10 Gejala Penyakit Demensia

10 Gejala Penyakit Demensia
Ilustrasi Demensia ( Foto: Istimewa / Istimewa )
Aisya Putrianti Rabu, 4 September 2013 | 22:11 WIB

Jakarta - Demensia adalah kondisi di mana otak mengalami penurunan kemampuan secara mental dan pikiran. Seseorang yang terkena Dimensia secara perlahan akan mengalami kondisi kemunduran mental, bahkan bisa seperti anak-anak lagi.

Demensia berbeda dengan proses penuaan normal atau yang biasa kita sebut dengan pikun. Kondisi Dimensia berproses, memakan waktu kurang lebih 10 hingga 20 tahun dan biasanya penderita mengalami kondisi akut seperti lupa pada hal paling penting sekalipun. Sementara pada pikun biasa, atau orang yang memang memilki sifat pelupa, biasanya mereka tetap mengingat hal-hal penting, dan hal-hal detail luput dari perhatian mereka.

Untuk lebih jelasnya, ada 10 tanda saat seseorang dapat dipastikan mengalami kondisi Demensia.

1. Gangguan daya ingat. Penderita demensia akan menanyakan hal yang sama terus-menerus dan lupa akan hal-hal sederhana seperti lupa menaruh barang, lupa tanggal, atau lupa nama orang terdekat.

2. Sulit fokus. Orang yang terkena demensia akan sulit memfokuskan dirinya dalam melakukan aktivitas sehari-hari padahal biasanya ia lancar melakukannya. Misalkan kesulitan menghitung uang, memasak, mengetik kalkulator, memakai baju, dan lain-lain.

3. Sulit melakukan kegiatan familiar. Penderita demensia mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan familiar seperti menyendokkan makanan ke mulut, menyapu, atau membaca koran.

4. Disorientasi. Penderita merasa bingung terhadap waktu, di mana ia sedang berada, dan tidak tahu jalan pulang ke rumahnya.

5. Kesulitan memahami visuo spasial, contohnya sulit membaca, mengukur jarak, dan tidak dapat membedakan nominal uang. Singkatnya penderita Demensia tidak dapat memahami perbedaan yang ditunjulkan dalam visual.

6. Gangguan berkomunikasi seperti sulit menemukan pada padanan kata yang tepat, memilih kata-kata yang terlampau sederhana,bahkan sulit mengucapkan sesuatu.

7. Menaruh barang tidak pada tempatnya.

8. Salah membuat keputusan.

9. Menarik diri dari pergaulan.

10. Perubahan perilaku dan kepribadian.

Demensia bukanlah sesuatu yang datang secara mendadak dan memberi dampak saat itu juga, melainkan secara bertahap namun dapat berakibat fatal. Maka itu sangat diperlukan pencegahan dan deteksi untuk kondisi ini. Pencegahan paling manjur dan murah adalah dengan berolahraga rutin setidaknya tiga kali dalam seminggu selama 30 menit.