020

Rektor Unhan Serukan Budaya Damai dalam Pilkada Serentak 2020

Rektor Unhan mengusulkan agar pemerintah menerapkan e-voting dalam pilkada serentak 2020 yang telah dilaksanakan di banyak negara.

NASIONAL | 21 September 2020

Belajar Tatap Muka di Bengkulu Tengah, Siswa Wajib Kontongi Izin Wali Murid Bermeterai Rp 6.000

"Namun, kita berharap pelaksanaan KMB tatap muka berjalan baik di Bengkulu Tengah," kata Saidirman.

NASIONAL | 21 September 2020

Kader PSI Siapkan Bukti Rekaman Asusila Bupati Poso dengan ASN

Novran mengatakan, bukti rekaman dugaan asusila Bupati Poso dengan ASN berinisial VT sudah beredar luas di masyarakat.

NASIONAL | 21 September 2020

Ikadi: Ulama Harus Berpikiran Nasional

Masing-masing organisasi massa (ormas) keagamaan punya kiat-kiat tersendiri dalam berdakwah.

NASIONAL | 21 September 2020

Angka Kecelakaan Tinggi, Kemhub Kampanyekan Keselamatan Jalan

Kemhub melalui Ditjen Hubdat terus mengampanyekan pentingnya keselamatan jalan mengingat angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tinggi.

NASIONAL | 21 September 2020

Tumpang-Tindih Peraturan Hambat Perampingan Birokrasi dan Kelembagaan

Perampingan birokrasi dan kelembagaan tidak akan efektif selama masih terhambat dengan adanya tumpang-tindih peraturan.

NASIONAL | 20 September 2020

Indonesia Butuh Desain Besar Reformasi Birokrasi dan Kelembagaan

Reformasi birokrasi dan kelembagaan adalah sebuah keniscayaan untuk mewujudkan visi Indonesia 2045.

NASIONAL | 20 September 2020

2 Prajurit TNI Gugur di Papua

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali berulah di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua.

NASIONAL | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS