Hati-hati Iklan Menyesatkan Selama Ramadan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hati-hati Iklan Menyesatkan Selama Ramadan

Senin, 22 Juli 2013 | 10:02 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / B1

Jakarta - Selama Ramadan, tayangan iklan televisi diwarnai oleh promosi obat maag, makanan dan minuman yang dihubungan dengan aktivitas puasa Ramadan masyarakat.

Praktisi kesehatan, peneliti sekaligus pengajar, dokter Ari Fahrial Syam mengatakan momen puasa tidak akan dilewatkan oleh produk-produk yang diyakini kebutuhannya akan meningkat di tengah masyarakat.

Ia sangat menyayangkan iklan-iklan yang tendensius dan terlalu berlebihan bahkan cenderung membohongi masyarakat. Pemerintah dalam hal ini Badan Pengawasan Obat Makanan (BPOM) harusnya juga jeli dan mempermasalahkan iklan yang menyesatkan untuk masyarakat.

Promosi obat maag dalam hal ini yang kandungannya antasida sudah kebablasan seolah-olah produk ini untuk mencegah agar masyarakat tidak mengalami gangguan lambung selama berpuasa. Padahal obat ini digunakan hanya untuk mengurangi keluhan lambung dan bukan untuk mencegah orang untuk menderita sakit maag karena berpuasa. Wajar akibat dipromosi sebagai obat untuk mencegah sakit maag selama puasa maka pembelian obat-obat maag ini sangat tinggi saat bulan suci Ramadan," ujarnya dari siaran tertulis yang diterima, Senin (22/7).

Secara teori mestinya kebutuhan obat maag akan menurun selama Ramadan. Hal ini terjadi karena selama menjalani puasa Ramadan terjadi keteraturan dalam mengonsumsi makanan, pengurangan konsumsi camilan yang tidak sehat untuk lambung, pengurangan konsumsi rokok dan yang terpenting adanya pengendalian diri selama puasa Ramadan.

Hal inilah yang menyebabkan pasien dengan sakit maag akan lebih nyaman bahkan merasa sembuh saat berpuasa. Jadi seharusnya konsumsi obat maag ditengah masyarakat seharusnya juga menurun. Kenapa hal ini tidak terjadi?

"Saya melihat bahwa hal ini berhubungan dengan iklan yang menganjurkan konsumsi obat maag yang mengandung antasida untuk pencegahan. Antasida sebenarnya hanya diberikan jika ada keluhan. Karena antasida sendiri bersifat menetralkan asam lambung yang terjadi sehingga akan dapat mengurangi keluhan pasien," ungkap dia.

Ditegaskan, oleh karena itu tidak benar promosi atau iklan obat sakit maag yang menganjurkan minum obat maag untuk pencegahan agar tidak mengalami gangguan maag. Antasida sendiri sebenarnya dapat menimbulkan efek samping jika tidak digunakan dengan benar. Antasida yang beredar di tengah masyarakat bisa mengandung alumunium, magnesium atau calsium.

Antasida dapat menyebabkan seseorang menjadi sembelit sehingga membuat pencernaannya menjadi tidak nyaman. Belum lagi efek samping pada ginjal dari penggunaan antasida yang tidak sesuai dengan aturan.

"Oleh karena itu saya berharap masyarakat lebih cerdas dalam melihat iklan-iklan di televisi dan tidak otomatis mengikuti anjuran-anjuran dari iklan-iklan tersebut," tegas Ari.

Lihat Juga Video BPOM Sita Makanan dan Minuman di Terminal Terboyo

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Donor Darah Tidak Batalkan Puasa

"Kami telah berkonsultasi dengan para ulama, mendonorkan darah itu tidak membatalkan puasa."

KESEHATAN | 22 Juli 2013

Penebalan Otot Jantung Bawa Kematian di Usia Produktif

Penebalan otot jantung atau hypertrophic cardiomyopathy ini kebanyakan disebabkan karena kelainan genetik.

KESEHATAN | 21 Juli 2013

Tips Menikmati Puasa Tanpa Lapar dan Haus

Puasa adalah bagian terpenting dari Ramadhan, tapi tidak semua orang mampu menjalankannya.

KESEHATAN | 21 Juli 2013

5 Tips Tidur Selama Bulan Ramadan

Usahakan untuk menggeser jam tidur di malam hari.

KESEHATAN | 21 Juli 2013

Enam Bulan, Bali Catat 33 Ribu Kasus Gigitan Anjing

Rata-rata ada 100-120 kasus gigitan per hari

KESEHATAN | 20 Juli 2013

Studi: Kecanduan Seks Bukan Kelainan, Tapi Kelebihan Libido

Selebriti seperti Tiger Woods, Kanye West, dan Russel Brand - mengklaim bahwa mereka mengidap kecanduan seks

KESEHATAN | 20 Juli 2013

Waspadai Dehidrasi Ketika Anak Berpuasa

Tirta mewanti-wanti orang tua agar memperhatikan gejala-gejala dehidrasi pada anak seperti bibir kering, lama tidak buang air kecil, urin pekat, dan sakit kepal

KESEHATAN | 20 Juli 2013

Siloam Heart Institute, Kualitas Internasional Harga Terjangkau

"Kami mulai melayani peserta Askes."

KESEHATAN | 19 Juli 2013

Siloam Heart Institute Hadir Sebagai Upaya Transformasi Kesehatan Jantung

Siloam Heart Institute hadir untuk meningkatkan pelayanan jantung di Indonesia.

KESEHATAN | 19 Juli 2013

PMI: Mendonorkan Darah Saat Puasa Tak Ganggu Kesehatan

""Donor darah saat puasa tidak mengganggu kesehatan asalkan mempunyai berat badan minimum 45 kilogram."

KESEHATAN | 19 Juli 2013


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS