Guruh Sukarnoputra: Jadikan Pemilu Peristiwa Kebudayaan
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Guruh Sukarnoputra: Jadikan Pemilu Peristiwa Kebudayaan

Senin, 3 Desember 2018 | 14:58 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / JEM

Jakarta - Tokoh Nasional Indonesia Guruh Soekarno Putra meminta para politikus agar proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak hanya sekedar menjadi alat untuk mencari kekuasaan semata, melainkan juga sebagai proses budaya.

"Perpolitikan nasional kita saat ini sungguh menyedihkan. Dalam pulasan besar, kita melihat fenomena betapa banyak pihak yang berkepentingan dengan kekuasaan seolah terperangkap pada satu pemahaman bahwa segala cara dan alat dihalalkan untuk merebut kekuasaan," ujar Guruh, Senin (3/12).

Fenomena sikap dan tindakan para politisi seperti ini, katanya, membuat masyarakat menjadi hafal pada sejumlah kata sifat. Kata itu adalah, fitnah, intrik, dan terakhir yang kian populer adalah hoax (kabar bohong).

"Tentu tak ada asap tanpa api. Jika kata sifat yang kini memenuhi kepala masyarakat itu sebagai asapnya, maka ucapan dan tindakan para elit politik bersama teamnya adalah sumber apinya," katanya.

Guruh mengatakan, peristiwa politik seperti pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (pileg) dapat dijadikan pembelajaran sebagai sebuah peristiwa budaya di mana ada sistem nilai dan sosial yang dipraktikkan.

"Karena dari situ akan dilahirkan karya berupa tatanan negara dan tatanan masyarakat adil dan makmur. Dari situ akan dilahirkan pemimpin sebagai pemikul amanah. Peristiwa politik yang memperjuangkan kemaslahatan orang banyak itu pula kita menjadi bertaqwa dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa," jelas Guruh.

Ia melihat peristiwa politik saat ini bukan sebuah peristiwa budaya. Sebab peristiwa budaya selalu bersifat kolektif kolegial. Peristiwa budaya adalah peristiwa yang seirama dengan hakikatnya kehidupan masyarakat manusia yang menjadi subyek peristiwa budaya.

"Peristiwa politik yang kita jalani saat ini, kita ilustrasikan seperti peristiwa mekanisme pasar. “Kebutuhan” diciptakan sepihak oleh pemilik produk. Tentu saja peristiwa politik model mekanisme pasar tetap memiliki tingkat partisipasi meski hanya berdasarkan sentimen," lanjutnya.

Kata Guruh, kebanyakan partisipan dibangun berdasarkan sentimen identitasnya, selebihnya adalah massa yang dimobilisasi melalui mekanisme transaksional. "Jarang sekali partisipan terlibat karena keperluan hidupnya," tutupnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Komisioner Bawaslu Gegabah Sebut Reuni 212 Tak Ada Pelanggaran

Ratna menyebut melakukan pemantauan lewat televisi. Masalahnya, apakah pemantauan lewat televisi sudah bisa membuat Bawaslu untuk membuat sebuah kesimpulan?

POLITIK | 3 Desember 2018

Isi Kekosongan Fraksi Hanura, 4 Anggota DPR Baru Hasil PAW Dilantik

Saat itu, 9 orang anggota fraksi diajukan pemberhentiannya oleh DPP Partai Hanura.

POLITIK | 3 Desember 2018

PKB Sayangkan Agenda Politik di Acara Reuni 212

"Kami menyayangkan saja agenda keumatan, yang bersifat keagamaan dimanfaatkan untuk kepentingan politik," ujar Bambang Susanto.

POLITIK | 3 Desember 2018

30% Energi Bangsa Habis untuk Bicarakan Perbedaan

Luhut B Panjaitan meminta semua anak bangsa untuk memadukan pikiran guna membangun bangsa. Jangan sampai energi kita habis untuk membahas perbedaan.

POLITIK | 3 Desember 2018

Tidak Benar Indonesia Hidup dari Utang

Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan membantah Indonesia hidup dari utang.

POLITIK | 3 Desember 2018

Rekan Jokowi Sumut Deklarasi Dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf

Generasi milenial harus bisa menjadi tonggak perubahan politik dan terus memupuk kemandirian finansial melalui wirausaha.

POLITIK | 3 Desember 2018

Jokowi-Ma'ruf Bakal Menang Besar di Papua Barat

Jokowi-Ma'ruf diyakini meraih kemenangan besar di Papua Barat pada pilpres 2019. Pasalnya, wilayah itu menjadi basis suara Jokowi pada pilpres 2014.

POLITIK | 3 Desember 2018

Tokoh Agama Imbau Masyarakat Lebih Dewasa Sikapi Isu SARA

"Para kiai serta ulama bisa melakukan sosialisasi kepada umat supaya tidak salah paham dan menyikapi isu-isu itu dengan kepala dingin dan tidak emosi."

POLITIK | 3 Desember 2018

Mbah Moen dan Mahfud Bahas Persoalan Bangsa Hingga Pemilu

Mbah Moen mengajak masyarakat Indonesia untuk kembali kepada anugerah Allah SWT, yakni bangsa dan negara Indonesia.

POLITIK | 3 Desember 2018

Targetkan 1 Juta Suara, Milenial Riau Dukung Jokowi-Ma'ruf

Jokowi juga sering meminta generasi milenial untuk kreatif dalam berkarya, namun tidak meninggalkan keberagaman adat, istiadat, dan kebudayaan Indonesia.

POLITIK | 2 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS