Pengusaha Diminta Bayarkan Iuran BPJS Kesehatan 4%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengusaha Diminta Bayarkan Iuran BPJS Kesehatan 4%

Senin, 21 Oktober 2013 | 12:49 WIB
Oleh : Agustiyanti / B1

Jakarta - Pemerintah telah menetapkan besaran iuran BPJS kesehatan bagi karyawan penerima upah sebesar 4,5% dari gaji karyawan per bulan hingga 30 juni 2015 dan meningkat menjadi 5% pada 1 Juli 2015. Adapun dari komposisi besaran iuran tersebut, pengusaha diminta membayarkan iuran karyawannya sebesar 4%, sedangkan pekerja sebesar 0,5% sebelum 1 Juli 2015 dan 1% setelah 1 Juli 2015.

Asisten Deputi II Bidang Urusan Jaminan Sosial Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Tini Martini menuturkan, nantinya dalam pelaksanakan BPJS kesehatan pada 1 Januari 2014, pekerja penerima upah diwajibkan untuk membayarkan iuran BPJS sebesar 4,5% dan meningkat menjadi 5% pada 1 Juli 2015.

"Pekerja penerima upah ditetapkan iurannya 4,5% yang terdiri dari 4% dibayarkan oleh pengusaha dan 0,5% oleh pekerja, itu sampai 30 Juni 2015, sedangkan mulai 1 Juli 2015 iuran menjadi 5% yang terdiri dari 4% dibayarkan oleh pengusaha dan 1% dibayarkan oleh pekerja. Itu hanya untuk BPJS kesehatan," ujar Tini dalam Seminar Nasional Jaminan Sosial Nasional di Jakarta, Senin (21/10).

Sedangkan iuran penerima bantuan iuran (PBI) untuk masyarakat miskin atau tidak mampu yang dibayarkan pemerintah ditetapkan sebesar Rp 19.225 per bulan/orang. Kemudian Iuran bagi PNS/TNI/Polri/Pensiunan sebesar 5% yang terdiri dari 3% pemerintah dan 2% pekerja.

Adapun bagi pekerja di luar penerima upah terdiri atas Rp 25.500 per bulan/orang untuk pelayanan rawat inap kelas 3, Rp 42.500 per bulan/orang untuk pelayanan rawat inap kelas 2, dan Rp 59.500 per bulan/orang untuk pelayanan rawat inap kelas 1.

Saat ini, menurut dia, baru terdapat 176 juta penduduk Indonesia atau sekitar 72% dari seluruh penduduk Indonesia yang tercover oleh asuransi kesehatan. Sedangkan sisanya sebanyak 67 juta penduduk belum tercover asuransi kesehatan.

Dia pun menjelaskan, BPJS kesehatan akan terbagi ke dalam dua tahap, di mana pada awal 2014, peserta BPJS paling sedikit terdiri atas penerima bantuan iuran, anggota PNS/TNI/Polri, peserta asuransi yang diselenggarakan PT Askes dan peserja Jaminan Kesehatan PT Jamsostek, sedangkap pada tahap kedua, peserta BPJS kesehatan sudah meliputi seluruh penduduk yang belum masuk dalam BPJS kesehatan, sehingga pada 1 januari 2019 sudah tercapai universal coverage.

Sementara itu, Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Bambang Purwoko menuturkan, pada iuran penerima upah, plafon gaji yang menjadi basis perhitungan iuran, dibatasi maksimal sebesar Rp 4 juta/bulan. Dengan demikian, maka menurut dia, pekerja dengan gaji Rp 10 juta/bulan hanya dikenakan iuran berdasarkan gaji Rp 4 juta/bulan.

"Jadi misalnya gajinya Rp 10 juta/bulan itu yang dikenakan iuran tetap Rp 4 juta/bulan. Jadi pekerja iuran maksimal Rp 40 ribu/bulan," tambah dia.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

Kesembuhan Covid-19 Lebih Banyak 2.636 Dibanding Penambahan Positif

Angka kesembuhan di 34 provinsi se-Tanah Air mencapai 5.356 sementara penambahan kasus positif 2.720.

KESEHATAN | 22 September 2021

Jokowi Sebut Dua Kunci Pengendalian Covid-19

Presiden berharap, Vaksinasi Merdeka yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah provinsi di seluruh Tanah Air.

KESEHATAN | 22 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Turun di Bawah 50.000

Kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 49.662 pada hari ini, Rabu (22/9/2021).

KESEHATAN | 22 September 2021

Indonesia Kembali Kedatangan 684.900 Dosis Vaksin Astrazeneca

Pemerintah kembali menambah ketersediaan vaksin Covid-19 dengan menerima kedatangan vaksin tahap ke-73 sebanyak 684.900 dosis vaksin jadi Astrazeneca.

KESEHATAN | 22 September 2021

Pengendalian Asupan Garam Bantu Wujudkan Hidup Lebih Sehat

Penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

KESEHATAN | 22 September 2021

Ini 4 Mitos Keaslian Madu

Beberapa mitos tentang madu beredar di masyarakat dan tak semuanya benar.

KESEHATAN | 22 September 2021

Ini Cara Integrasikan Sertifikat Vaksin Luar Negeri dengan PeduliLindungi

Warga negara asing (WNA) maupun WNI yang mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19 dari luar negeri, maka sudah dapat terintegrasi dengan PeduliLindung

KESEHATAN | 22 September 2021

Intervensi Pengendalian Pandemi Harus Bersamaan

Wiku Adisasmito mengatakan, pandemi Covid-19 adalah hal yang kompleks sehingga intervensi pengendalian tidak bisa tunggal bahkan harus bersamaan

KESEHATAN | 22 September 2021

Wiku: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Permenkumham 34/2021

Wiku Adisasmito meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) 34/2021

KESEHATAN | 21 September 2021

Pfizer-Biontech Nyatakan Vaksin Covidnya Aman untuk Anak

Pfizer dan Biontech menyatakan hasil uji coba menunjukkan vaksin Covid-19 mereka aman.

KESEHATAN | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
KPK Segel Sejumlah Ruangan Pemkab Kolaka Timur

KPK Segel Sejumlah Ruangan Pemkab Kolaka Timur

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings