2.000 Peserta Ramaikan Cancer Charity Run 5K MRCCC Siloam Semanggi

2.000 Peserta Ramaikan Cancer Charity Run 5K MRCCC Siloam Semanggi
Charity Run 5K "Run for Hope" yang diselenggarakan Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Semanggi di area Car Free Day, Sudirman, Jakarta, Minggu 10 Februari 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Yustinus Paat )
Dina Manafe / WBP Minggu, 10 Februari 2019 | 10:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekitar 2.000 peserta meramaikan kegiatan Cancer Charity Run 5K "Run for Hope" yang diselenggarakan Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Semanggi di area Car Free Day, Sudirman, Jakarta, Minggu (10/2). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia tahun 2019, dan didedikasikan untuk penyintas serta pasien kanker di Indonesia.

Kegiatan dengan garis start dari Plasa Semanggi ini diikuti pasien dan penyintas kanker, dokter, perawat, karyawan, serta manajemen Siloam Hospitals Group, perwakilan yayasan kanker, tamu undangan, komunitas lari, dan masyarakat umum.

Turut bergabung Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Pendiri Lippo Group Mochtar Riady, CEO Lippo Group James T. Riady, Deputy Director Siloam Hospitals Group Caroline Riady serta beberapa pejabat Kementerian Kesehatan dan perwakilan kementerian lain.

Deputy Director Siloam Hospitals Group, Caroline Riady, mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk menggalang kepedulian sosial. Hasil penjualan tiket akan digunakan untuk promosi kesehatan dan upaya pencegahan kanker di Indonesia. Donasi ini akan disalurkan melalui yayasan atau lembaga kanker yang menjadi rekanan MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

"Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit kanker. Kita tahu bersama bahwa kasus ini makin lama makin tinggi, tetapi banyak orang tidak tahu bahwa ternyata kanker ini bisa dilakukan deteksi dini," kata Caroline di sela sela kegiatan tersebut.

Menurut Caroline, hingga saat ini penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia, termasuk Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian terjadi pada tahun 2018. Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,79 per 1.000 penduduk, naik dari tahun 2013 sebanyak 1,4 per 1.000 penduduk. Riset ini juga menemukan, prevalensi tertinggi ada di Yogyakarta sebanyak 4,86 per 1.000 penduduk, disusul Sumatera Barat 2,47, dan Gorontalo 2,44.

Data lainnya, Globocan tahun 2018 menunjukkan kejadian penyakit kanker di Indonesia sebanyak 136,2 per 100.000 penduduk. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan ke-8 dengan kasus terbanyak di Asia Tenggara, dan peringkat ke 23 se-Asia.

Angka kejadian tertinggi pada laki-laki adalah kanker paru sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk. Disusul kanker hati dengan kejadian sebesar 12,4 per 100.000 penduduk, dan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk.

Sedangkan pada perempuan, kasus tertinggi adalah kanker payudara sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000. Setelah itu kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

Menurut Caroline, kematian akibat kanker dapat dikurangi dan dikendalikan apabila kasus terdeteksi dini dan segera mendapatkan pengobatan.

"Dengan bergandengan tangan bersama melawan kanker lewat aksi dan pelayanan kesehatan serta edukasi berkelanjutan, kami berharap dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan kanker dan mengobarkan semangat bagi para pejuang kanker di Indonesia agar tetap menjalani hidup sehat dan produktif," kata Caroline.

Sebagai salah satu rumah sakit kanker terlengkap di Indonesia, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yang resmi dibuka pada tahun 2011 lalu hadir dengan fasilitas canggih untuk pengobatan kanker, di antaranya radioterapi dan Positron Emission Tomography/Computed Tomography (PET-CT) Scan.

Dalam bidang onkologi, teknologi ini digunakan untuk diagnostik, mencari penyebaran keganasan, mendeteksi kekambuhan, evaluasi respons terapi kanker, dan Linear Accelerator (LINAC) yang memanfaatkan partikel subatomik bergerak cepat untuk pengobatan kanker, hingga metode terapi kanker secara holistik.

Rangkaian acara Cancer Charity Run 5K “Run for Hope” juga dimeriahkan penampilan Samudera Kasih, sebuah perkumpulan penyintas kanker MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dan pasien kanker anak. Ada pula kegiatan lelang amal, pemeriksaan kesehatan seperti gula darah dan tensi, serta Health Talk ”Living a Healthy Life to Fight Cancer.

Lihat video:



CLOSE