Webinar Menuju Medan Berkah, Bobby Nasution Tawarkan Solusi Kebangkitan UMKM
INDEX

BISNIS-27 491.129 (0)   |   COMPOSITE 5612.42 (0)   |   DBX 1062.36 (0)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 478.794 (0)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 946.8 (0)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 165.112 (0)   |   JII 597.802 (0)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1134.88 (0)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1552.46 (0)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 308.232 (0)   |   SMInfra18 281.756 (0)   |   SRI-KEHATI 352.482 (0)   |  

Webinar Menuju Medan Berkah, Bobby Nasution Tawarkan Solusi Kebangkitan UMKM

Rabu, 23 September 2020 | 11:19 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dinilai bisa membangkitkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Banyak solusi yang bisa dilakukan untuk menghindari keterpurukan usaha mikro tersebut. Bahkan, usaha mikro ini dapat dikembangkan, dan menjadi salah satu penopang kebangkitan perekonomian, asal didukung pemerintah daerah.

Strategi dalam membangkitkan UMKM di tengah masyarakat ini, akan dibahas dalam webinar interaktif bersama para tokoh masyarakat dan tokoh muda di Kota Medan, Kamis (24/9/2020). Dalam webinar dengan mengusung thema "Menuju Medan Berkah" ini, menghadirkan Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Bobby Nasution.

Webinar ini juga diikuti oleh mantan Sekda Pemprov Sumut mewakili tokoh masyarakat, RE Nainggolan, yang akan mengangkat masalah penataan pemerintah menuju Medan yang berkah, dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara (LLDIKTI Sumut), Dian Armanto, yang membahas tentang keberkahan pada perguruan tinggi swasta (PTS).

RE Nainggolan melalui siaran persnya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (23/9/2020), menyampaikan bahwa Kota Medan yang heterogen terdiri dari berbagai suku maupun agama, membutuhkan pemimpin yang berjiwa nasionalis, Pancasilais, dan bisa merawat Bhineka Tunggal Ika, merawat kemajemukan menjadi kekuatan besar.

"Kota Medan juga membutuhkan pemimpin yang anti suap, takut akan Tuhan, dan membutuhkan pemimpin yang tidak melihat latar belakang suku, agama, ras maupun antargolongan dalam melakukan pembangunan. Dengan memenuhi segala kriteria tersebut, kita optimistis penataan pemerintah menuju Medan membawa berkah untuk ke depannya," ujar RE Nainggolan.

Oleh karena itu, sambung mantan bupati Tapanuli Utara ini, penataan pemerintah menuju Medan yang berkah itu, harus diawali dari ketulusan hati seorang kepala daerahnya. Soalnya, masyarakat di Kota Medan sangat heterogen, terdiri dari berbagai suku maupun agama. Sehingga, peranan kepala daerah sangat dibutuhkan merawat kemajemukan, termasuk di dalam pemerintahan, dengan mengenyampingkan kepentingan tertentu.

Disebutkan, jumlah penduduk di Medan ini sekitar 2.279.894 jiwa. Masyarakat yang ada di ibukota Sumut ini sangat heterogen, karena terdiri dari suku Batak Toba, Melayu, Mandailing, Karo, Jawa, Tionghoa, Minang, Aceh, Tamil dan lainnya. Berdasarkan jumlah penduduk tersebut, sebanyak 64,53 persen beragama Islam, Kristen 26,10 persen, Protestan 20,99 persen, Katolik 5,11 persen, Buddha 8,28 persen, Hindu 1,04 persen dan Konghucu 0,06 persen," jelasnya.

Dalam acara webinar itu, Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Bobby Nasution akan memotivasi masyarakat dan pelaku UMKM. Dalam meningkatkan masyarakat dengan membangun produk UMKM di setiap kecamatan Kota Medan, harus didukung oleh pemerintah kota. Termasuk meningkatkan UMKM Kota Medan Yang Bersinergi Dengan Perguruan Tinggi.

"Untuk ke depannya, upaya mendorong setiap kecamatan untuk memiliki produk UMKM oleh pemerintah bisa dikolaborasikan. Pemerintah harus hadir sebagai orangtua dari pelaku UMKM, yang harus terlibat mempromosikan setiap produk, baik itu ke provinsi lain hingga ke berbagai manca negara. Produk UMKM di Medan juga berkualitas dan tidak kalah bersaing, sehingga perlu didorong pemerintah supaya semakin berkembang," sebutnya.

Bobby juga akan memberikan motivasi agar masyarakat maupun mahasiswa ikut menjadi pelaku UMKM. Dari rumah, mungkin ada yang bisa dihasilkan kaum ibu dan mahasiswa. Jika itu bermutu dan bermanfaat, maka Bobby Nasution siap menyediakan pasarnya.

"UMKM itu salah satu masalahnya adalah market, atau pasar untuk membeli produk mereka. Nah kami jamin Pemko Medan akan jadi market pertama. Produk UMKM asli Medan akan kami wajibkan dipakai ASN hingga seluruh pejabat," jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bobby Nasution Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Pelajar di Medan

Menyahuti keinginan masyarakat, Bobby Nasution ingin menggratiskan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2020

Ekonomi Membaik, 254 Keluarga di Mukomuko Tolak Terima Bantuan PKH

Jatah bantuan untuk warga tidak bersedia lagi menerima PKH tersebut, akan dialihkan ke masyarakat miskin lain yang belum mendapatkan bansos dari pemerintah.

NASIONAL | 23 September 2020

NU Care Salurkan Ratusan APD untuk 65 Puskesmas di DKI Jakarta

Bersama Tokopedia Salam dan Tim Gerakan 1.000 Senyuman, NU Care menyalurkan bantuan APD kepada puskesmas zona merah di DKI Jakarta.

NASIONAL | 22 September 2020

San Diego Hills, Pemakaman Terindah di Indonesia yang Bertaraf International

San Diego Hills memiliki konsep Forest Lawn yang dipadukan dengan budaya Indonesia sehingga terlihat anggun, bersih, nyaman, dan asri.

NASIONAL | 23 September 2020

Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Darurat Tujuh Hari Pascabanjir Bandang

Menurut prakiraan BMKG, hari ini di wilayah Jawa Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang.

NASIONAL | 23 September 2020

HUT ke-56 Sulut, Olly Ajak Masyarakat Tetap Optimistis

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak masyarakat Bumi Nyiur Melambai untuk tetap bersikap optimistis.

NASIONAL | 23 September 2020

Edy Rahmayadi: Covid-19 Meningkat karena Masyarakat Susah Diatur

"Masyarakat masih banyak yang bandel-bandel. Mereka tidak mau menggunakan masker. Tidak mau mengikuti anjuran pemerintah, susah diatur," ujar Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 23 September 2020

PMKRI Gugat UU Minerba

PMKRI menggugat Pasal 169A ayat (1a), Pasal 169A ayat (1b), dan Pasal 35 UU Minerba

NASIONAL | 22 September 2020

Jenazah Putra Bungsu Wali Kota Jambi Dimakamkan dengan Protokoler Covid-19

Muhammad Fabiansyah Putra pun meninggal di Jakarta, Senin (21/9/2020) akibat komplikasi Covid-19 dan ginjal.

NASIONAL | 22 September 2020

Bengkulu Belum Perlu Rumah ICU untuk Pasien Covid-19

Jumlah pasien gawat darurat Covid-19 di Bengkulu masih sedikit.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS