Gangguan Langka: Migrain Terjadi Akibat Bau Parfum

Gangguan Langka: Migrain Terjadi Akibat Bau Parfum
Parfum berbagai merek
Nessy Febrinastri / FAB Kamis, 9 Januari 2014 | 10:58 WIB

Glynn Parry, 36 merasa tidak tahan dengan parfum yang dikenakan istrinya, Carrie Jones. Jika menghirup wanginya, Parry langsung mengalami Migrain Hemiplegic Familial (FHM), sakit pada salah satu bagian kepalanya.

Secara umum Parry tidak menyalahkan wangi parfum Channel No 5, yang dikenakan istrinya tersebut. Ia juga mengaku suka dengan aromanya. Namun entah mengapa, setiap kali menghirupnya ia langsung merasa sakit di salah satu bagian kepalanya.

Ayah tiga anak ini ingat bahwa migrain pertamanya didapat ketika ia berusia 14 tahun. Kepada Daily Express ia mengatakan bahwa serangan itu semakin kuat saat ini, sehingga terkadang membuatnya kehilangan kemampuan untuk menggerakkan salah satu bagian tubuhnya hingga tak mampu berbicara.

Kondisinya tersebut telah memaksanya untuk melepaskan pekerjaannya di bidang industri keuangan , dan dia bahkan khawatir tentang kerusakan otak tingkat rendah yang mungkin bisa terjadi.

Menurut The Migraine Trust, migrain hemiplegic juga dikenal sebagai "varian migrain, " yaitu serangan migrain yang menyebabkan kelemahan sementara pada satu sisi tubuh. Pada beberapa kasus, FHM bisa terjadi pada dua orang atau lebih dalam keluarga yang sama. Anak yang lahir dari orang tua yang menderita FHM, menghadapi kemungkinan 50 persen terkena gangguan tersebut.

 

Sumber: Medicaldaily.com