2024, Vaksin MR Diproduksi Dalam Negeri

2024, Vaksin MR Diproduksi Dalam Negeri
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Measles Rubella (MR) untuk Imunisasi Campak ( Foto: Antara/Fahrul Jayadiputra )
Dina Manafe / IDS Rabu, 19 September 2018 | 00:00 WIB

Jakarta - Dirut PT Bio Farma, Rahman Rustam, mengatakan, saat ini Bio Farma baru memproduksi vaksin untuk imunisasi dasar. Bio Farma menargetkan pada 2024 vaksin MR baru bisa diproduksi di dalam negeri.

Sampai saat ini, vaksin MR belum bisa diproduksi dalam negeri karena Bio Farma masih sulit mendapatkan kandidat material sebagai bahan baku vaksin yang memenuhi unsur kehalalan.

"Materialnya sulit ditemukan, karena virus ini hanya bisa berkembang di sel-sel yang spesifik. Tidak sembarang sel bisa tumbuh dengan baik," kata Rahman di Jakarta, Selasa (18/9).

Bahan baku vaksin adalah virus dan bakteri yang dilemahkan atau diinaktivasi. Bio Farma membutuhkan banyak virus untuk membuat vaksin. Agar virus ini bisa tumbuh banyak, diperlukan sel yang sesuai sebagai media pertumbuhannya. Media sel untuk pertumbuhan virus inilah yang sulit ditemukan.

"Tantangan kami sekarang adalah menemukan media sel. Kami sedang cari referensi dari negara Islam lain," kata Rahman.
Selain itu, lanjut Rahman, proses pembuatan vaksin ini sangat panjang. Setelah mendapatkan kandidat materialnya harus melalui uji pre klinis kepada hewan untuk memastikan keamanannya. Setelah itu baru masuk uji klinis (clinical trial) sampai tiga fase untuk memastikan efikasi dan kualitas vaksin.

Dengan proses yang panjang ini, maka menurut Rahman tahun 2024 adalah target yang optimis. Untuk saat ini, tidak ada pilihan lain selain menggunakan vaksin MR buatan Serum Institute of India (SII). SII sendiri adalah satu dari 30 produsen vaksin yang diakui oleh WHO.



Sumber: Suara Pembaruan