Menyusui Eksklusif Cegah Ibu dari Alzheimer
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menyusui Eksklusif Cegah Ibu dari Alzheimer

Senin, 21 Oktober 2013 | 09:08 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / B1

Jakarta - Menyusui secara eksklusif adalah bentuk investasi jangka panjang untuk seorang ibu. Sejumlah penelitian di dunia mencatat menyusui bisa mengurangi risiko dari berbagai penyakit mematikan, seperti alzheimer, kanker payudara, kanker indung telur, kanker rahim, maternal diabetes, hipertensi, struk, hiperlipidemia, dan penyakit kardiovaskular.

Ketua Umum Sentra Laktasi Indonesia Dr. Utami Roesli SpA mengatakan penelitian terbaru dalam Journal of Alzheimer’s Disease bulan Juli 2013 menyebutkan berdasarkan riwayat 81 perempuan Inggris berusia 70 tahun, ibu yang menyusui satu tahun atau lebih memiliki resiko menderita alzheimer 22% lebih rendah dibandingkan ibu yang hanya menyusui 4-6 bulan.

“Selain itu, penelitian tahun 2009 (Schwarz et al) kepada 139.681 ibu post menopause yang rata-rata berumur 63 tahun, disimpulkan semakin lama menyusui (lebih dari 12 bulan) maka semakin rendah resiko hipertensi, struk, hiperlipidemia, diabetes, dan penyakit kardiovaskular,” kata Dr. Utami dalam acara "Breastfeeding Fair 2013" di Jakarta, Minggu (20/10).

Dr Utami menuturkan air susu ibu (ASI) mengandung suatu molekul kompleks bernama HAMLET (Human Alpha lactalbumin Made Lethal to Tumor cells) yang bisa membunuh sel tumor melalui mekanisme "apoptotic-like". Menurutnya, fungsi perlindungan menyusui tampaknya lebih kuat pada tumor yang lebih ganas.

“Setidaknya ada satu kandungan ASI yang diidentifikasi in vitro sebagai anti-tumorigenic (anti tumor),” ujarnya.

Dia menambahkan, menyusui juga memberi perlindungan kepada penyakit tulang atau persendian seperti rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Rheumatoid Arthritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kronis sendi-sendi.

Pemberian ASI eksklusif juga akan menurunkan kadar hormon stres pada empat hingga enam minggu setelah melahirkan.

Dia menjelaskan proses menyusui memang terkait erat dengan pikiran yang tenang dan positif karena akan meningkatkan hormon oksitosin sebagai perangsang keluarnya ASI.

“Dari 84 ibu ASI eksklusif, 99 ibu yang memberi formula, dan 30 ibu sehat yang tidak melahirkan, ternyata ibu yang menyusui punya perasaan positif dan mengerjakan hal-hal positif lebih banyak,” tandas Dr Utami.

Selain memberi perlindungan pada ibu, menyusui juga akan meningkatkan kualitas kesehatan anak. Dr Utami menegaskan ASI adalah standar makanan emas untuk bayi. Komposisi ASI selalu mengikuti tumbuh kembang anak dan tidak sama antar-ibu.

“ASI ibu khusus untuk bayi ibu sendiri karena kandungan ASI sangat spesifik sesuai dengan kemampuan usus setiap bayi untuk menyerap,” tandasnya.

Donor ASI

Dr Utami menegaskan donor ASI tidak disarankan, kecuali dalam kondisi darurat seperti ibu sakit keras atau meninggal. Menurutnya, bantuan donor ASI dalam kondisi ibu yang baik-baik saja justru akan mengurangi produksi ASI.

Kandungan ASI juga sangat spesifik untuk setiap bayi. Oleh karena itu, dia tidak menyarankan donor ASI dilakukan ibu bekerja yang merasa kekurangan persediaan ASI Perah (ASIP).

“Penelitian terakhir menyebutkan penderita HIV/AIDS tertinggi bukan pada pekerja seks komersial, justru di kalangan ibu rumah tangga. Maka sekarang, disyaratkan pendonor ASI harus melewati sejumlah pemeriksaan,” ujarnya.

Terkait tandem nursing atau menyusui kakak dan adik secara bersamaan, Dr Utami mengatakan hal itu dimungkinkan untuk membangun relasi kakak dan adik.

Seorang ibu juga tetap bisa menyusui walaupun dalam kondisi hamil, namun ada empat syarat yang harus diperhatikan yaitu tidak ada riwayat keguguran, tidak sulit hamil (dalam satu tahun baru mendapatkan anak), kandungan dalam kondisi baik, dan tidak ada sejarah kelahiran prematur.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Wakil Ketua MPR Hadiri Vaksinasi di Ponpes Buntet Cirebon

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terhadap santri dan warga sekitar di lingkungan pondok pesantren Buntet, Cirebon.

KESEHATAN | 25 September 2021

Laju Penularan Covid-19 Melandai, PBNU: Masyarakat Tak Boleh Lengah

PBNU meminta masyarakat tak lengah menerapkan protokol kesehatan kendati angka laju penularan menunjukkan tanda-tanda melandai dalam beberapa pekan terakhir

KESEHATAN | 25 September 2021

LPEI Salurkan Tabung Oksigen untuk RS Soetarto Yogyakarta

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) komitmen membantu fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Premarital check up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, dilakukan minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan.

KESEHATAN | 25 September 2021



Angkie Yudistia: Vaksinasi Disabilitas Jabar Jadi Percontohan Nasional

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di wilayah Jabar bisa menjadi percontohan vaksinasi untuk disabilitas tingkat nasional

KESEHATAN | 25 September 2021

BNPB dan Satgas Covid-19 Bekali 108 Relawan Penguatan Prokes di Merauke

BNPB dan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional memberikan pembekalan kepada 108 relawan di Kabupaten Merauke jelang PON XX Papua

KESEHATAN | 25 September 2021

Permasalahan Gigi Meningkat Selama Pandemi

Survei yang dilakukan Pepsodent mengungkapkan, 30% orang Indonesia pernah melewati sehari penuh tanpa sikat gigi.

KESEHATAN | 25 September 2021

WHO Imbau Produsen Obat Covid-19 Regeneron Turunkan Harga

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendesak produsen obat antibodi Covid-19 Regeneron untuk mengurangi harga dan memastikan distribusi yang adil.

KESEHATAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

POLITIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings