Hendak Berwisata atau Joging? Baca Dulu Apa Kata Ketua Gugus Tugas Covid-19
INDEX

BISNIS-27 503.6 (1.21)   |   COMPOSITE 5652.76 (35.99)   |   DBX 1032.04 (1.88)   |   I-GRADE 164.451 (0.97)   |   IDX30 490.95 (1.66)   |   IDX80 128.766 (0.54)   |   IDXBUMN20 358.484 (2.18)   |   IDXG30 133.521 (0.38)   |   IDXHIDIV20 437.723 (2.03)   |   IDXQ30 142.408 (0.74)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.06)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (2.24)   |   IDXV30 120.747 (1.77)   |   INFOBANK15 969.323 (2.13)   |   Investor33 424.184 (1.38)   |   ISSI 165.497 (1.24)   |   JII 607.992 (3.73)   |   JII70 207.954 (1.56)   |   KOMPAS100 1151.81 (6.97)   |   LQ45 901.663 (3.07)   |   MBX 1571.94 (11.04)   |   MNC36 316.426 (1.48)   |   PEFINDO25 300.975 (6.42)   |   SMInfra18 283.853 (0.77)   |   SRI-KEHATI 362.321 (1.21)   |  

Hendak Berwisata atau Joging? Baca Dulu Apa Kata Ketua Gugus Tugas Covid-19

Kamis, 18 Juni 2020 | 12:12 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menyatakan pihaknya sedang menyiapkan sejumlah kebijakan mengenai pembukaan wilayah terkait industri pariwisata.

Sejauh ini, Gugus Tugas sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, beserta para kepala daerah.

Dari Gugus Tugas sendiri, usulannya adalah kegiatan pariwisata dibagi menjadi dua bagian, yakni kegiatan berisiko rendah dan kegiatan berisiko tinggi.

"Untuk kegiatan pariwisata dengan risiko yang rendah, mungkin bisa dimulai tetapi dengan syarat daerah dan para pengelola kegiatan pariwisata harus siap dulu. Itu pun baru boleh dimulai setelah ada izin dari kementerian terkait," kata Doni Monardo dalam rapat dengan Komisi X DPR, Rabu (17/6/2020).

Bagi Gugus Tugas, dalam kelompok itu adalah utamanya yang bersifat wisata alam yang tidak menimbulkan kerumunan. Jadi sifat wisatanya adalah pendekatan terhadap ekosistem. Wilayahnya mencakup daerah pegunungan dan taman nasional.

"Kami tetap harus berhati-hati karena tidak ingin kedatangan sejumlah pihak yang tidak mendapatkan suatu cara penanganan yang baik," imbuhnya.

Nah untuk pariwisata dengan risiko tinggi, pihaknya sudah bicara dengan sejumlah pejabat daerah seperti gubernur Bali. Orang daerah sendiri, termasuk Bali, justru berharap agar pariwisata tidak dibuka dulu.

Oleh Gugus Tugas, aspirasi itu lalu disampaikan kepada Kementerian Pariwisata agar menyiapkan konsep pariwisata berbeda untuk wilayah seperti Bali. Terutama dalam konteks menyaring dan menentukan siapa-siapa saja yang boleh mengikuti kegiatan pariwisata di Bali.

"Terutama tentunya orang yang secara kesehatan itu memang sehat," kata Doni.

Untuk itu, maka infrastrukturnya harus terlebih dahulu dilengkapi. Misalnya pelabuhan dan bandara harus dilengkapi mesin tes PCR yang lebih banyak, sehingga ketika wisatawan datang, langsung ketahuan siapa yang sakit dan siapa yang tidak.

"Kami yakin dengan kehati-hatian, akan dapat memberikan kepercayaan kepada banyak orang, baik dari dalam maupun luar negeri, yang pada akhirnya nanti memilih tujuan wisata yang selama ini menjadi harapan banyak pihak," katanya.

Sejauh ini, para kepala daerah sudah berinisiatif mengamankan wilayahnya masing-masing. Seperti di Bintan, Kepulauan Riau, pihak Pemda menyadari bahwa kesiapan infrastruktur belum terjamin, sehingga wisatawan belum diizinkan masuk.

Untuk kegiatan kegiatan olahraga, Doni mengatakan sebenarnya termasuk kegiatan dengan risiko rendah. Terkecuali olahraga seperti sepakbola dan basket yang rawan sentuhan fisik.

"Selama olahraga itu tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat, maka tentunya tidak ada alasan bagi kita untuk melarang. Seperti halnya kegiatan perorangan yang bisa dilaksanakan secara rutin setiap hari, setiap saat bahkan untuk joging, untuk jalan di taman. Karena olahraga jadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam penanganan Covid," ulasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komisi VI DPR Dorong Koordinasi dan Grand Design Pengembangan UMKM

Sebelum beralih ke platform digital, UMKM juga harus diberi pelatihan tentang kebersihan produk dan "packaging" yang benar.

POLITIK | 18 Juni 2020

Kemsos Bagikan 2.000 Paket Bansos di Jakarta, Depok dan Tangerang

Kementerian Sosial, melalui Forum Pemuda Betawi, memberikan 2.000 paket bansos COvid-19 di 5 Wilayah DKI Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang.

POLITIK | 18 Juni 2020

Jokowi Batal Kunker ke Jawa Tengah

“Tidak jadi kunjungan kerja di luar kota ya,” kata Heri Budi Hartono.

POLITIK | 18 Juni 2020

Airlangga: Golkar Optimistis Indonesia Lewati Krisis Covid-19

Menurut Airlangga, koalisi parpol pendukung pemerintah akan menjaga soliditas dukungannya untuk melewati krisis selama pandemi Covid-19.

POLITIK | 17 Juni 2020

La Nyalla: DPD Tetap Awasi Pelaksanaan Pilkada 2020

DPD akan melihat dan memantau bagaimana pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19.

POLITIK | 17 Juni 2020

Bertemu Mahfud, Ormas Keagamaan Apresiasi Penundaan Pembahasan RUU HIP

Mereka mengapresiasi keputusan pemerintah yang menunda pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

POLITIK | 17 Juni 2020

RUU HIP Dinilai Cukup Atur Dua Hal

Polemik yang berkembang saat ini dari aspek politik menjadi ancaman serius bagi eksistensi Pancasila sebagai ideologi negara.

POLITIK | 17 Juni 2020

PKS Tolak RUU HIP

Salah satu alasan penolakan PKS terhadap RUU HIP karena pembahasannya tidak mendengarkan masukan banyak pihak.

POLITIK | 17 Juni 2020

Mantan Komisioner KPU Sebut Pilkada 2020 Obral Kualitas

Hadar melihat motif utama memaksakan pilkada tetap digelar tahun 2020 ini adalah untuk menggerakan ekonomi.

POLITIK | 17 Juni 2020

Perdebatan di Medsos Dinilai Lebih Banyak Emosi Dibanding Substansi

Farah Putri Nahlia menilai, perdebatan di medsos lebih banyak bersifat emosional daripada substansi, sehingga kemudian berujung pada masalah hukum.

POLITIK | 17 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS