Minggu ke-39, Tak Ada Daerah Zona Merah Covid-19 di Jawa Tengah
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Minggu ke-39, Tak Ada Daerah Zona Merah Covid-19 di Jawa Tengah

Selasa, 29 September 2020 | 11:00 WIB
Oleh : Stefy Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Langkah serius pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penanganan Covid-19 membuahkan hasil. Pada pekan ke-39 sejak pandemi diperkirakan muncul pada Januari 2020, saat ini tak ada satu daerah di Jawa Tengah berstatus sebagai zona merah.

"Dari hasil evaluasi mingguan tentang penyebaran Covid-19. Alhamdulillah datanya cukup bagus, pada pekan ke-39 hari ini, data kita menyebutkan tidak ada yang merah," ungkap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai memimpin rapat rutin koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gradhika Bhakti Praja kompleks kantor Pemprov Jateng, Senin (28/9).

Beberapa daerah yang sebelumnya berstatus sebagai zona merah, kata Ganjar, sudah berangsur-angsur membaik. Kota Semarang misalnya, penurunannya cukup bagus sehingga membuat daerah itu kini berwarna oranye. Pun dengan daerah-daerah lain yang sebelumnya mendapat perhatian, kini berangsur membaik.

"Namun ada beberapa daerah yang menjadi perhatian salah satunya Banyumas. Banyumas naik karena kemarin ada klaster pondok pesantren. Sekarang kami bantu penanganannya, termasuk Kebumen yang juda kami bantu," paparnya.

Meski begitu, dia menyoroti beberapa kejadian luar biasa yang terjadi di Jawa Tengah selama dua pekan terakhir. Kejadian dangdutan di Kota Tegal, pengajian di Pekalongan dan Pemalang hingga terbaru lomba volly ball di Kabupaten Brebes menjadi perhatian.

"Saya minta yang seperti ini betul-betul ditunda dulu. Kami sampaikan dengan tegas, bahwa pemerintah saat ini betul-betul serius. Akan kami lakukan tindakan tegas bahkan proses hukum apabila ada yang melanggar," tegasnya.

Pihaknya meminta semua masyarakat untuk saling menjaga demi kebaikan bersama. Ia juga akan membentuk champion-champion yang ditugaskan melakukan edukasi.

"Akan kami buat champion di level keluarga, kelompok masyarakat dan lainnya untuk memasifkan edukasi. Kami juga akan meningkatkan operasi gabungan, yang awalnya rencananya berakhir September ini, akan kami perpanjang karena kondisi yang masih belum memungkinkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo membenarkan bahwa tidak ada daerah berstatus zona merah di Jawa Tengah pada pekan ke-39 saat ini.

"Data kita, zona merahnya tidak ada. Kondisi saat ini, ada 14 daerah masuk kategori zona kuning dan 21 lainnya zona oranye. Ini suatu peningkatan, karena dua minggu sebelumnya ada 6 daerah di Jateng yang tergolong zona merah, kemudian menurun dan sekarang tidak ada," Kata Yulianto.

Penurunan kasus di Jawa Tengah ini lanjut dia disebabkan beberapa faktor. Setidaknya, ada 15 indikator yang dapat mempengaruhi daerah dalam hal zonasi.

"Antara lain penurunan kasus penularan, kematian dan lainnya. Ada banyak hal, yang melandasi itu," ucapnya.

Yulianto menerangkan, penurunan kasus di Jawa Tengah saat ini bahkan lebih dari 50 persen dibanding puncak penularan kasus yang terjadi pada minggu ke-36. Hal itu juga diikuti dengan penurunan angka kematian yang juga menurun dari puncaknya minggu ke-30 dan saat ini menurun drastis.

"Kalau perilaku masyarakat sudah membaik dan operasi yustisi terus dilakukan, maka ini akan terus membaik," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Meski Dikritik, Pemprov Banten Tetap Tunjuk Muhtarom Jadi Komisaris BUMD Agrobisnis, Ini Alasannya

Keberadaan Muhtarom, dalam posisi sebagai komisaris PT Agrobisnis Banten Mandiri merupakan representasi dari Pemprov Banten sebagai pemilik saham.

NASIONAL | 29 September 2020

Komisi III Temukan Kejanggalan Kaburnya Napi Cai Changpan

Sarifuddin Sudding meyakini pelarian yang dilakukan Cai Ji Fan melibatkan orang dalam hingga pejabat terkait.

NASIONAL | 29 September 2020

Dirjen Hubdat Dorong Optimalisasi Layanan Angkutan Perintis

Optimalisasi layanan angkutan penyeberangan perintis ini meliputi aspek prasarana, sarana, dan pelayanan.

NASIONAL | 29 September 2020

Pengamat: Mencurigakan, Kuota Belajar Kemdikbud Rekomendasikan Aplikasi Berbayar dan Tidak Populer

Dari 19 aplikasi yang tersedia pada kuota belajar, setidaknya ada 5 aplikasi yang diragukan eksistensi dan kapasitasnya.

NASIONAL | 29 September 2020

Bobby Nasution Diulosi Pedagang di Pasar Pringgan Medan

Pedagang Pasar Pringgan Medan menyambut hangat Bobby Nasution. Mereka langsung mengupa-upa dengan menyematkan ulos ke bahu Bobby Nasution.

NASIONAL | 29 September 2020

Pulihkan Ekonomi, Kemristek Ciptakan 1.000 Teknopreneur

Kerja sama antara Kemristek dan Yayasan Inotek ini akan memperkuat program startup inovasi Indonesia yang sudah dimulai oleh Kemristek sejak 2015.

NASIONAL | 28 September 2020

Program Para-Para Papua Rangkul 500 Mahasiswa Papua

Program Para-Para Papua telah menjangkau enam kota di tiga pulau yang berbeda.

NASIONAL | 28 September 2020

Kejagung Soroti Pilkada Serentak 2020

Kejaksaan Agung (Kejagung) turut menyoroti perhelatan Pilkada 2020 agar bisa berjalan dengan baik dan meminimalisir penyimpangan yang terjadi

NASIONAL | 28 September 2020

Yorrys Konsultasi Bareskrim dan BPK Terkait Tindakan Sekjen DPD

Konsultasi untuk mengetahui implikasi hukum yang dilakukan Dony, sapaan Reydonnyzar Moenek

NASIONAL | 28 September 2020

Potensi Tsunami Megathrust, Kelola dan Perkuat Mitigasi Serta Tata Ruang

Potensi tsunami megathrust itu menjadi ketakutan bukan kesadaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan diri serta memperkuat mitigasi bencan

NASIONAL | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS