Wapres:Tingkatkan Kerja Sama Teknologi, Indonesia Bisa Belajar Banyak dari Korea Selatan
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Wapres:Tingkatkan Kerja Sama Teknologi, Indonesia Bisa Belajar Banyak dari Korea Selatan

Minggu, 20 September 2020 | 11:14 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangka peringatan 100 Tahun Kedatangan Warga Korea di Indonesia, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan rakyat Indonesia bisa belajar serta bekerja sama dengan negara tersebut, khususnya untuk bidang teknologi.

Wapres menjelaskan Indonesia dan Korea Selatan memiliki hubungan yang erat. Sejarah mencatat, kedatangan warga Korea ke Indonesia terjadi sebelum kemerdekaan dan beberapa di antaranya membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, hubungan yang telah terjalin baik ini harus ditingkatkan, salah satunya melalui kerja sama di bidang teknologi dimana Indonesia bisa belajar banyak dari Korea.

“Indonesia bisa banyak belajar dari Korea. Investasi dan alih teknologi diharapkan bisa membuat produk Indonesia semakin meningkat kualitasnya, bisa diekspor ke luar negeri. Hingga diharapkan juga makin banyak produk-produk Indonesia bisa diterima di Korea,” ujar Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Minggu (20/09/2020).

Wapres menyatakan, dengan banyaknya produk Korea yang diproduksi di Indonesia, dapat menjadi momentum pembelajaran bagi anak-anak bangsa. Dengan tujuan untuk dapat menciptakan produk dengan kualitas yang baik dan berdaya saing. Sehingga, dalam jangka panjang diharapkan dapat mendorong proses industrialisasi Indonesia.

Di sisi lain, Wapres melihat hubungan sosial budaya antara Korea dan Indonesia sekarang ini memiliki daya tarik yang tinggi bagi generasi Korea. Menurutnya, budaya Korea yang didiseminasi di Indonesia melalui K-Pop (musik pop Korea) dan K-Drama (film drama Korea), memiliki potensi untuk meningkatkan kreativitas generasi muda Indonesia dalam membawa budaya Indonesia untuk ‘go international’.

“Saat ini anak muda di berbagai pelosok Indonesia juga mulai mengenal artis K-Pop dan gemar menonton drama Korea. Maraknya budaya K-Pop diharapkan juga dapat menginspirasi munculnya kreatifitas anak muda Indonesia dalam berkreasi dan mengenalkan keragaman budaya Indonesia ke luar negeri,” beber Wapres.

Oleh karena itu, Wapres pun menyampaikan harapannya agar kemitraan yang telah dibentuk antara kedua negara, dapat memberi manfaat dan dapat menjadi fondasi dalam memperkuat persahabatan. Baik secara formal kenegaraan maupun secara non formal antar warganya.

“Ke depan, diharapkan hubungan baik ini semakin memberi manfaat bagi warga kedua negara. Peringatan 100 tahun kedatangan warga Korea di Indonesia ini merupakan momen penting untuk semakin meningkatkan hubungan dan kerja sama yang baik antara kedua negara,” pungkas Wapres.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gerindra Umumkan Susunan Pengurus, Arief Poyuono Terdepak

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru DPP Partai Gerindra periode 2020-2025

POLITIK | 20 September 2020

Gerindra Tetapkan 472 Anggota Pengurus Partai

Prabowo Subianto diberikan mandat penuh untuk mengambil keputusan yang dianggap penting, termasuk penetapan capres dan cawapres.

POLITIK | 20 September 2020

Soal Lelang Jabatan Sekjen DPD RI, Intsiawati Ayu: Kembalikan ke Mekanisme UU

“Pergantian sekjen DPD RI sifatnya sudah tetap, itu bagian dari kalender dan rotasi jabatan yang harus dijalankan," kata Intsiawati Ayu.

POLITIK | 19 September 2020

Pondok Pesantren Harus Tanamkan Empat Pilar Kembangsaan

Pondok pesantren harus tanamkan nilai-nilai kebangsaan yang berdasarkan Pancasila.

NASIONAL | 19 September 2020

KPU: Konser dan Kampanye Bisa Saja Diatur Daring

Konser musik serta kampanye pengerahan massa dibuat dalam jaringan (daring).

POLITIK | 18 September 2020

Bawaslu: Pilkada Tanpa Pengumpulan Massa Dimungkinkan

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 bisa saja dilakukan tanpa pengerahan massa.

POLITIK | 18 September 2020

Waketum Hanura: Demi Keselamatan Rakyat, Tunda Pilkada Serentak 2020

Djafar Badjeber menyarankan penetapan kepala daerah tetap dilaksanakan sesuai jadwal, namun pelaksanaannya ditunda ke 17 Maret 2021.

POLITIK | 18 September 2020

Pilkada Berpotensi Munculkan Bom Waktu Penularan Covid-19

Pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19 yang terus meningkat diyakini akan menjadi bom waktu yang sangat berbahaya bagi masyarakat.

POLITIK | 16 September 2020

Tegakkan Sanksi Diskualifikasi bagi Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Penyelenggara Pemilu diminta memberikan sanksi tegas kepada para pasangan calon (paslon) yang maju pada Pilkada 2020 yang melanggar protokol kesehatan.

POLITIK | 16 September 2020

Wakil Ketua DPR Sarankan Kampanye dengan Konser Musik Dihindarkan

Sufmi Dasco Ahmad menyarankan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tidak memperbolehkan konser musik sebagai ajang kampanye Pilkada Serentak 2020.

POLITIK | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS