Sembuh dari Covid-19, dr Arief Fadhillah: "Kini Kami Bisa Melayani Pasien Lagi..."
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Sembuh dari Covid-19, dr Arief Fadhillah: "Kini Kami Bisa Melayani Pasien Lagi..."

Minggu, 25 Oktober 2020 | 11:01 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Dua dokter yang merupakan pasangan suami-istri, dr Arief Fadhillah dan dr Fauziah, tak sanggup menahan rasa harunya setelah keduanya akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19. Setelah dirawat sekitar sebulan di rumah sakit, dan dilanjutkan dengan 14 hari isolasi mandiri di rumah, keduanya kini dapat kembali bertugas merawat para pasien yang juga terpapar virus corona.

Dr Arief, mengaku memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi dan obesitas. Dengan komorbid yang dimilikinya, memang tidak mudah untuk sembuh dari virus yang menggerogoti tubuhnya itu.

“Namun saya bisa melalui semuanya dengan baik. Saya akhirnya dapat berinteraksi kembali dengan masyarakat. Kini kami bisa lagi melayani pasien," ujar dr Arief, saat ditemui Beritasatu.com di rumahnya di Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (23/10/2020).

Arief yang bertugas sebagai dokter umum di RSU Malahayati Medan, menduga dirinya terpapar saat sedang bertugas menangani pasien Covid-19. Ia dan istrinya sama-sama bertugas di RSU Malahayati dan RSU Haji Adam Malik Medan.

Pada awal terpapar virus, kata Arief, badannya terasa sakit-sakit diikuti demam, batuk, sakit tenggorokan, dan kehilangan rasa serta penciuman. "Saya mungkin tertular saat sedang bertugas. Setiap hari mungkin virus corona memasuki tubuh saya, sampai akhirnya saya positif Covid-19,” katanya.

Padahal saat bertugas, Arief selalu taat menggunakan alat pelindung diri. Gejala corona mulai dirasakan pada 28 Juli 2020. Pada 6 Agustus, Arief pun melakukan swab tes dan dinyatakan dirinya positif Covid-19.

"Bersama istri saya, kami langsung dijemput dengan ambulans RSU Malayahati dan dibawa ke RSUP Haji Adam Malik, untuk menjalani perawatan sekaligus isolasi sampai dinyatakan sembuh," jelasnya.

Istri Arief, dr Fauziah menyebutkan dirinya tertular dari suaminya. Gejala yang dialami. Mengalami demam, batuk-batuk, badan terasa nyeri linu- linu dan indra penciuman tidak normal.

"Kita sempat merasakan seperti orang yang sangat tertekan. Namun, kita menyadari jika menghadapi paparan virus corona, tidak boleh stres. Saya berusaha tenang melawan penyakit tersebut. Tetap mengonsumsi makanan bergizi, minum jus, dan vitamin," katanya.

Selama menjalani isolasi, makanan yang dikonsumsi setiap hari di rumah sakit berupa makanan rebusan, ikan, tahun, tempe, sesekali makan daging dan telur. Sedangkan jus yang dikonsumsi adalah jus buahan, susu, dan vitamin. “Dibantu dengan berdoa, akhirnya kami dinyatakan sembuh,” kata Fauziah.

Keduanya mengaku sangat tidak enak terpapar virus corona. Karena itu, keduanya mengajak masyarakat untuk benar-benar menjaga pola hiduo sehat, serta patuhi protokol kesehatan sebagai anjuran pemerintah.

"Kuncinya adalah menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak (3M) dan tidak melakukan kerumunan. Jika kita semua disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ini, maka penanganan pandemi Covid-19, pasti segera berakhir," sebutnya.

Arief dan Fauziah, merupakan pasangan dokter suami istri yang beruntung. Mereka menjadi bagian dari sekitar 600 orang tenaga kesehatan (nakes) di Sumut yang terpapar virus corona saat menjalankan tugas, dan 20 orang di antaranya adalah dokter yang meninggal dunia karena virus ini.

Ke-20 dokter itu adalah dokter Sutrisno, Ifan Eka Syahputra, Daud Ginting, Edwin Parlindungan Marpaung, John Edward F Sipayung, Sabar Tuah Barus dan dokter Ahmad Rasyidi. Kemudian, dokter Dennis, Ucok Martin, Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Anna Mari Ulina Bukit, Aldreyn Asman Aboet, Andika Kesuma Putra, Herwanto, Maya Norismal Pasaribu, M Hatta Lubis, Donni Muhammad Arifin Sinaga, Mahyono, dan Tony Lumban Tobing.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gempa di Pangandaran Terasa hingga Yogyakarta

Selain Yogyakarta, getaran juga dirasakan di Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul dan Gunung Kidul.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gempa Magnitudo 5,9 di Pangandaran Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa dengan magnitudo 5,9 yang terjadi di laut Jawa, 90 kilometer dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tidak berpotensi tsunami

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara NTT

Fenomena Hujan es melanda Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur ( NTT), Jumat (23/10/2020) siang.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Ilham Bintang Gugat Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Rp 100 M

Gugatan yang diajukan oleh Ilham, selain kerugian materiil, juga kerugian imateriil, sebesar Rp 100 miliar kepada pihak Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Keluarga Nilai Penangkapan Gus Nur Politis

Muhammad Munjiat, putra kedua Gus Nur mengatakan keluarga keberatan dengan penangkapan tersebut.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Peneliti LIPI: Komunikasi Politik untuk Bangun Kepercayaan dalam Iklim Demokratis

Tiap permasalahan harus dikenali untuk mengetahui apa solusinya sehingga bisa segera dilakukan perbaikan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jokowi Tegaskan Komitmen Reformasi Struktural

Menurut Jokowi, reformasi struktural dimaksudkan agar UMKM serta industri padat tenaga kerja berkembang pesat.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jokowi Optimistis Perekonomian Indonesia Akan Pulih

Jokowi meyakini, pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dan penciptaan lapangan kerja bisa semakin terbuka luas.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Kolaborasi Kemdes-Kemnaker untuk Bantu Warga Desa di Tuban

Program kolaborasi meliputi pembangunan 1.000 sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK di desa-desa melalui program padat karya infrastruktur.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Terbangkan Layang-layang di Sekitar Bandara, Terancam Denda Rp 1 Miliar

Layang-layang tersebut memiliki lebar sekitar 50 sentimeter tersangkut di landing gear pesawat Citilink.

NASIONAL | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS