ALIPP Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tablet Rp 15,9 Miliar ke Kejati Banten
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

ALIPP Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tablet Rp 15,9 Miliar ke Kejati Banten

Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:17 WIB
Oleh : Laurens Dami / JEM

Serang, Beritasatu.com - Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) melaporkan kasus dugaan korupsi pengandaan tablet (handphone tablet) untuk SMA/SMK/SKh di Lebak senilai Rp15,9 miliar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Direktur Eksekutif ALIPP Uday Suhada, di Serang, Selasa (13/10/2020) mengatakan, pihaknya telah mendatangi Kejati Banten untuk melaporkan kasus dugaan korupsi pengadaan tablet oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten di wilayah Lebak.

“Perkara yang dilaporkan ALIPP, yakni adanya dugaan korupsi melalui penggelembungan harga pada pengadaan tablet (Hp tablet) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah Kabupaten Lebak untuk siswa SMA/SMK/SKh senilai 15,9 miliar,” ujar Uday.

Tidak hanya itu, Uday juga melaporkan pengadaan 3.259 unit HP tablet untuk SMP se-Pandeglang senilai Rp8.132.000.000 (delapan miliar seratus tiga puluh dua juta rupiah). Selain itu, pengadaan 4.837 unit HP tablet untuk SD se-Pandeglang senilai Rp15.932.000.000 (lima belas miliar sembilan ratus tiga puluh dua juta rupiah).

Uday yang didampingi Uid Muftiwidya sebagai saksi pelapor memperkirakan kerugian keuangan negara dari proyek itu sebagai sangat besar.

Pertama, kasus dugaan korupsi pengadaan HP tablet untuk siswa SMA/SMK/SKh di Lebak kerugian keuangan negara diperkirakan Rp 1 miliar. Kedua, kasus dugaan korupsi pengadaan HP tablet untuk SMP dan SD di Pandeglang, kerugian keuangan negara diperkirakan sebesar Rp3,2 miliar.

“Modusnya penggelembungan atau mark up anggaran. Secara normatif memang sesuai spesifikasi, tapi kualitasnya jauh berbeda. Standar merk Samsung, pengadaanya dimonopoli produk Cina, seperti Axio, Samyong, Sambio. Selisih harganya kisaran Rp 400.000 hingga Rp 600.000 per unit,” ujar Uday.

Uday menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi, HP tablet murahan itu kini sudah sekitar 40 persen mengalami kerusakan.

“Orang-orang yang kami laporkan (terlapor) yakni kepala KCD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten wilayah Lebak; kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang; kepala Seksi SD Dinas Pendidikan Pandeglang; ketua Majelis Musyawarah Kepala Sekolah (M2KS) Pandeglang dan pihak penyedia barang,” ujarnya.

Selain melaporkan kasus baru, ALIPP juga membahas beberapa perkara yang saat ini sedang ditangani Kejati Banten yakni

Kasus dugaan korupsi lahan sport center Provinsi Banten, kasus

pengadaan genset RSUD Banten, dan kasus pematangan lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Jiwa Banten

“Kami mendukung penuh penanganan kasus-kasus tersebut. Kejati tidak boleh ragu, jangan tebang pilih. Siapapun yang memangsa uang rakyat, wajib diperlakukan sama di muka hukum,” tegas Uday.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

3 Menteri Beri Motivasi di Penutupan Edufair SMAN 8 Jakarta, Mensos Nyatakan Bangga pada Kreatifitas Siswa

Juliari berpesan agar anak-anak di Indonesia untuk tetap semangat belajar mempersiapkan masa depannya setinggi mungkin.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Proyek Fiktif Waskita, KPK Periksa Eks Komisaris PT Aryana

Hosen diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DSA (Desi Arryani).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Bareskrim

Syahganda ditangkap dalam kasus dugaan melanggar tindak pidana UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi, KAMI: Kita Tidak Akan Pernah Surut

Sekretaris Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan ditangkap polisi.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Musim Hujan, Presiden Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi faktor cuaca, seperti banjir, longsor, dan puting beliung.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Ini Cara Mudah dan Hemat Dukung Anak Belajar di Rumah

Samsung melalui program Semangat Tetap Sekolah menjadi solusi bagi orangtua dan murid Indonesia dalam menjalani Pembelajaran Jarak Jauh pada pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Semen Gresik Pasok 150.000 Ton Produk Unggulan Ultrapro untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Semen Gresik memasok 75% atau 150.000 ton Ultrapro untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Kejagung Tangkap DPO Kasus Korupsi Penataan dan Pemanfaatan Tanah

Erwin Panggabean diamankan tanpa perlawanan di sebuah ruko di Jalan Rawe Komplek Pertokoan Martubung Medan.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

DPR Minta Pembangunan Tol Cisumdawu Dipercepat

Pembangunan tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) dipercayai dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

KLHK: UU Ciptaker Beri Kepastian Hukum bagi Warga Sekitar Hutan

Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono memastikan masyarakat di sekitar hutan dapat bekerja dengan perlindungan hukum yang jelas berkat UU Ciptaker.

NASIONAL | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS