Ponpes yang Jadi Klaster Covid-19 Diminta Tidak Pulangkan Santri
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-2.38)   |   COMPOSITE 5096.45 (-20.84)   |   DBX 966.383 (-3.17)   |   I-GRADE 139.404 (-0.96)   |   IDX30 427.333 (-2.25)   |   IDX80 113.424 (-0.5)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.1)   |   IDXG30 119.109 (-0.52)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-2.14)   |   IDXQ30 124.381 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.57)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.35)   |   IDXV30 108.161 (-0.42)   |   INFOBANK15 830.634 (-7)   |   Investor33 372.738 (-1.82)   |   ISSI 150.924 (-0.31)   |   JII 548.46 (-1.24)   |   JII70 187.38 (-0.44)   |   KOMPAS100 1019.47 (-5.04)   |   LQ45 787.196 (-3.67)   |   MBX 1409.36 (-5.93)   |   MNC36 279.413 (-1.35)   |   PEFINDO25 280.307 (0.94)   |   SMInfra18 241.86 (-0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.67)   |  

Ponpes yang Jadi Klaster Covid-19 Diminta Tidak Pulangkan Santri

Selasa, 29 September 2020 | 12:10 WIB
Oleh : Stefy Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah menjadi klaster penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta seluruh pengasuh pondok pesantren yang menjadi klaster untuk berkoordinasi dengan gugus tugas.

"Kami sekarang mengawasi pergerakan-pergerakan ini. Kami harap pondok pesantren yang terpapar, segera berkoordinasi dengan gugus tugas," kata Gus Yasin, ditemui usai mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (29/9/2020).

Gus Yasin juga meminta kepada seluruh pengelola pondok pesantren yang menjadi klaster Covid-19 tidak memulangkan santrinya ke rumah. Sebab dikhawatirkan, kalau dipulangkan, khawatirnya mereka akan memberikan penyebaran di kampungnya masing-masing.

"Tahan dulu, jangan dipulangkan begitu saja. Laporkan ke kami, kami akan bantu apa yang diperlukan pondok pesantren dalam rangka penanganan ini," tegasnya.

Gus Yasin menerangkan, sampai saat ini ada beberapa pondok pesantren yang melaporkan adanya kasus Covid-19. Diantaranya di Batang, Kendal, Kebumen dan Banyumas.

"Ini yang terbaru di Kabupaten Pekalongan. Baru kami dalami saat ini, sejauh mana yang terpapar. Baru kami awasi," ujar Taj Yasin Maimoen.

Di sejumlah pondok pesantren yang terdapat kasus Covid-19 itu, Gus Yasin sudah meminta agar menghentikan semua kegiatannya. Meski begitu, tidak boleh ditutup terus santri dipulangkan," jelasnya.

Ditanya apakah Pemprov Jateng akan menutup kegiatan di seluruh pondok pesantren di Jawa Tengah yang menjadi klaster penyebaran Covid-19, Gus Yasin mengatakan bahwa masih dalam tahap evaluasi.

"Kami evaluasi dulu, sementara ini memang kegiatannya kami berhentikan dulu, tapi tidak kita tutup dan santrinya dipulangkan," tandasnya.

Sebelumnya, muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah, yakni klaster pondok pesantren. Kasus ini muncul saat pondok pesantren di Kebumen dan Banyumas melaporkan adanya penularan di tempat mereka.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun meminta agar penanganan klaster Ponpes ditangani serius. Pihaknya telah menerjunkan tim untuk membantu melakukan tracing dan treathment di sejumlah tempat itu.

"Dari Kebumen dan Banyumas sudah telpon kami, minta bantuan diantaranya tempat isolasi. Sudah kami bantu untuk pemenuhannya, termasuk tindakan lain dalam rangka penanganannya," uhar Ganjar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lift Gedung Nusantara I DPR Terbakar

Lift gedung Nusantara I DPR, Jakarta, terbakar. Video kebakaran beredar di media sosial.

NASIONAL | 29 September 2020

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Difungsikan Khusus untuk Pasien Covid-19

Sebanyak 250 tempat tidur yang ada di RSUD Banten kembali digunakan untuk pasien Covid-19.

NASIONAL | 29 September 2020

Pilkada Serentak, Penjabat Kepala Daerah di Jambi Diingatkan Jangan Lengah

Para pejabat sementara bupati bisa mendorong peningkatan penggunaan penggunaan masker.

NASIONAL | 29 September 2020

Tim UGM Ciptakan Alat Deteksi Sebelum Gempa Terjadi

“Jika gempa besar di atas magnitudo (M) 6, sekitar dua minggu sebelumnya alat ini sudah mulai memberikan peringatan," kata Sunarno.

NASIONAL | 29 September 2020

HMI Jabodetabeka-Banten Minta Pemprov Evaluasi Penanganan Covid-19

Pemprov Banten jangan hanya menyalahkan masyarakat, seolah-olah ketidakpatuhan masyarakat menjadi satu-satunya faktor penyebab melonjaknya Covid-19 di Banten.

NASIONAL | 29 September 2020

Silvany Bantah Argumen PM Vanuatu soal Papua, Ini Kata PDIP

Tindakan nasionalis itu dianggap terbaik dibanding para elite yang terus menggapai ambisi politik di dalam negeri.

NASIONAL | 29 September 2020

Minggu ke-39, Tak Ada Daerah Zona Merah Covid-19 di Jawa Tengah

Setidaknya, ada 15 indikator yang dapat mempengaruhi daerah dalam hal zonasi.

NASIONAL | 29 September 2020

Meski Dikritik, Pemprov Banten Tetap Tunjuk Muhtarom Jadi Komisaris BUMD Agrobisnis, Ini Alasannya

Keberadaan Muhtarom, dalam posisi sebagai komisaris PT Agrobisnis Banten Mandiri merupakan representasi dari Pemprov Banten sebagai pemilik saham.

NASIONAL | 29 September 2020

Komisi III Temukan Kejanggalan Kaburnya Napi Cai Changpan

Sarifuddin Sudding meyakini pelarian yang dilakukan Cai Ji Fan melibatkan orang dalam hingga pejabat terkait.

NASIONAL | 29 September 2020

Dirjen Hubdat Dorong Optimalisasi Layanan Angkutan Perintis

Optimalisasi layanan angkutan penyeberangan perintis ini meliputi aspek prasarana, sarana, dan pelayanan.

NASIONAL | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS