Ini Alasan Pentingnya Pemenuhan Zat Gizi Mikro

Ini Alasan Pentingnya Pemenuhan Zat Gizi Mikro
Media gathering Intervensi Gizi Spesifik Dalam Upaya pencegahan Stunting di Jakarta, Selasa 18 September 2018. ( Foto: Beritasatu Photo )
Indah Handayani / FER Selasa, 18 September 2018 | 15:57 WIB

Jakarta - Walau hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit, pemenuhan zat gizi mikro sangatlah penting. Sebab, kekurangan zat gizi mikro secara kronis akan berdampak pada kesehatan, mulai dari stunting hingga mengurangi daya saing sebuah negara akibat hilangnya generasi yang sehat.

Direktur Nutrition International (NI) Indonesia, Sri Kusyuniati, mengatakan, pemenuhan gizi mikro tidak kalah penting dengan pendidikan dan peningkatan ekonomi dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Memang tidak terlihat secara nyata, tetapi kekurangan zat gizi mikro dapat menimbulkan dampak serius. Hal itu dikarenakan berkembang konsep yang kurang benar tentang zat gizi mikro.

"Publik tahunya persoalan stunting dan kurang asupan zat gizi makro, padahal kekurangan zat mikro seperti zat besi dan asam folat juga berkontribusi terhadap persoalan stunting," ungkp dia di acara media gathering Intervensi Gizi Spesifik Dalam Upaya pencegahan Stunting di Jakarta, Selasa (18/9).

Sri menambahkan kekurangn gizi mikro yang kerap dialami adalah vitamin A, iodium, dan Zinc. Untuk vitamin A sebanyak 33 persen anak di negara berkembang mendapatkan asupan vitamin A terlalu sedikit. Sedangkan 38 juta anak mengalami defisiensi iodium. 18 juta di antara mereka mengalami gangguan mental. Sementara, 40 persen anak di negata berkembang mengalami anemia karena difisiensi zat besi atau zinc.

Lebih lanjut Sri mengatakan sebagian besar masyarakat beranggapan kekurangan vitamin A hanya menyebabkan rabun senja, padahal masalah yang lebih mendasar adalah meningkatkan ketahanan tubuh. Publik hanya mengetahui kekurangan iodium hanya menyebabkan gondok, padahal lebih serius lagi adalah penurunan kesehatan mental, kecerdasan dan stunting.

"Publik tidak mengetahui perlunya zinc. Padahal, oralit bersama zinc sangat penting untuk mengurangi keparahan dan menghentikan diare," paparnya.

Untuk itu, Sri mengatakan pihaknya bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) membantu meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, remaja putri dan para ibu. Secara langsung NI membantu pemenuhan suplemen kapsul vitamin A bagi anak-anak, membantu meningkatkan penggunaan zinc bersama oralit osmolaritas rendah sebagai terapi dalam pengobatan diare balita. Serta, meningkatkan jumlah rumah tangga mengonsumsi garam beryodium.

"Kami juga meningkatkan jumlah perempuan dalam mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat secara rutin dan mendukung fortifikasi tepung terigu," tutup dia.



Sumber: Investor Daily