Dekat dengan Ayah, Membuat Anak Tumbuh Lebih Bahagia

Dekat dengan Ayah, Membuat Anak Tumbuh Lebih Bahagia
Ayah bermain dan menghabiskan banyak waktu dengan anak. ( Foto: Monalyn Gracia/freedigitalphotos )
Jumat, 20 Juli 2012 | 15:23 WIB
Memiliki emosi lebih tenang saat mereka dewasa.

Anak yang memiliki ikatan emosional positif dengan ayahnya sejak usia dini, akan tumbuh lebih bahagia dan memiliki emosi yang lebih tenang saat mereka dewasa.

Demikian hasil penelitian terbaru yang dipimpin oleh seorang peneliti asal India. 

Anak-anak, khususnya, mendapatkan keuntungan dari pengaruh ayah  yang kuat saat mereka berusia tiga bulan.

Dr Paulus Ramchandani dalam studi Oxford menemukan, bahwa masalah perilaku pada anak usia dini sering menyebabkan masalah kesehatan dan psikologis di masa dewasa yang bisa sulit untuk diatasi.

Untuk membuktikan, bahwa kedekatan anak dengan ayahnya sangat memengaruhi psikologis dan kesehatannya, tim peneliti merekrut 192 keluarga dari unit bersalin.

Kemudian, mereka memfilmkan ibu dan ayah secara terpisah saat mereka bermain dengan anak-anaknya di rumah dalam situasi yang berbeda, melihat bagaimana mereka merawat atau terlibat (berinteraksi) dengan anak-anaknya.

Para orangtua lalu diminta melakukan tes psikologis, sementara anak-anak diperiksa perilakunya apakah mereka rewel, tidak patuh, memiliki tantrum atau dalam kasus terburuk menunjukkan agresi dengan memukul dan menggigit.

"Kami menemukan bahwa anak-anak yang ayahnya lebih terlibat dalam interaksi memiliki hasil lebih baik, dengan lebih sedikit masalah perilaku berikutnya," kata Ramchandani.

Di sisi lain, anak-anak cenderung memiliki masalah perilaku lebih besar ketika ayah mereka lebih jauh dan sibuk dengan urusannya sendiri, atau ketika ayah mereka jarang berinteraksi dengan anak-anaknya.

"Asosiasi ini cenderung lebih kuat untuk anak laki-laki daripada anak perempuan, menunjukkan bahwa mungkin anak laki-laki lebih rentan terhadap pengaruh ayah mereka sejak usia dini," tambah Ramchandani.

Studi ini diterbitkan dalam Journal Psikologi Anak dan Psikiatri.