Konsumsi Air dengan pH Tinggi Bisa Merusak Struktur Lambung
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-1.45)   |   COMPOSITE 6429.76 (-1.12)   |   DBX 1210.46 (11.83)   |   I-GRADE 190.638 (-1.17)   |   IDX30 545.485 (-1.22)   |   IDX80 146.318 (-0.03)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.36)   |   IDXESGL 150.48 (0.12)   |   IDXG30 147.901 (0.17)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.7)   |   IDXQ30 155.036 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.26)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.36)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-9.87)   |   Investor33 466.613 (-0.82)   |   ISSI 189.631 (-0.26)   |   JII 670.82 (-0.2)   |   JII70 234.975 (-0.29)   |   KOMPAS100 1301.99 (-1.72)   |   LQ45 1014.85 (-1.31)   |   MBX 1779.94 (-2.98)   |   MNC36 344.694 (-0.62)   |   PEFINDO25 341.155 (-3.37)   |   SMInfra18 331.858 (1.13)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-0.95)   |  

Konsumsi Air dengan pH Tinggi Bisa Merusak Struktur Lambung

Minggu, 11 Januari 2015 | 16:58 WIB
Oleh : Herman / B1

Jakarta - Belakangan ini banyak dijual di masyarakat air alkali dengan kandungan pH yang tinggi > 9 dalam berbagai merek.

Bila dikonsumsi secara teratur, air tersebut diklaim dapat menyeimbangkan kelebihan asam pada tubuh dan menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti stroke, asam urat, ginjal, liver, darah tinggi, kolesterol, diabetes, masalah asam lambung, kanker, tumor, menyehatkan kulit, dan lain-lain.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ari Fahrial Syam, manfaat air alkali yang dibuat dengan pH basa ini sebetulnya belum evidence based atau belum teruji secara ilmiah. Jadi saran dia, sebaiknya kita tidak langsung percaya dengan berbagai macam klaim yang dijanjikan.

“Saya meragukan khasiatnya (air alkali) karena memang belum teruji secara ilmiah, apapun itu mereknya. Justru sebenarnya kita harus berhati-hati dengan zat yang ditambahkan untuk meningkatkan pH air tersebut. Kalau komponennya itu berbahaya, yang terjadi malah bisa memberikan efek samping dan membahayakan kesehatan,” kata Ari Fahrial Syam kepada Beritasatu.com di Jakarta, Minggu (11/1).

Konsultan penyakit lambung dan pencernaan ini menegaskan, air yang terbaik tetaplah air murni yang tidak ditambahkan dengan senyawa tertentu untuk meningkatkan pH.

“pH yang tinggi tidak dapat diklaim akan memberikan khasiat tertentu. pH air murni itu sekitar 7, itu yang baik. Kalau sudah di atas 9, itu kan basa sekali dan justru bisa merusak struktur lambung. Tubuh itu kan sudah punya keseimbangan semua. Kalau kita mengubahnya, pasti akan terjadi sesuatu yang buruk. Jadi baiknya yang wajar saja lah,” kata dia.

Klaim air alkali dapat menetralkan asam lambung juga dipertanyakan Ari Fahrial. Karena sesungguhnya asal lambung itu sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk membunuh kuman dan membantu proses pencernaan.

“Air dengan pH yang baik adalah yang tidak mengubah komposisi pH asam lambung yang berkisar antara 1-2. Itu memang kita butuhkan untuk membunuh kuman dan mencerna makanan. Kalau memang sakit karena asam lambungnya berlebihan, sebaiknya ya ke dokter supaya diberi obat menetralkan asam lambung. Itu pun tidak boleh digunakan dalam jangka panjang karena bisa membahayakan fungsi lambung. Kalau sudah mencapai target ya harus diberhentikan,” jelasnya lagi.

Hal senada juga disampaikan dokter spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Titi Sekarindah. Menurutnya supaya hidup sehat, apa yang kita konsumsi harus mengikuti prinsip gizi seimbang.

“Tidak usah yang macam-macam. Untuk hidup sehat itu kita hanya perlu istirahat yang cukup, olahraga teratur, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, banyak mengonsumsi ikan, buah dan sayur, serta jauhi stress. Tidak perlu minum air yang pH-nya tinggi, yang normal-normal saja. Yang penting cukup minum sekitar delapan gelas per hari,” tambah Titi.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penanganan Diabetes Secara Menyeluruh, Adakah yang Baru?

Pasien yang sudah terkena diabetes perlu melakukan upaya pencegahan komplikasi kronis dengan cara mengendalikan kadar gula darah semaksimal mungkin

KESEHATAN | 11 Januari 2015

“Infused Water” Tidak Bisa Jadi Pengganti Buah

Konsumsi buah yang baik tetaplah dengan cara dimakan langsung.

KESEHATAN | 11 Januari 2015

466 Orang Terserang DBD di Cilegon pada 2014

Masyarakat diminta mengaktifkan gotong royong untuk membersihkan lingkungan.

KESEHATAN | 11 Januari 2015

Pendidikan Sanitasi Orang Indonesia Belum Baik

Edukasi tentang sanitasi cukup mengena ke masyarakat ketika dilakukan oleh pemuka agama atau tokoh masyarakat.

KESEHATAN | 10 Januari 2015

Pengobatan Kanker dengan Konsep Anti-Angiogenesis

Pengobatan kanker dengan konsep anti-angiogenesis tidak langsung menyerang sel kanker, tetapi menyasar pembuluh darah.

KESEHATAN | 10 Januari 2015

Pemerintah Dorong Riset Obat-obatan Herbal

"Keanekaragaman tanaman kita sangat tinggi dan belum termanfaatkan," kata Tjandra.

KESEHATAN | 10 Januari 2015

Diet Mediteranian Berhubungan dengan Umur Panjang

Diet Mediteranian sendiri intinya adalah diet yang mengandung buah, sayur-sayuran, kacang-kacangan termasuk padi-padian.

KESEHATAN | 10 Januari 2015

Resolusi Sehat 2015: Jangan Takut Menjadi Tua

Konsep anti aging atau anti penuaan sebenarnya juga sudah bergeser.

KESEHATAN | 10 Januari 2015

Studi: Musik Bantu Anak Kurangi Rasa Nyeri Setelah Operasi

"Jika Anda tidak berpikir tentang rasa sakit, mungkin Anda tidak akan terlalu mengalaminya."

KESEHATAN | 10 Januari 2015

Menkes Ingatkan Jajarannya untuk Tidak Korupsi

Kemkes juga telah melakukan berbagai perubahan sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.

KESEHATAN | 9 Januari 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS