Pascalebaran, Menkes Ingatkan Cek Kolesterol Rutin

Pascalebaran, Menkes Ingatkan Cek Kolesterol Rutin
Nila Moeloek. ( Foto: Antara )
Dina Manafe / WBP Senin, 10 Juni 2019 | 20:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Moment Idulfitri atau Lebaran tidak lepas dari beragam makanan khas, seperti opor ayam, gulai ayam, rendang, semur, lodeh, sambal goreng ati, ketupat, kolak, kue-kue, gorengan, dan lain-lain. Rasanya sulit untuk menghindari makanan yang bersantan, berlemak, berminyak, dan manis-manis ini. Namun, konsumsi yang berlebihan juga tidak baik bagi tubuh.

Karena itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan gizi seimbang dengan cara perhatikan isi piringku. Isi piringku adalah acuan sekali makan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Artinya, dalam satu porsi sajian, sayur-sayuran dan buah-buahan disarankan porsinya adalah separuh bagian piring. Separuh bagian piring lainnya dapat diisi dengan karbohidrat dan protein.

“Boleh sih (makan apa saja), tetapi tidak perlu heboh. Betul-betul jaga isi piringku, jangan lupa gizi seimbang. Jangan sampai habis Lebaran badan makin lebar,” kata Menkes di sela-sela acara halalbihalal keluarga besar Kementerian Kesehatan, Senin (10/6/2019).

Disarankan untuk tetap menjaga gizi seimbang dengan memperhatikan isi piringku. Artinya dalam satu porsi piring untuk sekali makan, setengah porsinya terdiri dari sayur dan buah-buahan dengan beragam jenis dan warna. Sekitar 1/4 piring lagi diisi dengan protein, seperti ikan, ayam atau kacang-kacangan. 1/4 piring lainnya dipenuhi dengan karbohidrat dari biji-bijian utuh, nasi merah, gandum utuh, atau pasta. Hati-hati dalam pemilihan sumber karbohidrat, misalnya roti atau beras putih karena kandungan gulanya tergolong tinggi. Sebaiknya hindari minyak yang mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi. “Kurangi karbohidrat. Kemarin Lebaran kue-kue atau manis-manis itu semua karbo. Sekarang perbanyak sayur dan buah. Protein jangan lupa,” kata Menkes.

Selain memperhatikan jenis dan porsi makanan, Menkes juga mengingatkan masyarakat untuk imbangi dengan rutin olah raga atau aktifitas fisik. Tidak kalah pentingnya lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terutama pemeriksaan kolesterol dan tensi. Kolesterol tinggi memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti jantung, diabetes, dan stroke



Sumber: Suara Pembaruan