YHK Hibahkan 2,6 Hektare Tanah untuk RS Kodam Jaya

YHK Hibahkan 2,6 Hektare Tanah untuk RS Kodam Jaya
Ketua Yayasan Harapan Kita Siti Hardijanti Rukmana, menyerahkan hibah 2,6 hektare tanah secara simbolis kepada Mayjen TNI Eko Margiyono untuk pembangunan rumah sakit Kodam Jaya. ( Foto: Istimewa / Dina Manafe )
Dina Manafe / FER Kamis, 5 September 2019 | 21:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Yayasan Harapan Kita (YHK) berkomitmen untuk memperbanyak fasilitas kesehatan khususnya rumah sakit. Salah satunya, YHK kembali menghibahkan tanah untuk pembangunan rumah sakit Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya).

Ketua Umum YHK, Siti Hardijanti Rukmana mengatakan, yayasan ini sudah banyak memberikan kontribusi berupa hibah tanah yang diberikan secara cuma-cuma kepada negara. Hibah tanah pertama diberikan ibundanya, Ibu Tien Soeharto sewaktu masih aktif berkiprah di yayasan. Kala itu, YHK memberikan tanah seluas 2,6 hektare di kelurahan Pinang Ranti kepada Kodam Jaya TNI yang diperuntukkan untuk pembangunan rumah sakit Ridwan Meuraksa. YHK juga telah membangun Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita, dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

YHK menghibahkan dua hektare tanahnya di Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur, kepada Yayasan Jantung Indonesia. Hari ini, YHK kembali memberikan hibah tanahnya seluas 26.080 meter persegi atau 2,6 hektare yang terletak di sebelah utara Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kelurahan Pinang Ranti, untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit (RS) Kodam Jaya.

"Harapan kami, dengan adanya hibah untuk pembangunan rumah sakit dapat bermanfaat bagi institusi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, khususnya juga saudara-saudara kita yang kurang mampu,” kata Siti Rukmana yang juga akrab disapa Mbak Tutut di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Pembangunan banyak rumah sakit sejak dahulu telah berhasil mengurangi ketergantungan warga Indonesia dengan pengobatan ke luar negeri. YHK, lanjut Mbak Tutut, bertekad membela kesehatan rakyat sebagaimana keinginan Ibu Tien sebagai pendirinya. Awal berdiri YHK hadir dengan kondisi keungan yang serba terbatas. Namun yayasan ini tetap berdiri hingga 51 tahun karena adanya subsidi silang.

Mbak Tutut menuturkan, YHK lahir dari gagasan seorang ibu rumah tangga yang menyisihkan hanya Rp 100.000 dari kas rumah tangga. Dari modal Rp 100.000 itu, YHK kini berkembang menjadi jaringan rumah sakit, berbagai sarana pendidikan, dan kebudayaan. Selain rumah sakit, YHK juga membangun Taman Mini Indonesia Indah, Perpustakaan Nasional, hingga Taman Anggrek Indonesia Permai.

"Nilai sebesar Rp 100.000 itu telah mendirikan yayasan yang mampu mewujudkan semangat tolong-menolong di antara sesama warga negara,” kata putri sulung dari Presiden RI kedua Soeharto ini.

Panglima Daerah Militer Jakarta Raya (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Eko Margiyono, menyampaikan terima kasih kepada YHK atas hibah tersebut. Eko berharap seluruh satuan jajaran di Kesehatan Komando Daerah Militer (Kesdam) Jaya dapat memaksimalkan kinerja, sehingga perencanaan terkait pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan.

"Saya juga berharap agar hubungan dengan Yayasan Harapan Kita ini terus dapat terpelihara dengan baik, dan pada akhirnya dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi anggota prajurit, PNS, dan masyarakat,” kata Eko.



Sumber: Suara Pembaruan