Nyawa Bertumbangan di Sugapa, Polri: Tak Segampang Jakarta
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Nyawa Bertumbangan di Sugapa, Polri: Tak Segampang Jakarta

Selasa, 22 September 2020 | 11:24 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Polri mengaku terus mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Sugapa, Intan Jaya, Papua yang terus menebar teror. KKB yang di pimpin oleh Karel Tipagau dan Undius Waker itu, diduga kembali menembak seorang pendeta hingga tewas.

“Masih dikejar pelakunya. Nanti saya tanyakan ke kabid humas (soal proyektilnya) tapi balik lagi memang rekan-rekan cobalah ke sana. Memang kita bayangkan situasi di sana tidak seperti yang kita bicarakan di sini. Situasi memang tidak gampang, saya pernah ke sana,” kata Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Senin (21/9/2020).

Apa KKB berniat mengganggu pembangunan infrastruktur? “Tentunya kalau namanya menggangu pastilah kalau secara psikologis masyarakat pasti, Namanya juga teror kan itu. Dibuat oleh KKB. Tapi Polri-TNI di sana tidak membiarkan. Dalam artian kita kejar terus pelaku,” jawab Awi.

Pendeta yang ditembak hingga tewas adalah Pendeta Yeremia Zanambani di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya. Pelakunya diduga Jelek Waker dan gerombolannya.

Sebelumnya Pratu Dwi Akbar Utomo gugur saat kontak tembak antara TNI dengan KKB pada Sabtu, 19 September 2020. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sugapa untuk menjalani perawatan. Namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa ini menambah panjang peristiwa penembakan yang terjadi hanya sepekan dimana empat orang terluka tembak dimana dua diantaranya tewas.

Sugapa merupakan ibukota kabupaten Intan Jaya itu. Titik ini termasuk wilayah pedalaman Papua yang serba minim dan kerap dijadikan awal pendakian ke Puncak Cartenz.

Harga bensin dan Sembako disana kadang berkali-kali lipat dari harga normal sebab susahnya medan transportasi. Namun disisi lain bentang alamnya indah karena dikepung oleh pegunungan-pegunungan tinggi.

Namun disinilah dalam sepekan terakhir—selain pendeta dan Pratu Dwi—dua tukang ojek atas nama Badawi, 49 tahun dan Babinsa atas nama Serka Sahlan diserang KKB dan meninggal dunia.

Sebelumnya dua tukang ojek juga ditembak dan luka saat diserang di Kampung Mamba Distrik Sugapa. Mereka adalah Laode Anas Munawir dan Fatur Rahman.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sukses Pilkada 2020 Butuh Dukungan Seluruh Pihak

Kesuksesan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020 membutuhkan dukungan seluruh pihak.

NASIONAL | 22 September 2020

Wapres Resmikan Universitas Siber Asia, Rektor WN Korsel

Universitas Siber Asia diharapkan mampu mendoron perbaikan sistem pembelajaran daring, khususnya di tingkat pendidikan tinggi.

NASIONAL | 22 September 2020

Pendeta Ditembak di Sugapa, Polisi Akan Olah TKP

"Ini rentetan kasus kekerasan yang dilakukan oleh KKB pimpinan Jelek Waker di Kabupaten Intan Jaya,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal.

NASIONAL | 22 September 2020

Mudahkan Masyarakat Urus e-KTP, Bobby Nasution Akan Manfaatkan Mal

Masyarakat nantinya dapat mengurus e-KTP atau dokumen kependudukan lainnya di pusat perbelanjaan.

NASIONAL | 22 September 2020

Presiden Diminta Bentuk Tim Independen

Presiden Joko Widodo diminta membentuk tim independen/tim gabungan untuk melakukan koordinasi, evaluasi, dan monitoring skandal kasus Joko S Tjandra.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Pengolahan Aqua Dihentikan Sementara

Banjir bandang yang menerjang Cicurug, Sukabumi masuk ke pabrik pengolahan air mineral milik PT Golden Mississipi-Mekarsari Senin 21 September 2020 malam.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, 3 orang Hilang dan 210 Keluarga Mengungsi

Tiga orang dilaporkan hilang dalam banjir bandang yang terjadi di Cicurug, Sukabumi. Ketiganya masih dalam pencarian petugas di lapangan.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang di Sukabumi, karena Hujan Lebat Dipicu Gelombang Rossby

Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir Oktober-November 2020.

NASIONAL | 22 September 2020

Banjir Bandang Sukabumi, Penanganan Darurat Masih Berlangsung

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Jawa Barat pada 22-23 September 2020 masih berpotensi hujan dengan disertai kilat dan angin kencang.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemhub Bagikan 1 Juta Masker dan Hand Sanitizer Gratis

Pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat khususnya pengguna jasa transportasi diharapkan bisa mencegah Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS