Gubernur Sumut Kecewa dengan Penanganan Covid-19 di Madina
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Gubernur Sumut Kecewa dengan Penanganan Covid-19 di Madina

Rabu, 7 Oktober 2020 | 10:57 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terkesan melakukan pembiaran terhadap masyarakat, tidak menggunakan masker dan mengatur jarak di tengah pandemi Covid-19 di daerah tersebut.

Kekecewaan Edy Rahmayadi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu diungkapkan saat melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan bantuan berupa 260 unit hand sanitizer, 520 APD dan 1 unit ventilator untuk anak di Kabupaten Madina. Bantuan itu diterima oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Madina, Dahler Lubis.

"Mohon maaf karena saya terpaksa menyampaikan ke publik. Mulai dari perjalanan sampai mengunjungi pesantren, saya melihat kondisi riil di lapangan. Masih banyak rakyat yang tidak menggunakan masker," ujar Edy Rahmayadi melalui keterangannya, Rabu (7/19/2020).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Madina, terjadi karena pemerintah sebelumnya tidak maksimal dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 tersebut. Masyarakat dibiarkan tidak menggunakan masker.

"Saya mengingatkan masalah ini demi melindungi rakyat kita supaya tidak menjadi korban akibat wabah virus corona ini. Saya ungkapkan agar pandemi ini ditangani secara serius. Tidak ada muatan politis dari persoalan yang saya ungkapkan ini. Rakyat tidak tahu kalau pemerintah tak mengingatkan," kata Edy Rahmayadi.

Hadir dalam kunjungan itu Pjs Bupati Madina Dahler Lubis, Ketua PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Binsar Situmorang, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut Effendy Pohan, Kepala Dinas Sosial Sumut Rajali, Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis, para dokter dan tenaga medis.

Edy berpesan pada Satgas Covid-19 Madina untuk tidak lagi menerapkan karantina mandiri pada masyarakat yang telah terpapar Covid-19 untuk mencegah penularan di keluarga. Edy meminta Satgas dan Pemkab Madina untuk segera menyiapkan karantina tambahan bila pasien terus bertambah.

“Saya minta untuk tidak melakukan karantina mandiri. Semua masyarakat yang sudah terjangkit untuk ditampung di suatu tempat, bisa juga menyewa hotel. Kalau dana tidak ada lapor ke provinsi,” katanya.

Dalam arahannya, Edy juga meminta untuk segera melakukan contact tracing terhadap pasien yang telah terpapar. Untuk proses percepatan swab, Edy memerintahkan Satgas Covid-19 Sumut untuk menyerahkan bantuan peralatan pendukung ke Satgas Covid-19 Madina.

Pjs Bupati Madina Dahler Lubis dalam laporannya menyatakan bahwa di Madina tenaga kesehatan merupakan pasien terbanyak terpapar Covid-19. Data hari ini, keseluruhan terdapat 181 kasus yang dilaporkan.

Dahler menyatakan, pihaknya bersama Forkopimda telah melaksanakan beberapa pencegahan dan sosialisasi ke masyarakat, di antaranya operasi yustisi, sosialisasi protokol kesehatan, menetapkan Bagas Godang Madina sebagai tempat karantina, pembagian masker dan menghentikan proses belajar mengajar di sekolah.

“Saya memberikan laporan kepada Pak Gubernur, bahwa kita telah menyiapkan 50 tempat tidur untuk karantina. Bila terjadi lonjakan kita akan segera menyiapkan tempat lain seperti hotel dan sebagainya,” sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Operasi Yustisi di Lebak dan Pandeglang, Kapolda Banten: Masyarakat Tak Patuh Diberi Sanksi

Martri Soni menambahkan bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan diberikan sanksi sosial.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Penerapan Protokol Kesehatan yang Ketat di Pintu Masuk Kota Palu Mampu Tekan Kasus Covid-19

Sebelumnya peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Palu lebih banyak disebabkan oleh para pelaku perjalanan dari provinsi tetangga atau luar daerah.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Buka Usaha Tanpa Izin Satgas Covid-19, 8 Agen Mobil di Jambi Diberi Peringatan

Hariyanto menjelaskan, pihaknya meningkatkan sanksi denda materi Rp 50.000 terhadap pelanggar protokoler kesehatan Covid-19 di Jambi sepekan terakhir.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

18.000 Usaha Kecil Menengah di DIY Terima Dana Hibah Produktif

“Masih ada kesempatan untuk mendaftar, karena bantuan produktif yang awalnya hanya menyasar ke 12 juta menjadi 15 juta pelaku usaha mikro,” ujar Agus Mulyono.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Politikus PAN Usul Biaya Swab Test Disubsidi Pemerintah

Pelaksana Harian Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengusulkan agar biaya swab test disubsidi pemerintah.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Azis Syamsuddin: Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoax soal UU Ciptaker di Media Sosial

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta masyarakat tidak terprovokasi hoax di media sosial.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Akun Instagram Azis Syamsuddin “Dihujani” Puluhan Ribu Komentar

Akun Instagram Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mendadak “dihujani” puluhan ribu komentar.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Menhub Kumpulkan Donasi Rp 5 M dari Lelang dan Peluncuran Buku

Donasi juga dikumpulkan dari penjualan barang-barang lainnya seperti topi, kaus, kemeja, jaket hingga gitar kesayangan Budi Karya Sumadi.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Perkuat, Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Sosialisasi pencegahan Covid-19 semakin diperkuat sehingga kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan semakin meningkat.

NASIONAL | 4 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Dinilai Bukan Bentuk Pengkhianatan Pemerintah dan DPR

UU Cipta Kerja dinilai bukan bentuk pengkhianatan Pemerintah dan DPR kepada masyarakat karena lahir melalui proses konstitusional dan tujuannya baik.

NASIONAL | 6 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS