Pilkada Medan, Bobby Tegaskan Legitimasi Pemimpin Diukur dari Partisipasi Pemilih
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-0.52)   |   COMPOSITE 5813.99 (18.69)   |   DBX 1076.27 (8.97)   |   I-GRADE 169.305 (0.31)   |   IDX30 499.8 (0.09)   |   IDX80 132.38 (0.12)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.84)   |   IDXG30 135.455 (0.06)   |   IDXHIDIV20 450.5 (0.04)   |   IDXQ30 146.053 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.71)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (2.51)   |   IDXV30 131.098 (1.14)   |   INFOBANK15 988.482 (2.06)   |   Investor33 429.242 (0.12)   |   ISSI 170.543 (0.24)   |   JII 620.021 (-0.2)   |   JII70 214.017 (0.22)   |   KOMPAS100 1185.8 (3.09)   |   LQ45 922.358 (0.62)   |   MBX 1613.53 (3.66)   |   MNC36 321.576 (0.25)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.23)   |   SMInfra18 295.407 (1.73)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.47)   |  

Pilkada Medan, Bobby Tegaskan Legitimasi Pemimpin Diukur dari Partisipasi Pemilih

Minggu, 22 November 2020 | 11:28 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Pasangan Calon Wali Kota dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution - Aulia Rachman menyatakan selalu turun melakukan blusukan hingga ke gang sempit di tengah permukiman masyarakat, selain bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, juga sekaligus ingin meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Bobby mengungkapkan hal itu mengomentari kata sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Agussyah Damanik tentang pentingnya legitimasi publik dalam pilkada, saat membuka debat II pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan, yang disiarkan secara langsung oleh TVRI di Hotel Grand Mercure Medan, Sabtu (21/11/2020) malam.

Bobby yang juga menantu Presiden Joko Widodo ini mengatakan, dirinya bersama pasangannya Aulia terus-menerus turun ke tengah masyarakat, agar dapat memahami kebutuhan masyarakat. Dalam dialog dengan masyarakat yang ditemuinya selama blusukan, Bobby - Aulia menyatakan memiliki tekad kuat membangun dan memajukan Kota Medan.

"Saya tidak mau menjadi wali kota seperti hantu, yang mengambang dan seakan berada di awang - awang. Ke atas tidak nyambung, ke bawah tidak di dengar," ujar Bobby melalui keterangan tertulisnya, Minggu (22/11/2020).

Bobby menyebutkan, legitimasi pemimpin tentang produk pilkada langsung dapat diukur dari tingkat partisipasi pemilih. Fakta menunjukkan, Pilkada Medan 2015, yang menghasilkan HT Dzulmi Eldin - Akhyar Nasution pada tahun 2015 lalu, partisipasi masyarakat dalam memilih hanya diikuti sekitar 25,38% dari 1,99 juta pemilih yang terdaftar.

"Dalam kondisi begitu, legitimasi sangat rendah. Sulit kita mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Cakap kita tidak didengar. Jika komunikasi ke atasan tak jalan, maka jadilah wali kota hantu," jelasnya.

Selama melakukan blusukan, Bobby mengaku sering mendapatkan keluhan warga atas kepemimpinan terdahulu, yang dianggap tidak mampu berkomunikasi dengan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota penyanggah. Sehingga, ibukota Provinsi Sumut ini menjadi tertinggal dari kota-kota di provinsi lain.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Damanik menyampaikan, tidak mudah sebutkan Pilkada Medan 2015, menghasilkan produk yang tidak kuat atas legitimasi publiknya. Namun, Agussyah berharap kepada kontestan Pilkada 2020 ini, mampu meningkatkan partisipasi pemilih dengan penjabaran program yang lugas dalam debat.

Diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada Medan kali ini adalah 1,6 juta. Banyak pihak yang meragukan partisipasi masyarakat bisa meningkat secara signifikan. Soalnya, pandemi Covid-19 dikhawatirkan bisa semakin menurunkan partisipasi pemilih pada hari Hz saat proses pemungutan suara berlangsung.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pasangan Bobby-Aulia Dinilai Unggul di Debat Kedua Pilkada Medan

Nainggolan juga menilai banyak jawaban pasangan nomor urut 1 yang tidak relevan.

NASIONAL | 22 November 2020

Mengapa Pandemi Covid-19 Bisa Ganggu Kesehatan Mental?

Para remaja dan berusia lebih muda cenderung merasa cemas

NASIONAL | 22 November 2020

Jalan-jalan di Alam Membantu Tetap Waras Selama Pandemi

Pepohonan dan tanaman hijau membantu mengalihkan pikiran

NASIONAL | 22 November 2020

PWI Sumsel Ingatkan Wartawan Netral dalam Pemberitaan Pilkada

Wartawan harus menjaga independensinya, karena peran media sebetulnya menjadi pengawas dalam proses pilkada akhir tahun ini.

NASIONAL | 22 November 2020

Ini Upah Minimum di Jawa Barat, Kabupaten Karawang Tertinggi

Kabupaten Karawang memiliki upah tertinggi, yakni Rp 4.798.312 dan Kota Banjar terendah Rp 1.831.884,83.

NASIONAL | 22 November 2020

Realisasi Bantuan Sosial Tunai Capai 82%

bantuan sosial tunai tidak berdampak sosial semata-mata bagi keluarga penerima manfaat, tapi juga berdampak ekonomi yang lebih besar lagi

NASIONAL | 22 November 2020

Seorang Dokter di Jambi Meninggal Akibat Covid-19

Hasil uji swab terakhir menunjukkan, pasien sudah dinyatakan negatif. Namun, pasien akhirnya meninggal dan dimakamkan dengan protokol Covid-19.

NASIONAL | 22 November 2020

Vaksin Terbukti Manjur untuk Mencegah Penyakit Tertentu

Vaksin sendiri adalah antigen atau zat aktif pada virus dan bakteri yang apabila disuntikkan, dapat menimbulkan reaksi sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus atau penyakit tersebut

NASIONAL | 22 November 2020

Ati-Sodikhin Soroti Isu Pengangguran di Cilegon

Di tahun 2019 tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Cilegon sebsear 9,64% dan di tahun 2020 meningkat menjadi 12,69%.

NASIONAL | 22 November 2020

Gempa Magnitudo 5 Getarkan Bengkulu

Gempa tersebut dirasakan dalam skala MMI III-IV di Kota Bengkulu dan skala II di Kepahiang

NASIONAL | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS