WHO: Waspada, Hal Terburuk Pandemi Covid -19 Belum Datang

WHO: Waspada, Hal Terburuk Pandemi Covid -19 Belum Datang
Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan pidato penutupan dalam pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia di markas WHO di Jenewa, Swiss, 19 Mei 2020. (Foto: AFP)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Selasa, 30 Juni 2020 | 19:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. WHO bahkan menyebut hal yang terburuk masih bisa datang. Peringatan itu disampaikan WHO setelah dunia selama enam bulan terakhir dilanda pandemi Covid-19.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan virus itu akan menginfeksi lebih banyak orang jika pemerintah tidak mulai menerapkan kebijakan yang tepat.

Baca Juga: WHO Kirim Tim ke Tiongkok Investigasi Asal Usul Covid-19

"Kita semua ingin ini berakhir. Kita semua ingin melanjutkan hidup kita, tetapi kenyataan sulitnya adalah ini bahkan belum dekat untuk berakhir," ujar Dr Tedros pada briefing virtual, Senin (30/6/2020).

"Meskipun banyak negara telah membuat kemajuan, pandemi global ini sebenarnya sedang meningkat."

"Dengan 10 juta kasus sekarang dan setengah juta kematian, kecuali kita mengatasi masalah yang sudah kita identifikasi di WHO, kurangnya persatuan nasional dan kurangnya solidaritas global dan dunia yang terpecah yang sebenarnya membantu virus menyebar, yang terburuk belum datang," katanya.

Baca JugaWHO: 220 Bakal Vaksin Covid-19 Sedang Dikembangkan di Dunia

"Aku minta maaf untuk mengatakan itu, tetapi dengan lingkungan dan kondisi seperti ini kita takut yang terburuk."

Lebih dari 10 juta kasus telah dicatat di seluruh dunia sejak Covid-19 pertama kali muncul di Tiongkok akhir tahun lalu, dengan lebih dari 500.000 kematian. Separuh kasus dunia ada di AS dan Eropa.



Sumber: Reuters