Pendeta Ditembak di Sugapa, Polisi Akan Olah TKP
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Pendeta Ditembak di Sugapa, Polisi Akan Olah TKP

Selasa, 22 September 2020 | 11:13 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Polri akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian penembakan Pendeta Yeremias Zanambani di Kampung Bomba, Distrik Hitadipta, Kabupaten Intan Jaya, Papua Sabtu (19/9/2020).

“Ini kami lakukan untuk memastikan kematian Pendeta Yeremias Zanambani. Ini rentetan kasus kekerasan yang dilakukan oleh KKB pimpinan Jelek Waker di Kabupaten Intan Jaya,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal pada Beritasatu.com, Selasa (22/9/2020).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (19/9/2020) dan berkembang di media sosial pada Mingggu (20/9/2020) bahwa Pendeta Yeremias yang dikabarkan meninggal dunia akibat terkena tembak oleh aparat.

“Mendapatkan informasi tersebut anggota Mapolsek Sugapa sempat bertemu dengan Ketua Klasis GKII Sugapa Pendeta Timotius Miagoni. Dalam pertemuan tersebut hadir Kapolsek Sugapa Ipda Engel Mayor,” sambung Kamal.

Penyampaian Pendeta Timotius bahwa ia mendapatkan kabar dari keluarganya di Distrik Hitadipta melalui telepon bahwa Pendeta Yeremia tertembak dan meninggal dunia.

Saat itu almarhum bersama istri ke kandang babi untuk memberikan makan ternak babinya, kemudian istrinya kembali ke rumah di kampung. Hingga pukul 19. 00 WIT korban tidak kembali ke rumah sehingga istri korban mencari ke kandang ternak yang berada di Kampung Bomba dan melihat korban sudah meninggal dunia.

Dalam beberapa hari belakang ini telah terjadi penembakan terhadap dua anggota TNI yang dilakukan oleh KKB dimana 2 anggota TNI gugur dan 2 warga sipil mengalami luka tembak hingga tewas dan satu warga sipil luka sabetan parang.

“Sehingga kami dari pihak keamanan ingin melakukan komunikasi dengan para tokoh agama untuk lebih berhati-hati dengan situasi yang saat ini terjadi,” tambah Kamal.

Polisi berhadap agar warga khususnya tokoh agama untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah apalagi pada malam hari mengingat intensitas kekerasan yang dilakukan oleh KKB beberapa hari ini meningkat.

TNI/Polri saat ini sedang meningkatkan kegiatan kepolisian seperti melakukan patroli gabungan dalam rangka mengantisipasi hal hal yang tidak kita inginkan bersama.

Perlu diketahui bahwa di Distrik Hitadipta Kabupaten Intan Jaya tidak terdapat personel TNI/Polri. Yang ada disana hanyalah pos persiapan Koramil Hitadipta.

“Isu yang beredar bahwa kasus penembakan yang mengakibatkan Pendeta Yeremias dilakukan oleh aparat TNI tidak benar. KKB melalui Juru Bicaranya saat ini kembali menebar fitnah. Saat ini KKB sedang mencari momen untuk menarik perhatian dunia di Sidang Umum PBB akhir bulan ini,” urai Kamal.

Rangkaian kejadian beberapa hari ini adalah settingan KKB yang kemudian diputarbalikkan bahwa TNI melakukan penembakan kepada pendeta. Harapan mereka kejadian ini jadi bahan di Sidang Umum PBB.

TNI bersinergi dengan Polri bertugas untuk melindungi masyarakat dari kebiadaban KKB seperti yang telah mereka tunjukkan dalam 1 minggu terakhir ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mudahkan Masyarakat Urus e-KTP, Bobby Nasution Akan Manfaatkan Mal

Masyarakat nantinya dapat mengurus e-KTP atau dokumen kependudukan lainnya di pusat perbelanjaan.

NASIONAL | 22 September 2020

Presiden Diminta Bentuk Tim Independen

Presiden Joko Widodo diminta membentuk tim independen/tim gabungan untuk melakukan koordinasi, evaluasi, dan monitoring skandal kasus Joko S Tjandra.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Pengolahan Aqua Dihentikan Sementara

Banjir bandang yang menerjang Cicurug, Sukabumi masuk ke pabrik pengolahan air mineral milik PT Golden Mississipi-Mekarsari Senin 21 September 2020 malam.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, 3 orang Hilang dan 210 Keluarga Mengungsi

Tiga orang dilaporkan hilang dalam banjir bandang yang terjadi di Cicurug, Sukabumi. Ketiganya masih dalam pencarian petugas di lapangan.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang di Sukabumi, karena Hujan Lebat Dipicu Gelombang Rossby

Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir Oktober-November 2020.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Penanganan Darurat Masih Berlangsung

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Jawa Barat pada 22-23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat dan angin kencang.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemhub Bagikan 1 Juta Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi diharapkan bisa mencegah Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2020

Berpotensi Mubazir, FSGI: Kaji Ulang Juknis Subsidi Kuota Internet

Guru dan siswa tetap harus membeli kuota karena kuota yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan.

NASIONAL | 21 September 2020

Penggunaan Subsidi Kuota Internet Dibatasi, Pengamat: Kebijakannya Tidak Tepat Guna

Pasalnya, kuota belajar jumlahnya lebih banyak dari kuota umum. Sementara penggunaan kuota belajar sangat terbatas.

NASIONAL | 21 September 2020

"Sunatan Massal" Hukuman Koruptor Perburuk Iklim Pemberantasan Korupsi

ICW menyatakan, banyaknya terpidana korupsi yang hukumannya dikurangi oleh Mahkamah Agung melalui putusan PK telah memperburuk iklim pemberantasan korupsi

NASIONAL | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS