Kenali Gejala Dini Kanker pada Anak

Kenali Gejala Dini Kanker pada Anak
Penemuan dini kanker pada anak. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / JAS Selasa, 16 Oktober 2018 | 22:10 WIB

Jakarta - Kanker anak telah menjadi masalah kesehatan global yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan Pedoman Penemuan Dini Kanker pada Anak, Kementerian Kesehatan RI, setiap tahunnya lebih dari 175.000 anak di dunia didiagnosis kanker, dan diperkirakan 90.000 di antaranya meninggal dunia.

Dokter spesialis anak dr Mururul Aisyi SpA(K) mengatakan terdapat enam jenis kanker yang sering menyerang anak-anak. Kanker tersebut adalah leukemia, retinoblastoma, osteosarkoma, neuroblastoma, limfoma maligna, dan karsinoma nasofaring.

Leukemia merupakan kanker tertinggi pada anak (2,8 per 100.000), dilanjutkan oleh retinoblastoma (2,4 per 100.000), osteosarkoma (0,97 per 100.000), limfoma maligna (0,75 per 100.000), karsinoma nasofaring (0,43 per 100.000), dan neuroblastoma (10,5 per 1.000.000).

Menurut dr Aisyi, gejala dini kanker pada anak umumnya kurang diperhatikan karena sukar untuk dideteksi. Sebab, berbeda dengan kanker pada orang dewasa, kanker pada anak lebih sulit diketahui karena anak-anak pada umumnya belum mampu untuk mengemukakan apa yang dirasakan.

Kematian pada penderita kanker anak pun kerap terjadi karena pasien datang terlambat atau sudah dalam stadium lanjut. Oleh karena itu, penemuan dini kasus kanker pada anak menjadi kunci keberhasilan pengendalian kanker pada anak.

"Untuk itu, sangat penting untuk mengenali tanda dan gejala kanker pada anak, sehingga dapat dilakukan penanganan segera dan tingkat kesembuhan menjadi lebih besar," ungkapnya di Jakarta, Selasa (16/10).

Dr Aisyi menambahkan adapun kanker yang umum diderita oleh anak adalah leukemia yaitu penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang. Serta retinoblastoma adalah tumor ganas primer pada mata yang sering dijumpai pada anak usia di bawah lima tahun.

Gejala dini leukemia adalah pucat, demam tanpa sebab yang jelas, dan pendarahan kulit. "Sedangkan pertanda dini retinoblastoma adalah juling, manik mata putih, serta mata merah dan penglihatan buram," paparnya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemkes dr Cut Putri Arianie MHKes mengatakan penemuan dini kasus kanker anak merupakan kunci keberhasilan pengendalian kanker pada anak.

Baik orang tua maupun petugas kesehatan diharapkan dapat mendiagnosis kanker pada stadium awal, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai tingkat fasilitas kesehatan rujukan. Apabila anak dicurigai terkena kanker, maka orang tua harus segera membawa anak ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya.

"Tujuannya adalah untuk mengonfirmasi apakah gejala yang dijumpai tersebut benar kanker atau bukan," tegas Cut.



Sumber: Investor Daily