Minuman Isotonik Tak Dianjurkan saat Sahur dan Berbuka Puasa
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Minuman Isotonik Tak Dianjurkan saat Sahur dan Berbuka Puasa

Senin, 22 Juli 2013 | 10:31 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / B1

Jakarta - Minuman isotonik sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur dan berbuka, karena minuman tersebut sudah ditambahi gula dan elektrolit. Hal ini antara lain ditegaskan oleh ahli penyakit dalam dari RSCM dan FKUI, Ari Fahrial Syam.

"Saya mengamati, anjuran mengonsumsi minuman isotonik dalam iklan sudah kebablasan. Iklan yang muncul juga menganjurkan untuk mengonsumsi produk tersebut agar terhindar dari kekurangan elektrolit saat berpuasa. Minuman isotonik sendiri sebenarnya kita konsumsi kalau memang kita membutuhkan," jelas Ari, dalam siaran tertulisnya yang diterima Senin (22/7).

Ari mencontohkan, kebutuhan itu misalnya adalah saat seseorang berkeringat atau ketika berolahraga. Namun, tidak pada saat bangun tidur seperti saat sahur. Sebab menurutnya, larutan isotonik sendiri mengandung gula dan elektrolit terutama garam atau natrium.

"Oleh karena itu, kita harus memperhitungkan bahwa dengan mengonsumsi produk isotonik ini, akan terjadi penambahan konsumsi gula dan garam. Bagi orang obesitas atau penderita kencing manis, penambahan gula harus diperhitungkan, karena jika tidak akan menyebabkan orang yang obesitas semakin gemuk, dan orang dengan penyakit kencing manis gula darahnya menjadi tidak terkontrol," paparnya.

Ditambahkan Ari, begitu pula halnya bagi seseorang yang menderita hipertensi. Tambahan garam dari larutan isotonik ini juga harus diperhitungkan.

"Saya masih ingat, tahun lalu pasien saya mengalami peningkatan tekanan darah akibat mengonsumsi produk isotonik ini secara berlebihan. Pengakuan yang bersangkutan, saat itu kenapa (dia) mengonsumsi larutan isotonik secara berlebihan, akibat terpengaruh oleh iklan larutan isotonik tersebut," ungkap sang dokter.

Selain itu, Ari menambahkan, ada juga pasien yang mengalami peningkatan kadar gula darah akibat mengonsumsi larutan isotonik tersebut secara berlebihan. Makanya, ia menganjurkan agar selama puasa ini lebih baik mengonsumsi air putih saja, serta menghindari produk-produk isotonik ini jika tidak membutuhkannya.

Lebih jauh, Ari pun berharap masyarakat lebih kritis untuk mendengar dan melihat iklan-iklan yang ada, serta jangan otomatis mengikuti pesan-pesan yang ada. Bagi masyarakat yang memang sudah mempunyai permasalahan kesehatan, dia menyarankan untuk sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi produk-produk tersebut.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hati-hati Iklan Menyesatkan Selama Ramadan

"Saya melihat bahwa hal ini berhubungan dengan iklan yang menganjurkan konsumsi obat maag yang mengandung antasida untuk pencegahan".

KESEHATAN | 22 Juli 2013

Donor Darah Tidak Batalkan Puasa

"Kami telah berkonsultasi dengan para ulama, mendonorkan darah itu tidak membatalkan puasa."

KESEHATAN | 22 Juli 2013

Penebalan Otot Jantung Bawa Kematian di Usia Produktif

Penebalan otot jantung atau hypertrophic cardiomyopathy ini kebanyakan disebabkan karena kelainan genetik.

KESEHATAN | 21 Juli 2013

Tips Menikmati Puasa Tanpa Lapar dan Haus

Puasa adalah bagian terpenting dari Ramadhan, tapi tidak semua orang mampu menjalankannya.

KESEHATAN | 21 Juli 2013

5 Tips Tidur Selama Bulan Ramadan

Usahakan untuk menggeser jam tidur di malam hari.

KESEHATAN | 21 Juli 2013

Enam Bulan, Bali Catat 33 Ribu Kasus Gigitan Anjing

Rata-rata ada 100-120 kasus gigitan per hari

KESEHATAN | 20 Juli 2013

Studi: Kecanduan Seks Bukan Kelainan, Tapi Kelebihan Libido

Selebriti seperti Tiger Woods, Kanye West, dan Russel Brand - mengklaim bahwa mereka mengidap kecanduan seks

KESEHATAN | 20 Juli 2013

Waspadai Dehidrasi Ketika Anak Berpuasa

Tirta mewanti-wanti orang tua agar memperhatikan gejala-gejala dehidrasi pada anak seperti bibir kering, lama tidak buang air kecil, urin pekat, dan sakit kepal

KESEHATAN | 20 Juli 2013

Siloam Heart Institute, Kualitas Internasional Harga Terjangkau

"Kami mulai melayani peserta Askes."

KESEHATAN | 19 Juli 2013

Siloam Heart Institute Hadir Sebagai Upaya Transformasi Kesehatan Jantung

Siloam Heart Institute hadir untuk meningkatkan pelayanan jantung di Indonesia.

KESEHATAN | 19 Juli 2013


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS