Pola Hidup Sehat Bisa Mencegah Kanker Sejak Dini
Logo BeritaSatu

Pola Hidup Sehat Bisa Mencegah Kanker Sejak Dini

Kamis, 21 Maret 2013 | 20:12 WIB
Oleh : Yohannie Linggasari / FER

Jakarta - Kanker masih menjadi penyakit yang ditakuti oleh banyak orang. Namun, ternyata kanker bisa dicegah 100%. Bila dideteksi sejak dini, kanker pun bisa disembuhkan.

"Sebanyak 43% kasus kanker dapat dicegah dengan pola hidup sehat," terang Soehartati Gondhowiardjo, Kepala Departemen Radioterapi Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), di Jakarta, Kamis (21/3).

Soehartati juga bercerita bahwa keluarganya punya riwayat kanker, tetapi ia berhasil mencegah timbulnya kanker dengan pola hidup yang sehat.

Pola hidup sehat menjadi hal yang sangat penting. Karenanya, Soehartati juga membagikan berbagai tips pola hidup sehat untuk mencegah kanker.

Pertama, makan makanan yang sehat dan bergizi. "Kurangi makanan yang mengandung pengawet, pewarna, serta perasa makanan," saran Soehartati.

Selain itu, lanjut dia, hindari pula makanan dari hewan atau ternak yang telah dibudidaya.

"Usahakan sebisa mungkin makan ayam kampung daripada ayam yang telah disuntik hormon. Hormon tersebut bisa berpengaruh pada tubuh kita,” tambahnya.

Sangat disarankan untuk menghindari konsumsi alkohol dan tembakau serta memperbanyak makanan laut. Selain itu, konsumsi sayur dan buah juga penting. Serat menjadi penting karena dapat mengurangi risiko terjadinya konstipasi.

"Konstipasi bisa jadi cikal bakal kanker usus,” terang Spesialis Gizi Fiastuti Wicaksono. “Selain itu, hindari pula makanan gorengan dan berlemak,” tambahnya.

Menurutnya, makanan rebusan menjadi pilihan yang paling baik. Sedangkan makanan yang dibakar langsung seharusnya dihindarkan karena dapat memicu kanker.

Kedua, melakukan olahraga yang seimbang. “Lakukan hal yang ringan saja seperti berjalan selama 15 menit sehari,” saran Soehartati.

Ketiga, berpikir positif. “Percuma saja kalau sudah makan makanan sehat dan rajin olahraga, tetapi pikirannya selalu negatif. Ini tidak sehat juga,” jelasnya.

Selain pencegahan primer seperti yang disebutkan di atas, disarankan pula pencegahan yang sifatnya sekunder.

Dokter Spesialis Kandungan Gatot Purwoto mengatakan anak usia 12 tahun pun sudah boleh diberikan vaksin human papilloma virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks.

“Bagi yang sudah berumur sangat disarankan untuk melakukan Pap Smear,” terangnya.

Sementara, untuk mencegah kanker payudara, disarankan untuk selalu memeriksa payudara sendiri. Bila ada benjolan, harus segera diperiksakan.

“Jangan panik dulu bila ditemukan benjolan. Sejauh ini hanya 10% dari benjolan di payudara yang berpotensi jadi kanker ganas,” terang Soehartati.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengobatan Alternatif Tidak Bisa Mengobati Kanker

Banyaknya orang yang takut ke dokter membuat dokter kesulitan.

 

KESEHATAN | 21 Maret 2013

6 Makanan untuk Pembentukan Otot

Protein adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membantu upaya pembentukan otot --dibarengi olahraga yang tepat.

KESEHATAN | 21 Maret 2013

Lelaki yang Punya Anak di Usia Tua Berpeluang Punya Cucu Autis

Tetapi mereka menduga kecenderungan itu berkaitan dengan mutasi yang terjadi pada sel sperma yang terjadi seiring waktu

KESEHATAN | 21 Maret 2013

Penyandang Epilepsi Bisa Bebas Terapi

Asalkan si penyandang epilepsi sudah bebas dari bangkitan dan hasil EEG-nya pun normal.

KESEHATAN | 20 Maret 2013

Over Protektif Orangtua Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak Penyandang Epilepsi

Padahal depresi justru akan semakin meningkatkan risiko bangkitan epilepsi bagi penyandangnya.

KESEHATAN | 20 Maret 2013

Tinggi, Tingkat Depresi Penyandang Epilepsi

Faktor yang berperan dalam terjadinya epilepsi ialah perawatan ibu hamil, keadaan saat melahirkan, trauma lahir, kekurangan gizi dan penyakit infeksi.

KESEHATAN | 20 Maret 2013

Melihat Rokok di Pajangan Bisa Mendorong Perokok untuk Membeli

Pemicu visual punya porsi besar dalam hal kecanduan

KESEHATAN | 20 Maret 2013

Dokter India: Kanker Cara Efektif Hentikan Perokok

Biasanya orang berhenti merokok kalau terkena kanker

KESEHATAN | 20 Maret 2013

Komnas Tembakau: Nikotin "Raja" Zat Adiktif

Nikotin dalam rokok bisa membuat seseorang terjebak dengan zat adiktif lainnya.

KESEHATAN | 19 Maret 2013

Gagal Ginjal Paling Banyak Ditanggung Jamkesmas

Untuk rawat jalan terbanyak adalah gagal ginjal dan thalassemia, sedangkan rawat inap terbanyak juga gagal ginjal dan operasi caesar.

KESEHATAN | 19 Maret 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS